• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Friday, October 16, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Opini

Pidie dan Stempel

Taufik Al Mubarak Oleh Taufik Al Mubarak
21/06/2019
in Opini
0
Pidie dan Stempel
21
SHARES
91
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Masih ingat ungkapan berikut ini? “Awak Pasee peu-leubeh droe, awak Pidie peu-muri droe, dan awak Aceh Rayeuk peu-tumpok droe!”

Saya coba rawi kembali ungkapan ini untuk merespon kasus “stempel yang tidak berada pada tempatnya” yang belakangan ini jadi heboh dan ‘viral’. Saya heran bagaimana rancunya sistem birokrasi kita ketika stempel Gubernur Aceh berada di Pidie dan diterakan pada tanda-tangan Wakil Bupati Pidie.

READ ALSO

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

Dan, bukan netizen yang baik namanya kalau masalah ini tidak diributkan. Itulah yang kita lihat belakangan ini, soal stempel digoreng terus menerus mengalahkan “peoples power” ala Abusyik yang juga heboh sebelumnya. Lalu, muncullah sebuah nyinyiran yang semakin menguatkan kesimpulan ‘maha-benar netizen dengan segala kicauannya’.

Misalnya, kalimat “Gubernur boleh dari Bireuen, Plt Gubernur dari Gayo, dan kantor Gubernur di Banda Aceh. Tapi, stempel tetap di Pidie!” Saya setengah geli membaca ini, dan saya anggap sebagai sebuah hiburan di negeri syariat yang mengharamkan PUBG Mobile dan bioskop ini.


Dan, bukan Pidie namanya kalau tidak mampu membawa kita “teukhem putoh urat pruet”, dan untuk keahlian ini banyak orang harus berguru kepada Pidie, bukan hanya soal berdagang saja. Saya pikir itulah arti penting keberadaan Pidie.

Kembali ke pokok masalah, ke ungkapan yang saya kutip di awal tulisan ini. Saya menangkap kebenaran dari ungkapan tersebut terutama soal Pidie “peu-muri droe”. Saya ingat ketika Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sedang kuat-kuatnya, dan pasukan GAM terkuat ada di wilayah Samudera Pasee. Di sana ada Muzakir Manaf, Sofjan Dawood, dan sebenarnya ada Rahman Paloh dan Ahmad Kandang.

Kemudian, dari Batee Iliek ada Darwis Djeunieb dan Abdullah Syafie dari Matang Rawa, Peusangan. Panglima GAM Abdullah Syafie boleh tinggal di mana saja, tapi Komando Pusat-nya tetap di Tiro. Di sinilah arti Pidie “peu-muri droe” memperlihatkan wujudnya dengan nyata.

Panglima GAM boleh berasal dari mana saja, pertempuran sengit boleh terjadi di wilayah lain, dan tokoh-tokoh hebat GAM boleh bukan dari Pidie. Tapi, soal komando harus di Pidie, seperti tercermin dari Komando Pusat Tiro.

Nah, Gubernur boleh siapa saja, dan stempelnya harus ada di Pidie dan mereka yang bisa menggunakannya. []

Related Posts

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?
Opini

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

22/11/2024
Ilustrasi tips sukses orang pidie di perantauan
Opini

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

30/10/2024
Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?
Opini

Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?

05/10/2024
Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis
Opini

Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis

25/09/2023
5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini
Opini

5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini

21/04/2022
Dialog Politikus dengan Pelacur
Opini

Politikus dan Seorang Pelacur

31/05/2021
Next Post
aceh travel

Aceh Travel, Pilihan Bagi Anda yang Berkunjung ke Aceh

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

14/07/2025
Ilustrasi iPhone 18 Pro

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

29/09/2026

Blog dan Steemit, Mana yang Lebih Menguntungkan?

30/04/2018
Panglima GAM Abdullah Syafie

Jejak Eks Panglima GAM Abdullah Syafie di Seuneubok Rawa

28/08/2019

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

27/09/2026

EDITOR'S PICK

Jadwal Pertandingan Liga Buat Mancini Berang

27/12/2011

Mobil Boks Terbalik di Peureulak

23/02/2012

Kopemas Aceh Pasarkan Hasil Pertanian Aceh

21/11/2011

Serobot Tanah Warga, PT Medco Digugat Rp 1 Milyar

21/12/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.