60 Persen Balita Aceh Timur Bertubuh Pendek

0
51

Idi—Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Timur, Syaifannur, SH.MM mengutip laporan pihak Unicef, mengatakan, sejumlah 60 persen balita di Aceh Timur dilaporkan lahir bertubuh pendek atau stunting.

“Laporan Unicef, 60 persen balita kita stunting. Pertumbuhan badannya terhambat karena kekurangan gizi sejak dalam kandungan. Ini butuh partisipasi aktif jajaran Dinkes agar derajat kesehatan masyarakat Aceh Timur ke depan semakin baik,”kata Syaifannur pada ucapara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-47 di Aula Pendopo Idi, Senin (14/11) pagi.

Sekda menambahkan, selain stunting, masalah lain yang juga perlu mendapat perhatian serius oleh jajaran Dinas Kesehatan setempat adalah soal WC  terbang, terutama di kawasan-kawasan pedalaman.

“Dinas harus mau mendorong masyarakat agar mau menciptakan lingkungan sehat, termasuk membuat jamban,” harap dia.

Gelar Lomba

Secara terpisah, Kadis Kesehatan Aceh Timur H Aiyub SKM, usai upacara mengatakan, peringatan HKN Aceh Timur tahun berlangsung meriah. Selain diisi dengan aneka lomba olah raga, juga digelar pemilihan Puskesmas dan tenaga medis teladan dengan tujuan memotivasi kinerja internal agar lebih baik lagi di masa mendatang.

Adapun yang terpilih sebagai medis teladan adalah Rasiman Ade Putra Rambe, dokter gigi di Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Kesehatan Masyarakat  Peudawa. Para medis teladan, Zainab Am.Keb, bidan di UPT  Birem Bayeun. Sedangkan Puskesmas terbaik, yakni UPT Ranto Peureulak.[]