Pasca Ledakan, TNI Mulai Siaga

0
334
Illustrasi

Banda Aceh – Komandan Kodim 0101/BS Letkol Inf Terry Tresna Purnama mengintruksikan seluruh personil TNI untuk siaga pascaledakan granat di Kota Banda Aceh guna mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan.

“Sudah dua kali granat diledakkan orang yang tidak bertanggung jawab dalam sepekan terakhir di kawasan Lampriet, Banda Aceh, Bahkan tiga orang warga sipil harus mendapat perawatan medis di rumah sakit akibat terkena serpihannya,” kata Terry di Banda Aceh, Jumat.

Sehubungan dengan situasi tersebut, ia telah mengintrusksikan seluruh jajaran TNI untuk menyiagakan dan membantu aparat kepolisian untuk melakukan razia di lapangan guna menjaga kenyamanan dan kedamaian di kota Banda Aceh.

Dia juga memerintahkan prajurit untuk mewaspadai kejadian di lapangan dan memperketat penjagaan di pangkalan guna mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan.

“Seluruh prajurit TNI juga harus mewaspadai perkembangan situasi dan laksanakan siaga III dijajarannya,” kata Dandim 0101 saat menutup latihan pemantapan prajurit Raider Yonif 112 Kodam Iskandar Muda (IM) di Pelabuhan Ulee Lheu.

Terkait latihan pemantapan Raider Yonif 112 Kodam IM yang telah dilaksanakan selama 12 hari itu, ia berharap dapat mengoptimalkan kemampuan prajurit dalam mengamankan bangsa dan negara dari rongrongan dan gangguan serta ancaman dari dalam dan luar negeri secara cepat, akurat dan terukur.

“Satuan ini dilatih dengan ketrampilan dan kemampuan tiga kali satuan infanteri biasa, dengan harapan semua permasalahan gangguan keamanan dapat diselesaikan dengan cepat,” katanya.

Sementara itu, Danyonif 112 Raider Kodam Iskandar Muda Mayor Inf Mochamad Arief Hidayat mengatakan latihan pemantapan tersebut diikuti 500 prajurit dan melibatkan 130 pelatih.

Latihan itu tidak hanya dilaksanakan di daerah rawa, sungai dan laut tapi juga berlangsung di pusat kota seperti di hotel, kantor pemerintah dan sarana publik lainnya.

“Latihan pemantapan ini bertujuan meningkatkan kemampuan prajurit raider agar mahir melaksanakan tugas yang bersifat khusus guna mengatasi setiap kontijensi yang terjadi di wilayah teritorial Kodam IM,” katanya.[] (Antara)