• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Wednesday, October 14, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News Nasional

Sikap Represif Aparat Bukti Adanya Feodalisme Pertambangan

Qaid Arkana Oleh Qaid Arkana
26/12/2011
in Nasional
0
20
SHARES
91
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PKB, Agus Sulistiyono

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PKB, Agus Sulistiyono, menilai terulangnya sikap represif aparat keamanan dalam insiden Sape, Bima NTB, menjadi bukti adanya feodalisme dalam sektor pertambangan.

“Penyelesaian kasus sosial tambang yang terjadi di Bima NTB dan lain-lain harus direspon dalam konteks penyelesaian tambang secara nasional, tidak bisa diselesaikan dari kasus perkasus,” katanya kepada pers Senin (26/12).

READ ALSO

Bentrok TNI vs Polri di Papua, Tiga Personel Polisi Tewas

Harga Minyak Serai Wangi 2020

Kasus sosial tambang yang terjadi berulang-ulang dan merenggut nyawa masyarakat sekitar areal tambang menjadi bukti bahwa SOP dan tindakan aparat juga sudah kebablasan, ujarnya.

Dikemukakannya bahwa sikap aparat dalam merespon kasus demi kasus yang terjadi di areal pertambangan semakin menunjukkan bahwa represifitas aparat itu tidak lain adalah bentuk “feodalisme” disektor energi yang kembali terulang.

Menurut dia, hampir tidak ada tambang besar di Indonesia, seperti Freeport, Newmont dan lainnya yang tidak dilanda problem sosial. Akar masalah sosial dan peristiwa berdarah di pelabuhan Sape Bima NTB dinilai tidak jauh berbeda dengan problem sosial yang melanda Freeport.

Terkait fenomena banyaknya kasus kekerasan yang terjadi antara perusahaan tambang dan masyarakat sipil, Agus Sulistiyono mendesak pemerintah agar melakukan moratorium izin pembukaan tambang hingga kasus sosial pertambangan yang ada saat ini terselesaikan secara nasional.

“Penutupan izin pembukaan tambang atau perusahaan-perusahan tambang nakal yang mengakibatkan terjadinya kasus kekerasan sosial dan kerusakan lingkungan mendesak dan harus segera dilakukan,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa insiden kekerasan aparat seperti yang terjadi di Sape Bima NTB jelas akan menjadi bom waktu jika pemerintah tidak sigap dalam merespon kasus-kasus sosial pertambangan yang terjadi secara nasional.

“Kita tidak anti dengan kegiatan apapun, apalagi jika kegiatan tersebut memiliki dampak positif terhadap pembangunan kesejahteraan masyarakat. Akan tetapi, kami tidak bisa membiarkan pola kerja birokrasi atau aparat yang korup, represif, feodal, hukum yang lemah dan UU pertambangan yang penuh rekayasa dan tidak berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia menambahkan, penghentian sementara pembukaan izin pertambangan atau perusahaan tambang nakal mendesak dan harus segera dilakukan.

“Kita harus kembali menegaskan bahwa tak ada satu pun kaidah hukum, maupun protap kepolisian yang bisa membenarkan tindakan brutal aparat keamanan,” katanya.[Antara]

Related Posts

Bentrok TNI vs Polri di Papua, Tiga Personel Polisi Tewas
Nasional

Bentrok TNI vs Polri di Papua, Tiga Personel Polisi Tewas

13/04/2020
harga minyak serai wangi
Nasional

Harga Minyak Serai Wangi 2020

18/02/2020
donasi unicef
Nasional

Tsunami Aceh, Donasi Unicef dan Cara Berhenti Berdonasi

27/11/2019
9 Istri Soekarno dan Kisah-kisah Cinta Mereka
Nasional

9 Istri Soekarno dan Kisah-kisah Cinta Mereka

24/10/2018
Gita Handayani Raih Juara Umum di Internasional Marching Band
Nasional

Gita Handayani Raih Juara Umum di Internasional Marching Band

24/10/2018
Kapal Kemanusiaan Berlabuh di Palu untuk Kedua Kalinya
Nasional

Kapal Kemanusiaan Berlabuh di Palu untuk Kedua Kalinya

22/10/2018
Next Post

Kegempaan Gunung Anak Krakatau Capai 259 Kali

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

14/07/2025
Ilustrasi iPhone 18 Pro

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

29/09/2026

Blog dan Steemit, Mana yang Lebih Menguntungkan?

30/04/2018
Panglima GAM Abdullah Syafie

Jejak Eks Panglima GAM Abdullah Syafie di Seuneubok Rawa

28/08/2019

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

27/09/2026

EDITOR'S PICK

Zaini-Muzakir Ikut Tes Baca Alquran Pada Selasa

22/01/2012
De-pustaka-isasi

De-pustaka-isasi

21/08/2018

Pemimpin dan Komunikasi Transendental

25/01/2012
Aktor Ini Tak Muncul di Game of Thrones Musim Terakhir

Aktor Ini Tak Muncul di Game of Thrones Musim Terakhir

06/08/2018

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.