• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Saturday, October 24, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News Internasional

Libya Mengarah ke Syariah

Harlan Oleh Harlan
17/11/2011
in Internasional
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tripoli (IPS) – PENETAPAN hukum Islam yang diumumkan di Libya pasca-Qaddafi mendapat penolakan dari perempuan, kaum nonreligius, dan minoritas Amazigh.

“Syariah berarti hidup penuh harmoni dengan hukum Allah, dan itu merupakan hal paling dasar bagi seorang Muslim,” ujar Ibrahim Mashdoub, imam Masjid al-Garamaldi di kota tua Tripoli.

READ ALSO

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

Independence Palace dan Jatuhnya Saigon

Namun dia ragu menjawab pertanyaan lebih spesifik: “Haruskah perempuan menutup rambutnya? Bolehkah mereka menyetir? Akankah pencuri dipotong tangannya?…”

“Itulah masalah utama ketika membahas syariah. Setiap orang punya pendapat namun tak seorang pun benar-benar paham apa yang mereka bicarakan,” keluh Wail Mohammed, berusia 23 tahun, di sebuah kedai kopi trendi yang berjarak 50 meter dari Masjid al-Garamaldi.

“Model syariah apa yang akan kami pilih? Model Pakistan kah? Indonesia? Atau mungkin Iran?” tanya Mohammed, seorang penerjemah bahasa Inggris yang kini menganggur.

Namun para pemimpin seperti Syekh Omar Mukhtar, komandan militer di Bani Walid, wilayah yang merupakan benteng utama Qaddafi, punya pilihan sendiri.

“Semua rakyat Libya menginginkan syariah seperti halnya di Qatar atau UEA. Itu akan memberi kita kohesi yang negara ini butuhkan setelah perang,” ujar pemimpin militer dan suku itu kepada IPS, menggaungkan pidato para pemimpin Dewan Transisi Nasional (NTC) beberapa pekan terakhir.

Tak diragukan lagi bahwa syariah di Qatar –di mana perempuan diperbolehkan menyetir dan alkohol ditoleransi sampai batas tertentu– tampaknya paling populer di kalangan rakyat Libya. Namun banyak juga yang menentang konstitusi Libya di masa depan berakar pada Alquran.

“NTC hampir mengkriminalisasikan kami yang tak religius,” ujar Abdullah Zlitani, seorang pengacara terkemuka, di kantornya di bilangan Gargaresh di baratdaya ibukota Libya. “Mereka mencoba meyakinkan rakyat bahwa konstitusi non-Islami akan menganggu praktik keagamaan dan meningkatkan prostitusi –ini sangat keterlaluan.”

Bukan cuma orang Libya yang ateis atau agnostik macam Zlitani yang menganjurkan pemisahan antara negara dan agama. Fathi Buzakhar merupakan seorang Muslim yang memimpin Amazigh Congress of Libya, sebuah organisasi yang didirikan untuk melindungi hak-hak minoritas terbesar di Libya– sekira 10 persen dari enam juta penduduk.

“Pemisahan antara politik dan agama sangat penting untuk membangun sebuah negara demokratis, namun pemerintahan sementara Libya yang baru tampaknya melupakannya,” ujar Buzakhar dari tempat tinggalnya di Tripoli. Draft konstitusi yang dirilis Agustus lalu tidak mengakui rakyat dan bahasanya, ujarnya. Kelompok minoritas adalah korban dari kebijakan asimilasi brutal Gaddafi.

“Bukan hanya kita bukanlah Arab. Secara historis, kita menganut cabang yang lebih moderat dalam Islam, Ibadisme. Hampir semua imam dieksekusi Gaddafi sehingga Ibadisme merupakan simbol lain dari identitas kami,” ujar Buzakhar.

Perempuan Libya tampaknya cemas terhadap ketidakjelasan dari syariah namun hampir tak dapat dielakkan. Mereka bertanya-tanya apakah mereka harus “berbagi suami” begitu muncul pernyataan kontroversial dari Ketua NTC Mustafa Abduljalil tentang pengesahan poligami.

“Abduljalil sering mengatakan bahwa Libya akan mengadopsi hukum syariah –terakhir kali dia mengucapkannya di depan perwakilan tinggi urusan kebijakan luar negeri dan keamanan Uni Eropa, Catherine Ashton, 12 November. Namun keputusan ini haruslah diambil rakyat secara demokratis,” kata Asma Hassan, aktivis hak-hak sipil asal Tripoli.

Ada banyak versi syariah karena ada bias dalam menafsirkan Alquran, ujarnya. “Apakah kitab suci secara harfiah menyebutkan bahwa Anda boleh menikahi dua, tiga, atau bahkan empat perempuan, tapi kemudian menambahkan bahwa ‘itu tak akan adil’. Tampaknya kebanyakan orang di sini memutuskan untuk tak mempertimbangkan baris kedua itu.”

“Allah, Muammar, dan Libya” merupakan slogan resmi favorit selama lebih dari 40 tahun Gaddafi berkuasa. Libya praktis menjadi sebuah negara Islam konservatif di mana Islam dipraktikkan secara ketat selama masa Gaddafi. Bukan kebetulan bila Gaddafi menyebut buku wajib bacanya Green Book.

Pemilu tanggal 23 Oktober di negara tetangga Tunisia bisa jadi termometer dan katalisator bagi pemilu Libya yang dijadwalkan Juni 2012. Dengan 40 persen suara, koalisi Islam moderat Ennahda menang telak di Tunisia pada pemilu putaran pertama setelah “musim semi Arab”.

“Untuk saat ini, Islam moderat mungkin merupakan satu-satunya pilihan bagi Libya untuk mengatasi kekacauan yang meningkat di negeri tersebut,” kata Santiago Alba Rico, penulis dan analis politik yang berbasis di Tunisia selama 12 tahun terakhir, kepada IPS.

“Meski punya kelemahan, demokrasi Islami di Libya tetap akan jauh lebih maju dibandingkan kediktatoran Gaddafi, juga pendekatan paling realistis terhadap bentrokan terus-menerus antarmilisi.”[Karlos Zurutuza]

Translated by Farohul Mukthi
Edited by Budi Setiyono
Naskah ini dipublikasikan atas kerjasama Yayasan Pantau dan IPS Asia-Pasifik, dan dimuat kembali di The Aceh Corner atas izin Yayasan Pantau.

Related Posts

Ilustrasi Drone Swarm
Internasional

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

13/10/2026
Independence Palace dan Jatuhnya Saigon
Internasional

Independence Palace dan Jatuhnya Saigon

30/04/2020
Patimat istri Khabib
Internasional

Patimat, Istri Khabib Nurmagomedov yang Misterius

03/10/2019
Sarah Palin
Internasional

Suami Gugat Cerai Sarah Palin Setelah 31 Tahun Menikah

10/09/2019
Karina Roque
Internasional

Gadis 18 Tahun Potong Alat Vital Sang Adik dan Memakannya

08/04/2019
Sultan Muhammad V yang Menikahi Ratu Kecantikan 24 Tahun Turun Tahta
Internasional

Sultan Muhammad V yang Menikahi Ratu Kecantikan 24 Tahun Turun Tahta

07/01/2019
Next Post

Si Jago Merah Hanguskan Satu Angkot

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

Pelaku Pembantaian Sawang Diringkus Polisi

14/03/2012
Ronaldinho, Lebah Proletar Negeri Samba

Ronaldinho, Lebah Proletar Negeri Samba

17/07/2018
Protes dari Aceh Terkait Remisi untuk Pembunuh Jurnalis

Protes dari Aceh Terkait Remisi untuk Pembunuh Jurnalis

25/01/2019

Persediaan Emas Batangan di Banda Aceh Kosong

17/12/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.