• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Saturday, October 3, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News Nanggroe

Sungai di Nagan Raya Mengering 8,5 Jam

Qaid Arkana by Qaid Arkana
18/12/2011
in Nanggroe
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Meulaboh – Sungai “Krueng Ineung” yang terbesar di Nagan Raya, mengering seketika selama 8,5 jam diduga akibat tersumbatnya sumber mata air di wilayah Aceh Tengah.

Jufriadi (32) di Desa Lhot Seumot, Kecamatan Bentong, Nagan Raya, Minggu (18/12) mengatakan, keringnya sungai terpanjang di wilayahnya dengan lebar 40 meter membuat warga setempat panik karena dalam dua hari terakhir di daerah itu diguyur hujan.

READ ALSO

5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan Calon Gubernur Aceh di Toilet

Qanun Mukim yang Mengatur Cara Penangkapan Ikan

“Kami juga tidak tahu pasti penyebabnya apa, namun berdasarkan keterangan warga Aceh Tengah, karena ada sesuatu benda yang keluar dari lokasi mata air yang menghambat air mengalir,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, peristiwa langka tersebut terjadi sejak Sabtu (17/12) pukul 01.30 WIB, sehingga membuat warga setempat panik dan kondisi debit air berangsur normal Minggu pagi pukul 08.00 WIB.

Jelasnya, riak air akan mengering diketahui sejak Sabtu pukul 15.00 WIB, kemudian sebagian warga yang tinggal berhampiran sungai sejak itu beranjak ke daerah lain yang dianggap aman.

Katanya, menurut mitos yang dipercayai warga setempat, mengeringnya air sungai terpanjang di Kabupaten Nagan Raya yang terhubung dengan Kabupaten Aceh Tengah, karena ada ulah seekor ular raksasa atau “naga” yang keluar dari tempat persemedian untuk menghirup udara segar.

“Sore kemarin masyarakat ada yang mengungsi bahkan, mereka khawatir dengan kondisi air sungai tersebut, apalagi masih ada mitos yang dipercayai ada ulah hewan besar,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan, kekhawatiran masyarakat setempat belajar dari pengalaman yang sudah-sudah sempat diterjang banjir bandang pada tahun 1980-an yang merusak pemukiman warga meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Sama halnya dengan kejadian tersebut, air tiba-tiba mengering karena tertahan dan kemudian turun secara mendadak menerjang pemukiman mereka, karenanya warga setempat memilih menghindar sebelum muncul insiden yang diprediksikan itu.

Menurut guru SDN Seumon itu, hingga Minggu pagi sebagian warga sudah pulang ke rumah, karena kondisi air sungai berangsur normal, meskipun kondisi air sudah mengeruh.

“Airnya sudah berangsur normal, tapi masih keruh karena air yang mengalir itu bersumber dari pegunungan yang biasanya jernih dan bening, tapi kami di sini tetap waspada,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya Mawardi yang dihubungi belum sempat memastikan penyebab kejadian mengeringnya sungai setempat karena sumber air bukan dari daerah mereka.

Namun dari informasi disampaikan masyarakat setempat, pemerintah daerah sudah menginstruksikan masyarakat sejak Sabtu malam untuk tetap waspada dengan kondisi yang meresahkan tersebut.[Antara]

Related Posts

calon gubernur aceh mengambil nomor urut
Nanggroe

5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan Calon Gubernur Aceh di Toilet

23/09/2024
Sungai Mane
Nanggroe

Qanun Mukim yang Mengatur Cara Penangkapan Ikan

15/12/2019
Sulaiman imum mukim Mane
Nanggroe

Kesadaran Menjaga Hutan Desa di Mukim Mane

10/12/2019
SMG Aceh Serahkan Bibit Padi Unggul
Nanggroe

SMG Aceh Serahkan Bibit Padi Unggul

11/10/2019
fatwa ulama aceh
Nanggroe

Fatwa Ulama Aceh: Game PUBG dan Permainan Sejenis Haram!

27/08/2019
Protes dari Aceh Terkait Remisi untuk Pembunuh Jurnalis
News

Protes dari Aceh Terkait Remisi untuk Pembunuh Jurnalis

25/01/2019
Next Post

Kejutan, MU Berpeluang Kembali ke Liga Champions

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM

Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

09/07/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

Aduen Mukhlis/Syamsulrizal Mendaftar ke KIP Aceh Besar

18/03/2016

Menara PLN Interkoneksi Aceh-Sumut Dipotong OTK

08/01/2012

Libya Mengarah ke Syariah

17/11/2011
orang sedang makan

Kode di Balik Sebuah Piring

07/03/2026

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar
  • iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.