• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Friday, October 16, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News Internasional

Taliban akan Buka Kantor Politik

Qaid Arkana Oleh Qaid Arkana
04/01/2012
in Internasional
0
20
SHARES
91
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kabul – Taliban mengatakan telah mencapai kesepakatan awal untuk membangun kantor politik, kemungkinan di Qatar, sebagai bagian dari rencana negara barat untuk menghentikan perang.

Dalam sebuah pernyataan mengkonfirmasi langkah, yang telah mendapatkan dukungan dari Presiden Afghanistan Hamid Karzai. AS dan Jerman juga mendesak pendirian kantor perwakilan sebagai upaya untuk memulai perundingan.

READ ALSO

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

Independence Palace dan Jatuhnya Saigon

Gedung Putih mengatakan menyambut baik “setiap langkah” untuk rekonsiliasi.

Presiden Barack Obama “telah jelas kita akan mendukung dan berpartisipasi dalam upaya rekonsiliasi Afghanistan”, kata juru bicara Jay Carney.

Tetapi dia menambahkan rekonsiliasi hanya dapat dilakukan jika Taliban menghentikan kekerasan, memutuskan hubungan dengan Al-Qaida dan mematuhi konstitusi Afghanistan.

Langkah itu juga disambut baik oleh Dewan Tinggi Perdamaian Afghanistan, yang selama ini mencoba sebuah perundingan untuk mengakhiri perang.

Tetapi, masih ada ketidakjelasan jika pemberontak, yang mengklaim menang perang, bersiap untuk melakukan pembicaraan damai – dan apakah ini dilakukan ketika pasukan internasional terus membunuh anggota dan komandan Taliban, kata wartawan BBC di Kabul Quentin Sommerville.

Sementara itu, setidaknya 12 orang termasuk polisi tewas dalam tiga serangan bom di bagian selatan kota Kandahar, seperti disampaikan pejabat setempat.

Tanggapan penting

Dalam pernyataannya, pemberontak mengatakan “masalah utama” Afghanistan dimulai dengan invansi AS pada 2001 dan “dua pihak besar yang terlibat dalam masalah ini adalah Islamic Emirate of Afghanistan [Taliban] dan pihak lain AS dan sekutu asing mereka”.

Pernyataan it juga mengatakan langkah Taliban “selalu mencari jalan untuk mengatasi isu atau masalah dengan pihak yang berlawanan dengan perundingan” dan memperingatkan koalisi barat bahwa mereka “tidak akan memaksa masyarakat Afghan dengan menggunakan kekerasan untuk mematuhi mereka”.

“Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dengan kalangan internasional, kami mencoba untuk mendirikan kantor politik – termasuk di Qatar.”

Pernyataan itu menambahkan bahwa mereka meminta pembebasan tahanan dari penjara Guantanamo , AS sebagai bagian dari kesepakatan.

Koresponden di Kabul melaporkan permintaan ini sulit, karena pejuang Talibanyang ditahan disana memiliki hubungan langsung dengan al-Qaida dan sejumlah orang diantaranya bertanggung jawab atas kematian warga AS.

Pernyataan itu juga membantah laporan palsu mengenai negosiasi oleh “media dan pejabat barat”.

Tetapi, pernyataan itu tidak menyinggung mengenai pemerintah Afghanistan yang disebut Taliban sebagai rejim boneka.

Tuntutan sulit

Bulan lalu, Presiden Karzai memberikan dukungan terbuka terhadap rencana itu, setelah sebelumnya menolak ide itu. Dia juga marah karena AS dan Jerman telah mendiskusikan lokasi potensial tanpa melibatkan dirinya.

Kabul berulang kali menekankan bahwa tidak akan menerima intervensi politik dalam perundingan dengan Taliban.

Upaya berunding dengan Taliban, terhenti karena berbagai peristiwa termasuk pembunuhan pemimpin dewan perdamaian, Burhanuddin Rabbani, September, yang sedang mediasi dengan kelompok militan.

Taliban membantah bertanggung jawab atas peristiwa itu, tetapi mengatakan serangan itu untuk menimbulkan ketidakpercayaan.

Seorang juru runding di dewan, Arsala Rahmani, mengatakan Taliban butuh berhubungan dengan komunitas internasional.

“Kami menyambut keputusan mereka untuk mendirikan kantor politik,” kata dia kepada kantor berita Reuters.

AS dan Afghanistan juga mendesak agar Pakistan – yang diyakini sebagai basis pemimpin Taliban – harus terlibat dalam proses perundingan. [BBC]

Related Posts

Ilustrasi Drone Swarm
Internasional

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

13/10/2026
Independence Palace dan Jatuhnya Saigon
Internasional

Independence Palace dan Jatuhnya Saigon

30/04/2020
Patimat istri Khabib
Internasional

Patimat, Istri Khabib Nurmagomedov yang Misterius

03/10/2019
Sarah Palin
Internasional

Suami Gugat Cerai Sarah Palin Setelah 31 Tahun Menikah

10/09/2019
Karina Roque
Internasional

Gadis 18 Tahun Potong Alat Vital Sang Adik dan Memakannya

08/04/2019
Sultan Muhammad V yang Menikahi Ratu Kecantikan 24 Tahun Turun Tahta
Internasional

Sultan Muhammad V yang Menikahi Ratu Kecantikan 24 Tahun Turun Tahta

07/01/2019
Next Post

Facebook Hapus Foto Profil Tips Aborsi

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

14/07/2025
Ilustrasi iPhone 18 Pro

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

29/09/2026

Blog dan Steemit, Mana yang Lebih Menguntungkan?

30/04/2018
Panglima GAM Abdullah Syafie

Jejak Eks Panglima GAM Abdullah Syafie di Seuneubok Rawa

28/08/2019

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

27/09/2026

EDITOR'S PICK

AJI Banda Aceh Kutuk Pembunuhan Wartawan Monitor Medan

06/02/2012

Gubernur Lapor Dirjen Otda ke Presiden

30/12/2011
Ole Gunnar Solskjaer

Resmi! Manchester United Pecat Ole Gunnar Solskjaer

21/11/2021

Peringati HPN, Jurnalis Pinta Kontraktor Pemukul Wartawan Ditahan

10/02/2012

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.