Banda Aceh – Partai Aceh menyatakan tidak akan mengikuti Pemilukada Aceh, jika pemerintah pusat tidak mengakomodir keinginan mereka untuk menunda Pilkada Gubernur serta 17 bupati dan walikota di seluruh Aceh. Partai yang memiliki 33 kursi di Parlemen Aceh akan membawa permasalahan tersebut ke mediator MoU Helsinki.
Blog
-
Aceh Super Soccer
Oleh Lukman Emha
Persiraja Banda Aceh berhasil merebut tiket Indonesia Super League (ISL) setelah musim lalu menjadi runner up Divisi Utama Liga Ti-phone 2010/2011. Raihan ini merupakan prestasi luar biasa, setelah cukup lama Persiraja berkutat di kasta dua sepakbola nasional. Kehadiran Persiraja di ISL tentu menyelamatkan wajah sepakbola Aceh dalam hingar-bingar kompetisi terelit nasional.
-
Tomas Tranströmer Menangkan Nobel Sastra
Stockholm – Penyair Swedia, Tomas Tranströmer, memenangkan hadiah Nobel 2011 dalam bidang sastra dalam pemilihan yang digelar Akademi Swedia, Kamis (6/10) waktu setempat. “Karya-karya Tranströmer, 80, sangat kental dengan gambaran yang menembusi realitas,” demikian pernyataan dari Akademi Swedia seperti dikutip Los Angeles Times, Kamis (6/10) waktu setempat.
-
Tiga Lembaga Pemantau Pilkada Aceh Penuhi Syarat
Banda Aceh – Tiga lembaga pemantau Pilkada Aceh, Lembaga Penyelenggaraan Negara Republik Indonesia (LPPNRI), Gerakan Antikorupsi (GeRAK) dan Institute Perdamaian Indonesia (IPI) dinyatakan memenuhi syarat dan terakreditasi.
“Dari enam yang mengambil formulir, baru tiga lembaga yang sudah akreditasi, karena telah memenuhi persyaratan,” kata Ketua Kelompok Kerja Pendaftaran dan Akreditasi Pemantau KIP Aceh Yarwin Adi Dharma seperti dilansir Antara, Kamis (6/10).
Sedangkan tiga lembaga lain yang belum melengkapi persyaratan, yaitu The Asian Network for Free and Fair Election (Anfrel) dari Thailand, Aceh Future, dan pemantau dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah).
“Jika ketiga lembaga tersebut tidak melengkapi persyaratan hingga 24 November 2011, kami tidak akan mengeluarkan akreditasi sebagai pemantau Pilkada Aceh,” katanya.
Pemungutan suara pilkada digelar 24 Desember 2011. Pemungutan suara tersebut digelar serentak dengan pemilihan 17 bupati/wali kota seluruh Aceh.
Menurut Yarwin, berkas yang harus dilengkapi meliputi profil lembaga, jumlah anggota serta berapa orang yang akan dilibatkan memantau Pilkada Aceh dan sumber dana kegiatan.
“Dalam pemberkasan tersebut juga wajib dilampirkan rencana wilayah pemantauan, apakah di seluruh Aceh atau hanya di beberapa kabupaten/kota saja,” paparnya.
Khusus pemantau asing, kata dia, mereka harus memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, salah satunya aturan keimigrasian.
“Kami tidak ingin kehadiran pemantau asing melahirkan masalah keimigrasian. Maka, setiap pemantau asing yang ingin memantau proses pilkada di Aceh wajib melaporkan ke imigrasi,” tegas Yarwin Adi Dharma. [ed/ant]
-
November, Pesepakbola Aceh di Paraguay Pulang
Banda Aceh – Awal November 2011 ini, sebanyak 18 pemain sepak bola usia remaja asal Aceh yang telah mengecap pendidikan selama tiga tahun di Paraguay, dijadwalkan kembali ke tanah air.
“Kalau tidak ada perubahan, `timnas` Aceh itu tiba di Tanah Air awal November 2011, sementara akhir kontrak pendidikan dan pelatihan di Paraguay, Desember 2011,” kata Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Nuzuli AR seperti dilansir Antara, Kamis (6/10).
Nuzuli menyebutkan, sebanyak 18 pemain sepak bola remaja yang menetap selama tiga tahun di Paraguay itu akan ditampung dalam satu tim di Aceh. Selama masa kontrak belum habis (Desember 2011), anak-anak tetap dalam pengawasan pelatih dari Paraguay.
“Artinya, meski mereka sudah tiba di Aceh namun untuk satu bulan tetap dibawah pengawasan pelatih asal Paraguay sambil menunggu habis masa kontrak dengan Paraguay,” katanya menambahkan.
Nuzuli juga menjelaskan, pihaknya telah mewacanakan untuk mempertemukan “Timnas” Aceh itu dengan dua kesebelasan tangguh dalam dan luar negeri lainnya pada sebuah pertandingan yang akan digelar di Kota Banda Aceh.
“Kita sudah mewacanakan untuk melakukan ujicoba melalui pertandingan `segi tiga` dengan mengundang klub papan atas nasional maupun luar negeri. Tapi semuanya itu akan kami bicarakan dengan Ketua Umum PSSI Johar Arifin,” kata dia menjelaskan.
Keinginan untuk menggelar pertandingan “segi tiga” di Aceh itu bertujuan memperlihatkan langsung kemampuan anak-anak yang sudah tiga tahun berguru di Paraguay kepada masyarakat di provinsi ujung paling barat Indonesia tersebut, ujarnya.
Sebelumnya, Nuzuli juga menyebutkan sebanyak 12 orang `lulusan` Paraguay telah kembali ke Aceh pada April 2011. “Mereka yang sudah duluan kembali itu nantinya juga akan bergabung dengan 18 orang yang masih di Paraguay,” katanya menambahkan.
Ia juga menyebutkan bahwa saat ini ke-18 anak-anak itu sedang bergabung dan bermain dengan sejumlah klub sepak bola di Paraguay dan Argentina. Dari informasi yang diperoleh, kemampuan sepak bola anak-anak Aceh itu juga cukup baik. [ant]
-
Steve Jobs Meninggal Dunia
New York – Pendiri dan mantan CEO Apple, Steve Jobs, Rabu (5/10) malam waktu setempat, meninggal pada usia 56 tahun. Informasi kematian figur penting di balik sukses perusahaan raksasa Apple tersebut langsung menghiasi media online seluruh dunia, mulai di Amerika, Eropa, dan Asia, termasuk juga di jejaring sosial seperti Twitter.
Situs Apple.Com sendiri malah memasang foto Jobs dalam ukuran besar untuk mengenang pria kelahiran San Fransisco, 24 Januari 1955 silam. Pihak Apple mengaku sangat kehilangan sosok visioner dan genius dengan sebutan mentor yang sangat inspiratif . “Dunia kehilangan figur manusia yang mengagumkan,” tulis situs Apple.com di halaman muka, Rabu (5/10) malam waktu setempat.
Agustus lalu, Jobs menyatakan mundur sebagai CEO Apple dan menyerahkan jabatan itu kepada Tim Cook yang saat ini menjabat Direktur Operasi atau Chief Operating Officer. Pengunduran diri Jobs disebut-sebut karena menderita suatu penyakit yang tidak disebutkan.
Namun, Jobs sendiri saat diundang sebagai pembicara pada wisuda mahasiswa di Stanford Stadium, Stanford University, 12 Juni 2005 silam pernah menyinggung soal kematian. Di hadapan 23.000 wisudawan dan keluarga mereka yang memenuhi stadium, Jobs menyatakan, pada usia 17 tahun dirinya sempat membaca sebuah kutipan, “Jika kau hidup setiap hari seakan-akan itu adalah hari terakhirmu, suatu hari kau akan benar.”
“Kutipan ini mengesankan saya, dan sejak itu selama 33 tahun terakhir, saya menatap cermin setiap pagi dan bertanya pada diri sendiri: ‘Jika hari ini adalah hari terakhir hidup saya, akankah saya ingin melakukan apa yang harus saya lakukan hari ini?” Dan jika jawabannya adalah “Tidak” dalam waktu beberapa hari berturut-turut, saya tahu saya perlu mengubah sesuatu,” katanya.
Saat itu, Steven Jobs mengabarkan, bahwa dirinya divonis mengidap kanker. Hasil scan yang dijalaninya, kata Jobs, menunjukkan ada tumor di dalam pangkreasnya. “Dokter bilang itu jenis kanker yang tak bisa diobati, dan saya hanya bisa bertahan tiga sampai enam bulan,” terangnya dalam pidato yang berjudul ‘Stay hungry. Stay foolish’ (Tetaplah Lapar, Tetaplah Bodoh).
Sejak itu, katanya, dia hidup dengan diagnosis setiap hari. Ternyata, sebuah keajaiban terjadi. Ketika dokter memeriksa kembali dan mengambil beberapa sel dari tumor itu, jenis pangkreas yang dideritanya sangat jarang terjadi dan masih bisa diobati. “Saya menjalani operasi dan saya baik-baik saja sekarang,” kata sosok yang masuk dalam 100 tokoh paling berpengaruh di dunia versi Time Magazine tahun 2008.
Semasa hidupnya, Jobs dikenal sebagai pembicara yang handal, terutama saat memperkenalkan produk terbaru dari Apple, seperti iPhone dan iPad. Untuk mengenang Jobs, pihak Apple mempersilahkan siapa saja untuk mengucapkan berduka, pemikiran atau seputar kenangan bersama Job. “If you would like to share your thoughts, memories, and condolences, please email rememberingsteve@apple.com,” tulis situs Apple.
Kini, figur penting yang membawa Apple menjadi perusahaan yang paling dikagumi di dunia sudah tiada. Jobs benar bahwa hari terakhirnya sudah tiba. Selamat jalan. []
-
Butuh Format Peradilan Adat
Oleh Herman RN
“Hukôm léllah, sumpah bèk/ Hukôm adé, paké bèk/ Hukôm adat, ikat bèk/ Hukôm meujron meupoh bèk” (hadih maja).
-
KIP Aceh: Satu TPS untuk 600 Orang Pemilih
Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mengatakan jumlah maksimal pemilih untuk satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 600 orang. -
Komite Etik Putuskan Chandra Hamzah Tak Bersalah
Jakarta [Okezone.com] – Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpecah suaranya saat memutuskan ada atau tidaknya pelanggaran kode etik yang dilakukan Wakil Ketua KPK, Chandra M. Hamzah.
(more…)