Harlan

Jangan Mau Dinodai!

Banda Aceh – Sore ini, Minggu (5/2), Persiraja kembali akan melakukan partai kandangnya. Bertempat di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Laskar Rencong kedatangan tim tamu Semen Padang yang selama ini kokoh di puncak klasemen sementara Liga Prima Indonesia.

Lukman Emha
Lukman Emha

Memang hingga jelang laga kesembilannya, Persiraja belum pernah kalah di kandangnya. Namun, dari lima kandang tim asuhan Herry Kiswanto hanya memetik dua hasil menang dan tiga kali lainnya hanya mampu bermain imbang.

Sementara di partai tandang, Laskar Rencong justru selalu tersungkur dalam tiga laga tandang. Terakhir Persiraja dikalahkan Persema Malang dengan skor akhir 1-0 di Stadion Gajayana Malang. Ditilik dari peringkat klasemen sementara, kedua kubu ini terpaut lumayan jauh. Semen Padang di urutan teratas dan Persiraja di urutan pertengahan.

Jelang duel ini Persiraja telah bermodal koleksi 9 poin. Sementara tim tamu datang dengan koleksi angka 15 hasil empat kali menang dan tiga kali seri.
Secara materi pemain, Persiraja kurang diuntungkan. Dimana Laskar Rencong harus kehilangan dua pilar bawahnya Gilang Angga Kusuma dan Andrea karena akumulasi kartu. Namun kekosongan ini pasti sudah diantisipasi oleh arsitek Persiraja Herry Kiswanto. Tentu ia sudah memilih sosok yang akan menggantikan keduanya karena ada sederatan nama yang masih dimilikinya.

So, meski kedua tim yang bakal berduel ini terpaut beberapa peringkat namun keduanya sama-sama mememiliki rekor belum terkalahkan. Bedahanya Persiraja belum pernah kalah di partai kandangnya, sementara Semen Padang hingga kini tercatat satu-satunya tim yang belum pernah terkalahkan hingga jelang pertandingan ini.
Untuk itu, seandainya Persiraja bisa mengalahkan Semen Padang pada partai sore ini maka akan keluar sebagai tim pertama yang menodai rekor Semen Padang yang belum pernah terkalahkan. Sebaliknya, jika Persiraja yang kalah di depan penonton setianya petang ini akan menodai rekor belum terkalahkan di partai kandang.

Nah, akankah Persiraja menjadi tim yang menodai rekor Semen Padang? Atau sebaliknya Persiraja justru dinodai di depan ribuan supporter setianya? Waktu akan menjawabnya. Tapi kalau saya boleh saran untuk Persiraja, “jangan mau dinodai!”[]