• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Tuesday, October 6, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Opini

Hidup di Baltik Berlaku Budaya Jujur

Muhammad Ikhsan by Muhammad Ikhsan
07/03/2026
in Opini
0
20
SHARES
91
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dok. Pribadi

BERAT rasanya kalau kita tidak mengerti apa yang diucapkan oleh teman dari Turki dan Bosnia yang belum bisa berbahasa Inggris, saat kita berada di komunitas mereka. Hal ini lah yang saya rasakan saat pertama kali menjejakkan langkah di Bumi Bosnia dan Herzegovina.

Saya merantau ke Bosnia dan Herzegovina di kota Sarajevo mulai akhir tahun 2005 sampai sekarang. Di sana, saya mengambil strata satu di International University of Sarajevo, namun sebelumnya juga pernah kuliah di IAIN AR-RANIRY jurusan Tarbiyah Matematika dan juga Syariah Akhwalu shakhsiyah selama dua tahun.

READ ALSO

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

Saya sendiri berasal dari Blang Oi, Banda Aceh, salah satu daerah yang tertimpa musibah tsunami. Sebagai yatim piatu tsunami, saat itu saya mendapatkan kesempatan untuk hijrah dan study di Bosnia Herzegovina.

Sebagai mahasiswa asing dan termasuk kalangan minoritas, saya pernah merasa minder dengan teman-teman lain karena memang, di kampus baru ini mayoritas mahasiswa adalah Turki dan Bosnia. Di tahun pertama kuliah di International University of Sarajevo, setiap harinya mahasiswa harus melewati ujian test bahasa Inggris. Alhamdulillah, berkat keterpaksaan belajar dan praktek berbahasa Inggris setiap harinya, ditambah dengan praktek langsung bahasa Bosnia dan sekalian bahasa turki, kini saya telah mampu beradaptasi.

Awalnya terasa sangat canggung ketika mencoba bergaul dengan teman-teman dari Turki dan Bosnia. Mereka sangat jauh berbeda. Orang Turki mempunyai culture yang sama dengan orang Asia pada umumnya. Sangat ramah dan dermawan. Sementara masyarakat Bosnia sendiri, mempunyai tipikal dan kebudayaan yang jauh berbeda dengan Asia. Banyak diantara mereka, tidak pernah bergaul dengan orang-orang asing, termasuk saya. Sehingga, mereka terkesan menutup diri dan sombong meskipun ada beberapa diantaranya yang ramah dan dermawan.

Banyak hal baru yang saya dapatkan, selama menjalani perantauan di sana. Antaranya dari segi kulliner yang sedikit aneh bagi perut orang Indonesia. Makanan khas Bosnia-Herzegovina adalah cavapi (cawapi). Makanan ini terbuat dari daging giling yang dibentuk seperti sosis namun lebih pendek. Mirip dengan bakso di Indonesia. Kemudian ada burek yang terdapat banyak macam, tergantung isinya. Pada dasarnya burek adalah daging giling yang dibalut roti tipis. Ketika pertama kali saya mencoba makanan ini, saya terkejut, rupanya enak sekali.

Saya pernah dipanggil sebagai kinerski yang artinya orang Cina, ketika baru-baru di Bosnia. Padahal, ciri-ciri saya, jauh sekali dari etnis cina itu sendiri. Sama halnya dengan masyarakat Indonesia tempo dulu, kalau ada orang bermata biru, maka di sebut sebagai Belanda.

Ada hal menarik dari segi pertemanan dan hubungan sosial di negeri multi etnik ini. Antaranya, budaya jujur dan tidak malu. Budaya ini berlaku ketika kita mendapat undangan makan, misalnya. Pernah suatu hari, saya di undang ke rumah teman Bosnia. Saat itu, saya merasakan dahaga yang amat sangat. Namun karena malu, saya tidak berani memintanya langsung.

Mungkin, teman Bosnia saya itu mengerti keadaan saya yang kehausan. Dia menawarkan saya minum. “Hmmm… May be,” ujar saya pada saat itu. Karena jawaban ini, kawan saya tersebut tidak jadi menyuguhkan minuman pada saya. Sekonyong-konyongnya saya, sejak saat itu teman Bosnia tersebut tak pernah lagi menawarkan minuman pada saya saat bertamu ke rumahnya.

Bosnia-Herzegovina merupakan salah satu negara yang terletak di Balkan, yakni salah satu negara yang dulunya pernah dikuasai oleh kerajaan Islam terakhir, Turki Utsmani. Mayoritas masyarakatnya seperti umumnya masyarakat Eropa. Postur tubuh yang rata-rata tinggi dan besar, mata biru, hijau dan coklat dan identik berbicara lantang, keras dan sangat jelas. Bahasa resmi yang dipergunakan adalah bahasa bosnac. Populasi masyarakatnya, hampir 40 persen adalah muslim.

Bosnia-Herzegovina ini mempunyai empat musim berbeda. Sarajevo, kota tempat saya tinggal saat ini, merupakan kota yang indah, hijau dan udaranya segar serta bersih. Namun, cuacanya ini sangat aneh dibandingkan di tempat lain. Bulan September sampai Februari, di sini berlaku musim dingin dan salju turun. Namun, tidak selamanya begitu. Karena terkadang di bulan yang sama juga bisa hangat. Bahkan, sering juga bisa sangat dingin beku.  Jika sudah musim dingin seperti ini, tidak ada orang yang keluar rumah kecuali mempunyai urusan yang sangat penting, seperti ke kampus.

Meskipun membutuhkan perjuangan yang sangat berat, ditambah persaingan yang sangat ketat, kini saya sudah  mendapatkan gelar sarjana dari negeri Baltik ini. Bahkan, karena sudah jatuh cinta dengan negara muslim Bosnia ini, kini saya kembali mengambil S2 Jurusan Engineering dan IT, yang lebih fokus pada Airtificial Intelligent seperti Neural Networks pada Machine Learning di Bosnia. Target saya lulus awal tahun 2012 ini sebagai anak Aceh pertama di negeri cavapi.[]

Related Posts

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?
Opini

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

07/03/2026
Ilustrasi tips sukses orang pidie di perantauan
Opini

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

07/03/2026
Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?
Opini

Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?

07/03/2026
Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis
Opini

Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis

07/03/2026
5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini
Opini

5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini

07/03/2026
Dialog Politikus dengan Pelacur
Opini

Politikus dan Seorang Pelacur

07/03/2026
Next Post

Mahasiswa Unsyiah Tuntut Transparansi

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

05/10/2026

WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar

01/10/2026

EDITOR'S PICK

GAM Australia: Elit Jangan Pecah Belah Masyarakat

15/11/2011

KontraS Aceh: Situasi Aceh Rawan Jelang Pilkada

02/03/2012

Jari kaki ‘keenam’ gajah ditemukan

23/12/2011
Puntung Rokok

Puntung Rokok

07/03/2026

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.