• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Friday, October 9, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News

Facebook Hapus Foto Profil Tips Aborsi

Qaid Arkana by Qaid Arkana
04/01/2012
in News
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Amsterdam – Situs jejaring sosial Facebook untuk sementara menghapus foto profil Rebecca Gomperts, pendiri Women on Waves, organisasi pro aborsi Belanda. Foto profilnya berupa teks mengenai tips melakukan aborsi sendiri menggunakan obat-obatan.

Screenshoot halam women and wave

Rebecca Gomperts terkejut ketika mendapat pemberitahuan dari Facebook. Profil fotonya dihapus karena dianggap bertentangan dengan aturan penggunaan situs jejaring sosial tersebut.

READ ALSO

Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?

AI dan Kripto: Fondasi Ekonomi Digital Berikutnya yang Siap Mendominasi 2025-2026

Namun Gomperts telah menerima sebuah surat permohonan maaf dari Facebook. Penghapusan profil fotonya merupakan sebuah kesalahan dan kini ia boleh memasang kembali foto tersebut. Gomperts menduga hal ini didorong oleh banyaknya protes dan publikasi media terkait penghapusan foto profilnya.

Aborsi aman

Rebecca Gomperts adalah seorang dokter Belanda. Di awal tahun 1990-an ia berlayar ke Irlandia, Polandia dan Portugal dengan kapal yang dilengkapi peralatan medis di mana Women on Waves melakukan aborsi legal.

“Sebenarnya foto profil itu adalah stiker yang kami desain dengan informasi mengenai aborsi. Dengan begitu, kaum perempuan bisa melakukan sendiri aborsi yang aman menggunakan obat bernama Misoprostol. Teksnya pun berdasarkan informasi dan penelitian yang dilakukan oleh WHO. Jadi, ini sangatlah aman,” jelas Gomperts.

Dua belas tablet
Dalam teks berbahasa Inggris disebutkan bahwa kaum perempuan bisa melakukan aborsi yang aman dengan membeli dua belas tablet Misoprostol di apotek. Mereka juga disarankan untuk mengatakan kepada sang apoteker bahwa tablet Misoprostol ini dibeli “untuk nenek yang sakit Arthritis.”

Setelah mengkonsumsi obat dengan interval beberapa jam, maka sepuluh jam kemudian dapat muncul gejala kram, diare dan pendarahan. Kemudian, kehamilan pun berakhir. Jika terjadi demam dan merasakan sakit yang berat, dalam teks tersebut disarankan untuk menghubungi dokter dan mengatakan bahwa anda mengalami keguguran.

Sulit
Sejak 1999 Women on Waves menggalakkan diskusi mengenai aborsi. Menurut mereka, aksi penurunan profil foto oleh Facebook ini bertentangan dengan artikel 19 Pernyataan Umum tentang Hak Asasi Manusia, yaitu hak atas kebebasan memperoleh informasi serta Konvensi Eropa atas Hak Asasi Manusia.

Namun menurut Quinten Kroes, pakar undang-undang media dan hak privasi, tuntutan ini tidak akan berhasil.

Kroes mengatakan, sebenarnya Women on Waves menitikberatkan undang-undang dasar klasik seperti kebebasan berpendapat. Undang-undang tersebut pun dikeluarkan atas campur tangan pemerintah. Karena itu maka hal ini menjadi sulit.

Facebook menghapus foto bukan atas dorongan pihak lain, namun lebih atas inisiatif sendiri. Dalam hal ini, Facebook juga bisa mengatakan, pihaknya juga memiliki kebebasan berpendapat dalam soal menghapus foto.

Facebook juga tidak bisa dipaksa untuk menyebarkan pemikiran yang bukan termasuk visi dan misi mereka.

Aturan penggunaan
Menurut Kroes, Facebook juga secara hukum boleh menghapus teks tersebut, karena memang ada aturan penggunaan yang jelas terkait hal ini. “Tidak diragukan lagi bahwa Facebook berhak menurunkan foto tersebut, karena bertentangan dengan norma tertentu atau karena diprotes oleh pengguna yang lain.”

Bukan yang pertama
Ini bukan yang pertama kalinya foto profil pengguna Facebook diturunkan karena dianggap tidak memenuhi persyaratan. Sebelumnya sudah ada foto-foto (setengah) bugil, karya seni yang memuat (terlalu banyak) pornografi dan foto homo berciuman.

“Menurut saya kondisi ini sangat mengkhawatirkan, karena terlalu banyak sensor di internet. Baik dari Google maupun Facebook. Kalau anda tidak tahu lagi apa yang sedang hangat dibicarakan, maka tidak mungkin bisa diadakan diskusi lagi. Kita harus bangkit bersama menentang hal ini,” tukas Gomperts.

Peraturan ketat
Menurut Kroes, satu-satunya cara menentang penurunan foto adalah dengan menghapus profil anda sebagai pengguna Facebook. Tentu saja Gomperts masih mempertimbangkan untuk berhenti menggunakan Facebook dan beralih ke situs pesaing Google+.

Di Google+ pun kini sedang ramai dibicarakan mengenai peraturan ketat mereka. MG Siegler, kolumnis Amerika, mengungkapkan kemarahannya setelah profil fotonya diturunkan karena ia mengacungkan jari tengahnya dalam foto tersebut.

Kini Amerika Serikat tengah diramaikan oleh pernyataan dukungan dari orang-orang yang ikut mengacungkan jari tengah di foto profil Google+ mereka.  [Ranesi.nl]

Related Posts

News

Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?

01/10/2026
ilustrasi AI dan Kripto
News

AI dan Kripto: Fondasi Ekonomi Digital Berikutnya yang Siap Mendominasi 2025-2026

08/07/2025
Ilustrasi Prediksi Siklus Kripto 2025
News

Prediksi Siklus Kripto 2025: Belajar dari Pola Pasca-Halving untuk Menavigasi Bull Run Berikutnya

06/07/2025
Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos November 2024
News

Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos November 2024

08/11/2024
calon gubernur aceh mengambil nomor urut
Nanggroe

5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan Calon Gubernur Aceh di Toilet

23/09/2024
Interpals, Situs Kencan dengan Wanita Rusia
News

Interpals, Situs Kencan dengan Wanita Rusia

23/08/2023
Next Post

16 Januari, Pendaftaran untuk Pemantau Ditutup

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

05/10/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

Gubernur: Polisi Harus Jamin Pilkada Tanpa Intimidasi

06/02/2012

Baitul Mal Aceh Timur Salurkan ZIS

27/12/2011
Paradoks Batu

Paradoks Batu

07/03/2026

Pemko Akan Deportasi Anak Punk Luar Aceh

11/12/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.