Kopemas Aceh Pasarkan Hasil Pertanian Aceh

0
186
Panen Raya

Nagan Raya – Koperasi Pemasaran Masyarakat Aceh (Kopemas Aceh) mengambil peran dalam membantu petani, nelayan dan pelaku usaha kecil dalam memasarkan produknya. Demikian diungkapkan Henny Buftheim, Team Leader PESAT pada acara panen raya padi SRI dan ikan air tawar di Desa Ie Beudoh dan Blang Ara Gampong, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya, Kamis (17/11)

“Kehadiran Kopemas mempersingkat panjangnya mata rantai perdagang yang merugikan petani,” jelas Heny Buftheim Team Leader Proyek Ekonomi Sosial Aceh Terpadu (PESAT). PESAT adalah sub proyek dari Economic Development Financing Facility (EDFF) yang didanai oleh Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) dari hibah Multi Donor Fund (MDF). Pelaksana program PESAT adalah Canadian Co-operative Association (CCA) yang bermitra dengan PASKA Aceh.

Lebih lanjut Henny mengatakan, Kopemas Aceh merupakan koperasi sekunder yang dibentuk atas inisiatif sejumlah koperasi primer di Aceh. PESAT secara secara khusus memberikan dukungan kepada Kopemas Aceh untuk membantu pentani. “Nantinya proses produksi, pengemasan dan pemasaran akan dikelola dan dijalankan di Aceh,” paparnya.

Selain Kopemas Aceh, PESAT juga melakukan pendampingan khusus kepada petani, nelayan dan pelaku usaha kecil yang tergabung dalam koperasi primer dampingan PESAT yang berada di kabupaten Pidie dan kabupaten Nagan Raya. “Padi dengan system of Rice Intensification dan ikan air tawar sekarang telah panen raya dan ditampung oleh Kopemas Aceh untuk dipasarkan,” ungkap Henny Buftheim.

Kegiatan Panen Raya yang rencananya awal dibuka oleh Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, dihadiri oleh seribu orang dari penerima manfaat dan masyarakat umum. Pada kegiatan itu, Gubernur Aceh yang diwakili oleh Ir. Iskandar M.Sc Ketua Badan Perencanaan pembangunan Daerah Aceh (Bappeda Aceh). Dalam kata sambutan yang dibacakan Kepala Bappeda Aceh, Irwandi Yusuf mengatakan bahwa sektor pertanian merupakan sektor penopang perekonomian Aceh. Untuk itu, Pemerintah Aceh akan memberikan perhatian khusus terhadap sektor pertanian seperti pembangunan irigasi teknis.

Turut hadir hadir dalam kegiatan Panen Raya, perwakilan MDF dan World Bank, Kepala PMU EDFF, Direktur CCA untuk Asia dan Amerika, Danrem 012/Teuku Umar, Muspida Nagan Raya dan Bupati Nagan Raya. Bupati Nagan Raya dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Nagan Raya sangat mendukung PESAT untuk dilanjutkan karena sangat terkait dengan peningkatan pendapatan masyarakat Nagan Raya.

Deputi III Bidang Pembangunan Ekonomi dan Dunia Usaha dari KPDT, Johozua Max Yoltuwu menyampaikan selamat kepada program PESAT sebagai program yang lintas sektoral dan melibatkan masyarakat secara luas.

Hajatan Panen Raya terdiri dari serangkaian kegiatan yang meliputi cerdas cermat Sekolah Lapang Padi SRI-PHT, lomba pestisida nabati, cerdas cermat budidaya ikan air tawar, lomba masak ikan air tawar, pemberian penghargaan kepada petani pelopor SRI dan pembudidaya ikan air tawar terbaik serta panen raya secara simbolis padi SRI dan ikan Nila (Tilapia). []