Game of Thrones 8 Episode 2: Winterfell Diambang Perang

0
289
Game of Thrones Season 8 episode 2
Jaime Lannister disidang di Winterfell. Foto: cnet.com

Winterfell sudah bersiap-siap menyambut perang dan Night King sedang mengarahkan pasukan orang mati merebut benteng di Utara itu.

Seperti prediksi awal, perang belum akan terjadi di episode kedua Game of Thrones Season 8. Namun, tanda-tanda terjadinya perang dengan gamblang diketahui: senjata berbahan dragonglass terus diproduksi; strategi perang mulai dibicarakan; dan orang-orang yang bersiap menyambut perang mulai memikirkan akhir nasib mereka.

Arya Stark, misalnya. Diam-diam ia memendam hasrat untuk bercinta, dan orang yang dipilih untuk memuaskan hasrat itu adalah Gendry, anak haram Robert Baratheon. Mereka adalah teman masa kecil, dan kekacauan di King’Landing mempertemukan mereka, dengan segudang masalah. Namun, mereka bersahabat hingga serial terakhir.

Sebelum perang terjadi dan mungkin menjadi hari terakhir mereka berdua, Arya dan Gendry, menyambutnya dengan cara nakal: bercinta. Gendry sudah meniduri 3 gadis selama di King’ Landing, sementara Arya baru tumbuh menjadi gadis dewasa. Kepada Gendry-lah ia menyerahkan ‘keperawanannya’.

“Kita mungkin sebentar lagi akan mati. Aku ingin tahu rasanya sebelum itu terjadi,” demikian ia beralasan.

Bagaimana nasib Jaime Lannister setelah tiba di Winterfell? Seperti kita tahu, kakak dan pasangan incest Cersei Lannister itu diam-diam masuk ke Winterfell, dan Bran-lah sosok yang menyambutnya. Jaime harus menghadapi ‘kebencian’ Utara, dan di aula kastil Winterfell, kingslayer itu disidang. Beruntung, ia selamat setelah mendapat pembelaan dari adiknya, Tyrion Lannister dan Brienne dari Tarth.

Lalu, bagaimana hubungan Jon Snow dan Daenerys Targaryen? Setelah Sam memberitahu Jon apa yang sebenarnya, hubungan antara ponakan dan bibi itu sudah tak sama lagi seperti sebelumnya. Ini, misalnya, terlihat dari beberapa adegan awal dalam episode kedua. Hubungan Jon dan Dany tampak dingin. Namun, menjelang akhir episode kedua, Jon memberitahu Dany tentang masa lalunya. Awalnya, seperti Jon sendiri, Dany tidak percaya apa yang didengarnya.

“Bran yang memberitahukan…,” kata Jon. “Dan, Sam yang membenarkannya,” lanjut dia kemudian. Jon memberitahu Dany soal buku harian Septon yang menulis soal pernikahan antara Rhaegar Targaryen dan Lyanna Stark. Jon juga mengoreksi informasi keliru yang sebelumnya dipercaya Dany bahwa Rhaegar Targaryen memperkosa Lyanna. “Rhaegar sangat mencintai Lyanna, dan mereka menikah diam-diam,” ungkap Jon.

Rupanya, kebenaran itu sama sekali tidak mengusik Daenerys, meski pada awalnya ia terkejut. Apalagi, Jon juga memberitahunya bahwa nama aslinya adalah Aegon Targaryen. Dany mengungkapkan, bahwa jika informasi itu benar berarti Jon adalah pewaris sah The Irone Throne. Setidaknya, itulah yang kita saksikan dalam episode kedua Game of Thrones Season 8.

Di luar kisah-kisah tersebut, segenap Winterfell sudah bersiap-siap menyambut perang. Night King dan pasukannya sudah berada di dekat Winterfell, dan perang bisa pecah kapan saja. Di pihak lain, Bran, yang sudah tahu takdirnya, akan menghadapi makhluk yang diciptakan oleh Children of Forest itu di Godswood. Bagaimana kelanjutannya?

Nonton Game of Thrones 8: Episode 1 dan Episode 2.[]

Tinggalkan komentar Anda