• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Sunday, October 25, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News Nasional

Pemerintah Belum Miliki Kebijakan Soal Pencari Suaka

Harlan Oleh Harlan
10/02/2012
in Nasional
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta– Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai pemerintah belum memiliki kebijakan nasional yang komprehensif mengenai penanganan pengungsi dan pencari suaka.

“Kebijakan dan pola penanganan bersifat sektoral, sporadis, dan minim perspektif hak asasi manusia,” kata Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim, kepada wartawan saat memaparkan hasil kajian Komnas HAM yang dilakukan sejak Oktober 2011 hingga Desember 2011, di kantornya di Jakarta, Jumat (10/2).

READ ALSO

Bentrok TNI vs Polri di Papua, Tiga Personel Polisi Tewas

Harga Minyak Serai Wangi 2020

Menurut dia, dalam pasal 25,26 dan 27 UU no 37 Tahun 1999 mengamanatkan tentang pengungsi dan pencari suaka, tetapi setelah 12 tahun UU ini tidak diberlakukan karena Keppres tentang hal itu tidak pernah ada.

“Pihak imigrasi masih melihat pengunsi dan pencari suaka secara legal formal, dimana mereka melakukan pelanggaran administrasi karena tidak memiliki paspor, sehingga mereka ditahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim),” katanya.

Tak hanya itu, koordinasi antara Polri, TNI, Kemenlu, Dirjen Imigrasi, dan Organisasi Internasional yang menangani Pengungsi dan Pencari Suaka (United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR) tidak jelas.

Di sisi lain, penempatan para pengungsi dan pencari suaka di rumah detensi imigrasi (rudenim) melahirkan persoalan baru.

“Kondisi rudenim seperti penjara karena ditempatkan dalam sel. Padahal, mereka korban pelanggaran HAM yang terjadi di negara asalnya, bukan pelaku kriminal,” katanya.

Selain itu, kondisi Rudenim yang ada saat ini melebihi kapasitas, seperti halnya Rudenim di Kalideres yang seharusnya hanya menampung 80 orang, tetapi diisi oleh 120 orang. Akibatnya, banyak penghuni rudenim mengalami tekanan psikologis dan berkeinginan kuat untuk bunuh diri atau kabur.

Ifdhal juga menilai tidak adanya kebijakan protektif terhadap pengungsi dan pencari suaka telah memunculkan fenomena percaloan dan menyuburkan praktik-praktik pencarian rente di kalangan aparat pemerintah.

Dalam kasus Trenggalek, menurut hasil penyelidikan kepolisian diketahui ada oknum TNI Angkatan Darat dan PNS yang membantu penyelundupan ilegal para pengungsi dan pencari suaka ke Australia.

Indonesia “Kebanjiran” Pengungsi

Berdasarkan hasil kajian Komnas HAM itu, kata dia, Indonesia menjadi tempat transisi pengungsi dan pencari suaka yang hendak ke Australia sehingga Indonesia selalu “kebanjiran” pengungsi. Hal itu dipicu oleh meningkatnya eskalasi konflik di negara-negara Timur Tengah, Asia Tengah, Asia Barat, dan Asia Selatan.

“Kemakmuran Australia dan jarak yang relatif dekat dengan negeri-negeri asal pengungsi dan pencari suaka menjadikan Australia sebagai tujuan akhir mereka,” kata Ifdhal.

Berdasarkan data UNHCR, hingga Juni 2009, terdapat 1.928 pengungsi dan pencari suaka yang ada di Indonesia. Menurut data Ditjen Imigrasi pada Januari-Juli 2010, imigran yang masuk ke Indonesia sebanyak 3.434 orang. Afganistan adalah asal negara imigran yang paling banyak masuk ke Indonesia.[Ant]

Related Posts

Bentrok TNI vs Polri di Papua, Tiga Personel Polisi Tewas
Nasional

Bentrok TNI vs Polri di Papua, Tiga Personel Polisi Tewas

13/04/2020
harga minyak serai wangi
Nasional

Harga Minyak Serai Wangi 2020

18/02/2020
donasi unicef
Nasional

Tsunami Aceh, Donasi Unicef dan Cara Berhenti Berdonasi

27/11/2019
9 Istri Soekarno dan Kisah-kisah Cinta Mereka
Nasional

9 Istri Soekarno dan Kisah-kisah Cinta Mereka

24/10/2018
Gita Handayani Raih Juara Umum di Internasional Marching Band
Nasional

Gita Handayani Raih Juara Umum di Internasional Marching Band

24/10/2018
Kapal Kemanusiaan Berlabuh di Palu untuk Kedua Kalinya
Nasional

Kapal Kemanusiaan Berlabuh di Palu untuk Kedua Kalinya

22/10/2018
Next Post

MU Akan Tantang Liverpool Di Istora Senayan

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

8 WAG'S Leicester City Ramaikan Parade Kemenangan

8 WAG’s Leicester City Ramaikan Parade Kemenangan di Victoria Park

08/05/2016

Lagi, Tower PLN Digergaji OTK di Aceh Utara

27/01/2012
Pesan Ayah Temanku untuk Anak Lelakinya

Pesan Ayah Temanku untuk Anak Lelakinya

23/07/2018

Taufik Tewas Tenggelam

05/01/2012

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.