• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Saturday, October 24, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News Internasional

Belanda Kurang Mendukung Papua

Harlan Oleh Harlan
26/11/2011
in Internasional
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Amsterdam – Pemerintah Belanda kurang berupaya mendukung warga Papua dalam konflik mereka dengan pemerintah Indonesia. Demikian disampaikan G.A. Tompoh yang belum lama ini diangkat menjadi wakil warga Papua dalam pengasingan di Eropa kepada wartawan Radio Nederland John Tyler.

Pekan ini G.A. Tompoh menghadiri debat di parlemen Belanda mengenai program kebijakan luar negeri Belanda tahun-tahun mendatang. Dalam debat itu, Menteri Luar Negeri Belanda Uri Rosenthal menyampaikan kepuasannya mengenai perkembangan situasi di propinsi Papua, Indonesia.

READ ALSO

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

Independence Palace dan Jatuhnya Saigon

“Boleh saya bilang, dan itu perkembangan baik, bahwa saat ini pemerintah Indonesia mengambil sejumlah prakarsa untuk memperbaiki situasi,” kata Rosenthal.

Utusan khusus
Prakarsa-prakarsa tersebut termasuk pembentukan sebuah komisi untuk mengamati pelaksanaan UU otonomi daerah, dan juga pengangkatan seorang utusan khusus yang ditugaskan memimpin dialog antara pemerintah Indonesia di Jakarta dengan warga propinsi Papua.

Menlu Rosenthal juga mengatakan bahwa duta besar Belanda di Jakarta Tjeerd de Zwaan telah bertemu dengan delegasi warga Papua untuk membicarakan situasi mereka. Menurut Rosenthal, Jakarta perlu menerapkan UU otonomi daerah di propinsi Papua.

Menteri Luar Negeri Belanda itu yakin, situasi di propinsi Papua membaik.

G.A. Tompoh tidak sependapat dengan menlu Rosenthal. Tompoh membenarkan bahwa Jakarta menyediakan waktu dan memberi perhatian dalam soal Papua, tapi ia tidak yakin dengan iktikad baik pemerintah Jakarta.

Menuduh Jakarta
Bantuan dana yang diberikan oleh pemerintah Indonesia, menurut G.A. Tompoh hanyalah masuk kantong pejabat-pejabat tinggi di propinsi Papua. Ia bahkan menuduh Jakarta dengan sengaja menciptakan perbedaan dan mengadu domba warga Papua.

“Dalam hal itu, mereka belajar dari Belanda – politik memecah belah. Itu dilakukan Belanda selama 350 tahun ketika menjajah Indonesia. Sekarang Indonesia melakukan hal yang sama, kalau bisa dengan lebih baik,” tegas Tompoh.

Sejarah penjajahan Belanda meningkatkan desakan terhadap Menlu Rosenthal untuk lebih melibatkan diri dalam soal Papua. Tapi di lain pihak, campur tangan Belanda dalam soal-soal dalam negeri Indonesia, menjadikan masalah ini lebih sensitif.

Dalam debat di parlemen, Menlu Rosenthal mengatakan bahwa ia harus berhati-hati dalam soal penegakan HAM di propinsi Papua.

Janji Belanda
GA Tompoh justru mengimbau agar pemerintah Belanda lebih terlibat karena pemerintah Belanda yang pernah berjanji akan membantu kedaulatan Papua, sebaliknya menutup mata ketika PBB setuju dengan pelaksanaan referendum mengenai kedaulatan Papua di tahun 1969.

G.A. Tompoh menegaskan sekarang pemerintah Belanda harus melobi agar dilakukan referendum yang sama di bawah pengawasan dunia internasional. Menurutnya kedaulatan politik merupakan kunci untuk menyelesaikan masalah Papua.

“Bicarakan status politik Papua, itulah kuncinya. Kalau itu tidak diselesaikan, kalau masalah ini tidak dialihkan kembali ke PBB yang merupakan awal permasalahan, maka pelanggaran HAM akan tetap terus terjadi sampai kapan pun,” tambah G.A. Tompoh.

Tanggal 1 Desember warga Papua akan memperingati deklarasi kemerdekaan 50 tahun lalu. [Radio Netherland]

Related Posts

Ilustrasi Drone Swarm
Internasional

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

13/10/2026
Independence Palace dan Jatuhnya Saigon
Internasional

Independence Palace dan Jatuhnya Saigon

30/04/2020
Patimat istri Khabib
Internasional

Patimat, Istri Khabib Nurmagomedov yang Misterius

03/10/2019
Sarah Palin
Internasional

Suami Gugat Cerai Sarah Palin Setelah 31 Tahun Menikah

10/09/2019
Karina Roque
Internasional

Gadis 18 Tahun Potong Alat Vital Sang Adik dan Memakannya

08/04/2019
Sultan Muhammad V yang Menikahi Ratu Kecantikan 24 Tahun Turun Tahta
Internasional

Sultan Muhammad V yang Menikahi Ratu Kecantikan 24 Tahun Turun Tahta

07/01/2019
Next Post

Pemerintah Wajib Pertegas Tata Ruang Pijay

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

Negara Teluk Arab Usir Duta Besar Suriah

08/02/2012
Masuk 2 Kepala*

Masuk 2 Kepala*

06/09/2018

Peserta Prajab Gagalkan Aksi Perampokan di Sultan Hotel

23/11/2011

Jumat, KIP Umumkan Kandidat Gubernur Lolos Verifikasi

29/12/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.