HOT
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
Home News Nanggroe

20 Menit di Ujong Seurangga, Terasa Kurang

Pan Amroe Oleh Pan Amroe
23/07/2018
in Nanggroe
14 0
0
20 Menit di Ujong Seurangga, Terasa Kurang

Alhamdulillah, itu kata syukur rasanya tak berlebihan saya ucapkan atas kesempatan saya berkunjung ke Pelabuhan Susoh, Ujong Seurangga. Kedatangan saya ke Aceh Barat Daya pada hari Sabtu, 21 Juli 2018 ini ditemani langsung oleh putra daerah setempat, Rizki alias altha15, begitu kawan-kawan memanggilnya. Untuk itu, terimakasih saya ucapkan atas layanan yang diberikan, sebentar tapi semua cukup berkesan.

Sekelumit sejarah tentang Pelabuhan Susoh pun diterangkan oleh tuan rumah pada saya, katanya, ini pelabuhan pada abad 17 hingga 18 termasuk dalam daftar pelabuhan yang sibuk. Banyak kapal dagang asing yang berlabuh untuk membeli hasil hasil bumi, seperti lada. Bahkan katanya, kisah-kisah kejayaan pelabuhan ini pun dicatat rapi oleh angkatan laut asing, terutama mereka yang pernah berkunjung ke tanah ini.

Dari literatur berbeda, dan jauh sebelum pelabuhan ini maju pesat. Susoh, Ujong Seurangga adalah lokasi awal di mana seorang murid Tengku Dianjong Peulanggahan berlabuh untuk menyebarkan agama Islam. Kedatangan Tuanku Djakfar sebagai pensyiar agama Islam ke daerah ini atas perintah langsung dari gurunya.

Konon, ia termasuk sosok yang pertama kali membuka pemukiman dan membangun pearadaban di kawasan Ujong Seurangga. Setelah Ujong Seurangga mulai tumbuh dan mulai ramai dihuni masyarakat, kemudian beliau hijrah dan membangun kerajaan Singkil. Juga seperti sebelumnya, saat Singkil sudah tumbuh, beliau melanjutkan pengembaraan ke Trumon, dan membangun kerajaan Trumon.

Kembali ke Pelabuhan Susoh sekarang, sore jelang magrib itu, langit di ufuk barat mulai jingga, pertanda sebentar lagi gelap akan menyelimuti negeri Pade Sigupai ini. Di bawah jingga langitnya, saya melihat banyak perahu nelayan bertengger di laut dangkal. Sebagian mereka sudah pulang dari melaut, dan sudah membongkar hasil tangkapannya, semua langsung dilelang di tempat.

Cemara laut yang tumbuh jarang-jarang, dan tidak begitu rapi pun punya keindahan tersendiri jika diperhatikan. Tampak juga tanggul batu gajah dan jalan tanah yang sengaja dibangun untuk menahan abrasi. Dari tempatku berdiri, bangunan sebagai lokasi pelelangan ikan bisa nampak jelas. Di sanalah semua ikan hasil tangkapan diuangkan.

“Alangkah makmur rakyat yang hidup di bawah langit negeri ini,” pikirku.

Selain kesibukan para nelayan, banyak juga warga sekitar yang sengaja menghabiskan sore dengan menikmati pesona laut lepas. Sebagian hanya duduk di atas motor, sebagian lagi duduk manis dengan pasangan dan sahabat di gubuk-gubuk yang sengaja dibangun untuk mereka yang ingin santai sore. Kata tuan rumah, saban sore pemandangan seperti yang kulihat sore itu, tidak banyak yang berbeda.

“Ada banyak sampah aqua gelas di sini,” spontan kataku pada tuan rumah. Ini sedikit mengganggu pemandangan yang sedari tadi sudah terasa nyaman.

“Ya sudahlah, di banyak tempat, laut memang selalu dijadikan penampung sampah. Tapi sampai kapan perilaku tidak pantas ini terus dipelihara?,” tanyaku tanpa suara.

Gemuruh laut terdengar rendah, ombaknya pun terlihat damai. Sore itu benar-benar tenang berada di sana usai rangkaian aktivitas di keramaian kota Blang Pidie. Sayangnya, hanya dua puluh menit saja yang bisa kami nikmati, selebihnya, kami harus kembali ke titik awal. InsyaAllah, jika ada umur dan kesempatan, saya akan berkunjung lagi.[]

Share8Tweet5
Pan Amroe

Pan Amroe

Sudah ditandai Tuhan sejak lahir dengan warna warna hitam di pipi kanannya. Suka menyanyi, menulis lagu, dan manggung tanpa dibayar tapi menolak disebut artis.

TRENDING.

cara berhenti donasi unicef
Inforial

Cara Berhenti Donasi UNICEF Indonesia dengan Cepat dan Mudah

3 years ago
rekomendasi jual rumah shelter murah banda aceh
Inforial

Rekomendasi Jual Rumah Shelter Banda Aceh, Murah dan Terpercaya

2 years ago
cerita humor
Opini

Sakit Lele dan Cerita Humor Orang Aceh

8 years ago
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan
Lifestyle

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

9 months ago
aceh pungo

Aceh Pungo (acehpungo.com) merupakan blog yang membahas seputar gaya hidup, cerita perjalanan, wisata kuliner dan destinasi wisata menarik

Follow Us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Tags

Alkali Bansos Cerpen Gosip Halodoc Headline Hiburan Neo Bank Pilihan Puisi Quora Resensi SEO Sepakbola Steemit Traveling turki umrah mandiri Unicef YouTube
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 Acehpungo - Blog seputar gaya hidup & dan hiburan by Acehpungo.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 Acehpungo - Blog seputar gaya hidup & dan hiburan by Acehpungo.