• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Thursday, October 29, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Edukasi

Warga Rukoh Pagari Komplek Perumahan Mahasiswa IAIN

Harlan Oleh Harlan
14/12/2011
in Edukasi
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Darussalam – Warga Rukoh (Banda Aceh) dan Blang Krueng, Aceh Besar yang kesal terhadap pimpinan IAIN Ar Raniry karena diduga telah menyerobot tanah milik warga yang berfungsi sebagai jalan penghubung kedua desa itu, pada Rabu (14/12) pukul 15.00 WIB memagari paksa komplek Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) milik IAIN.

Pantauan wartawan, puluhan warga kedua desa itu menanam batang kuda-kuda dan kawat berduri di bekas jalan umum desa dalam komplek tersebut. Warga juga membentangkan karton bertulisan “jangan serobot jalan umum milik masyarakat” di areal tersebut.

READ ALSO

Kerkhof Petjut, Saksi Bisu Perang Aceh

Science Film Festival 2021 Digelar Secara Daring di 52 Kota

”Kita kecewa terhadap pimpinan IAIN Ar-Raniry. Seharusnya, keberadaan kampus tersebut memberikan manfaat terhadap masyarakat sekitar, bukan malah menyerobot jalan umum milik masyarakat,” kata Ketua Pemuda Rukoh, Saiful, yang ditemui di lokasi, kemarin.

Menurutnya, sejak dulu area yang ditanami batang kuda-kuda tersebut merupakan jalan umum milik masyarakat yang menjadi penghubung ke Desa Blang Krueng dan Tanjong Selamat. Panjang jalan yang terletak di sisi kiri komplek Rusunawa ini mencapai 500 meter lebih dengan lebar untuk badan jalan mencapai 5 meter.

Sayangnya, sejak tahun 2006 lalu, tanah ini telah dikuasai secara sepihak oleh IAIN Ar-Raniry dan dua bulan terakhir telah dibangun tembok pembatas sehingga warga tidak bisa menggunakan jalan ini.

Pihaknya, lanjut dia, telah tiga kali menyurati serta dua kali menemui langsung pimpinan IAIN Ar-Raniry terkait masalah ini. Namun, pihak yang bersangkutan ternyata tidak memberikan respon yang memuaskan masyarakat.

”Jadi ya terpaksa kita ambil jalan pintas dengan memagari Komplek Rusunawa. Kita berharap tembok ini dirubuhkan kembali dan jalan umum warga tidak dimasukan dalam komplek sehingga masih bisa dilalui,”kata dia kesal.

Sementara itu, Muktar, salah seorang pemilik tanah di sekitar lokasi Komplek Rusunawa menjelaskan, sebilah tanah miliknya dengan luas mencapai 5 meter juga termasuk diserobot oleh IAIN Ar-Raniry. Luas tanah ini belum termasuk irigasi warga yang juga masuk dalam pemagaran Komplek Rusumawa.

”Ini yang sangat kita sesalkan. Akibat dipagarinya jalan umum ini, tanah saya yang di samping tidak memiliki jalan lagi. Sertifikat tanah saya tahun 2000 secara jelas menyebutkan berbatasan dengan jalan umum, tetapi kok IAIN Ar-Raniry mengklaim itu milik mereka,”paparnya.

Sedangkan Sanusi, warga lain, menyebutkan, sejak penyerobotan jalan umum oleh IAIN Ar-Raniry, akses jalan menuju tanahnya di Desa Blang Krueng menjadi tertutup. Imbasnya, tanah yang rencananya akan dibangun rumah tersebut hingga kini terbengkalai.

”Bukan hanya saya, hampir 100 hektar tanah masyarakat disamping komplek ini menjadi tertutup. Kecuali, masyarakat memiliki pesawat terbang pribadi. Jika kasus ini tidak segera diselesaikan, kita berencana men-PTUN-kan IAIN Ar-Raniry,”tegas Sanusi.

Sementara seorang mahasiswa IAIN yang ditanyai AcehCorner.Com mengaku tidak tahu menahu sengketa tanah tersebut antara warga dan kampus tempatnya kuliah.

Rektor IAIN Ar-Raniry, Farid Wajdi, ketika dikonfirmasi wartawan melalui hanphone, hingga berita ini diturunkan tidak aktif.

Humas IAIN: Tanah Itu Milik Kampus

Sedangkan Kepala Humas IAIN Ar-Raniry, Nazar, menjelaskan bahwa seluruh tanah dalam komplek Rusunawa telah sah milik IAIN, termasuk jalan umum. Jalan umum yang diklaim oleh masyarakat saat itu, lanjut dia, telah dijual kepada IAIN Ar-Raniry tahun 2006 oleh Hamdani Hasyim yang saat itu menjabat sebagai kepala Desa Rukoh, atas hasil musyawarah masyarakat dengan orang tua kampung pada saat itu.

”Luas Komplek Rusunawa mencapai 15.508 meter persegi. Sedangkan saudara Hamdani menjual jalan umum atas dasar kesepakatan masyarakat seluas 420 meter persegi. Jalan umumnya cuma putus sampai disana. Selanjutnya tidak ada lagi jalan umum, melainkan lampoh masyarakat yang juga sudah dijual,”papar dia. [Abd]

 

Related Posts

Kerkhof Petjut
Edukasi

Kerkhof Petjut, Saksi Bisu Perang Aceh

16/10/2024
Science Film Festival 2021_Eksperimen DNA_© Goethe-Institut Indonesien
Edukasi

Science Film Festival 2021 Digelar Secara Daring di 52 Kota

12/10/2021
EF Adults Kursus Bahasa Inggris Profesional
Edukasi

Serunya Belajar di EF Adults Kursus Bahasa Inggris Profesional

27/12/2020
anugerah media humas unsyiah
Edukasi

Unsyiah Raih Anugerah Media Humas dari Kominfo

28/10/2019
Beyond Expectation: Perpustakaan untuk Kaum Milenial
Edukasi

Beyond Expectation: Perpustakaan untuk Kaum Milenial

09/03/2019
Tips mengisi KRS online
Edukasi

Tips Mengisi KRS Online Unsyiah

04/02/2019
Next Post

Senat Belanda Tolak RUU Larangan Penyembelihan Ritual

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

18 Rumah dan Satu Orang Hilang

26/02/2012
7 Tips Membuat Infografis Terbaik untuk Audiens

7 Tips Membuat Infografis Terbaik untuk Audiens

31/10/2018

KIP: 16 Februari 2012 Tanggal Pencoblosan

10/11/2011
Group Lippo Suap 16 Media Nasional

Group Lippo Suap 16 Media Nasional

20/10/2016

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.