• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Friday, October 23, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News Internasional

Amnesty International Kecam Kebrutalan Rezim Al Saud

Qaid Arkana Oleh Qaid Arkana
01/12/2011
in Internasional
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

New York – Amnesty International menyatakan bahwa selama sembilan bulan terakhir ini telah tampak gelombang penindasan di Arab Saudi. Pemerintah Riyadh menumpas para pengunjuk rasa damai yang menginginkan reformasi negaranya.

Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) melaporkan bahwa pemerintah rezim Al Saud telah menangkap ribuan warganya. Mayoritas dari mereka bahkan ditangkap tanpa adanya tuduhan atau pengadilan. Pernyataan HAM itu disebutkan dalam sebuah laporan setebal 73 halaman yang dimuat di situsnya pada Kamis (1/12).

READ ALSO

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

Independence Palace dan Jatuhnya Saigon

Dalam Laporan tersebut dijelaskan bahwa rezim Saudi telah menyusun undang-undang anti-terorisme, di mana setiap langkah yang menentang kebijakankeluarga penguasa Saudi dinilai sebagai ‘kejahatan teroris”. Jika undang-undang itu diterapkan, maka hukum akan menuntut hak lebih dari terdakwa.

Amnesty International menegaskan bahwa aktivis reformis terkenal telah divonis hukuman penjara dalam masa yang lama dan kebijakan itu sangat lah tidak adil.

Organisasi pembela HAM itu menuduh pemerintah Riyadh telah  menangkap  orang-orang yang menuntut terwujudnya reformasi politik dan sosial di negaranya. Banyak warga negara Saudi ditahan hanya karena menuntut pembebasan keluarga mereka yang di tangkap tanpa tuduhan atau pengadilan.

Laporan tersebut menyebutkan pula bahwa sejak Februari lalu pemerintah Saudi menumpas  para demonstran anti-rezim Riyadh dengan brutal. Rezim Al Saud telah menangkap ratusan pengunjuk rasa, terutama warga Syiah di Provinsi Qatif yang kaya minyak.

Sejak Maret, lebih dari 300 demonstran ditangkap akibat menggelar unjuk rasa damai di Provinsi Qatif, Ihsaa dan Awwamiya. Mereka menentang penguasa monarki Saudi.

Amnesty International mencatat bahwa pekan lalu 16 pemrotes, termasuk sembilan reformis terkemuka, divonis hukuman penjara selama lima hingga 30 Tahun. Lembaga itu menambahkan bahwa selama persidangan, mereka ditutup matanya dan diborgol, bahkan permohonan mereka untuk didampingi pengacara ditolak.

“Pemrotes damai dan pendukung reformasi politik Arab Saudi telah ditargetkan untuk ditangkap. Langkah itu merupakan upaya untuk menumpas gerakan reformasi yang telah menggema di seluruh wilayah timur negara itu,” kata Philip Luther, Direktur Amnesti bagian Timur Tengah dan Afrika Utara.

“Riyadh selalu menggunakan berbagai macam dalih untuk menjustifikasi tindakan kerasnya. Praktek-praktek kasar yang dijalankan pemerintah Saudi juga menimbulkan kekhawatirkan serupa dengan apa yang telah lama mereka gunakan terhadap orang-orang yang dituduh teroris,” tegasnya.

Kerajaan Saudi telah diterjang aksi protes selama beberapa bulan terakhir, meskipun rezim Al Saud dikenal tidak mentoleransi perbedaan pendapat.

Pada Maret lalu, Kementerian Dalam Negeri Saudi melarang semua pertemuan ilegal, dan mengizinkan pasukan rezim penguasa negara kaya minyak itu  untuk mengambil segala bentuklangkah yang diperlukan terhadap mereka yang menentang larangan tersebut.

Related Posts

Ilustrasi Drone Swarm
Internasional

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

13/10/2026
Independence Palace dan Jatuhnya Saigon
Internasional

Independence Palace dan Jatuhnya Saigon

30/04/2020
Patimat istri Khabib
Internasional

Patimat, Istri Khabib Nurmagomedov yang Misterius

03/10/2019
Sarah Palin
Internasional

Suami Gugat Cerai Sarah Palin Setelah 31 Tahun Menikah

10/09/2019
Karina Roque
Internasional

Gadis 18 Tahun Potong Alat Vital Sang Adik dan Memakannya

08/04/2019
Sultan Muhammad V yang Menikahi Ratu Kecantikan 24 Tahun Turun Tahta
Internasional

Sultan Muhammad V yang Menikahi Ratu Kecantikan 24 Tahun Turun Tahta

07/01/2019
Next Post

KontraS Aceh: Dukung Polisi untuk Ungkap dan Cegah Teror!

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

KEMHAN: TNI Tidak Tabrak Pesawat PM PNG

06/01/2012

Mahasiswa Aceh Tuntut Bubarkan KIP Bener Meriah

16/03/2012
Penggagas WSC di Bumi Serambi Mekkah

Penggagas WSC di Bumi Serambi Mekkah

06/07/2018

Libya Mengarah ke Syariah

17/11/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.