Sex Shop

0
543
Sex Shop | La Rose Djayasupena

Amsterdam – Kalau aku ke Amsterdam setelah puas muter-muter di daerah Dam dan Klavestraat dan jeprat-jepret di daerah Redlight, aku suka melewatii sex shop.

Saat masuk sex shop, aku pasti senyum–senyum sendiri. Sebab, banyak macam-macam sex toys di dalam toko itu. Ada macam-macam boneka karet yang ada vaginanya dijual di sana. Mau warna apa juga ada, mau model boneka rambut panjang atau pende, mau rambut hitam atau pirang. Cara pakainya tinggal ditiup saja dan boneke itu akan berbentuk sebesar manusia: ada vaginanya, ada buahdadanya. Pokoknya komplit banget.

Bentuknya seperti punya cewek beneran, hanya saja ini dari karet. Boneka ini cocok untuk cowok single yang pingin menyalurkan hasratnya, tapi nggak punya pasangan hidup di sampingnya. Sebagai solusi, mereka bisa beli boneka macam begini.

Ada juga yang cuma bentuk bokong doang dari karet dengan bentuk vagina yang menggiurkan, terlihat menarik dari belakang. Bikin biji mata cowok melotot keluar pas melihatnya. Yang bentuk bokong begini cocok buat cowok-cowok yang menyukai doggy style. Hehehe!

Sambil melihat-lihat boneka dan bokong yang sangat memikat ini untuk mata para cowok, aku suka mikir dan bertanya dalam hati, ”Apa memang ada cowok yang beli dan membutuhkan sextoys ini? Terus apa enak gitu pakai vagina palsu? Bukan-nya lebih enak dijepitin ke pintu saja. Duh, kayanya musti beli satu, deh, sebagai kado. Kalau nanti ke  Indonesia aku akan berikan sama cowok yang masih single. Trus, aku akan tanya bagaimana kira-kira rasanya. Nah, cuma temanku mau nggak mencobanya kalau aku kasih itu sebagai oleh-oleh untuknya? Aku jadi senyum-senyum terus di dalam sex shop sambil berfantasi. Ups, eh, sambil mikir ding.

Macam-macam bentuk vibrator (Dildo) juga ada di situ. Dari yang getarannya biasa saja sampai yang getarannya dasyat. Begitu juga ukurannya macam-macam. Suka yang panjang atau pendek. Suka yang bengkok atau suka yang  lurus lancip. Tinggal pilih aja. Begitu juga dengan warnanya, ada macam-macam warna vibrator (Dildo). Malah sekarang sudah keluar vibrator dengan bentuk buah dan sayuran lucu-lucu, deh!

Bagi yang baru pertama ke Belanda trus melihat bermacam-macam bentuk penis jangan kaget. Sebab, ada patung penis dan souvenir berbentuk penis banyak banget dipajang. Pokoknya gambar-gambar bentuk ’’Mr P’’ itu bukan hal aneh,  dan jangan risi melihatnya. Di sini (Amsterdam, red) pemandangan seperti sudah biasa. Mata kita akan melihat macam-macam bentuk penis diobral di mana-mana.

Selain macam macam sex toys, di situ dijual juga dvd porno dan lingerie. Pokoknya macam-macam kebutuhan sex deh. Aku sendiri nggak begitu hafal dan kadang-kadang suka megang sex toys yang bentuknya lucu, tetapi aku nggak tahu kegunaannya untuk apa. Mau nanya sama penjaga toko malu, ketahuan begonya nanti. Padahal, sih, nggak apa-apa nanya juga pasti dijawab sama penjualnya dengan senang hati kok. Cuma memang akunya malas nanya soalnya, kan, nggak niat beli apa-apa selain hanya melihat-lihat.

Nah, bagi yang ke Belanda jangan lupa sesekali melihat-lihat sexshop atau keliling di kawasan Redlight…pasti mengasyikkan. []