5 TKI Kabur dari Asrama di Malaysia

0
116

Demak [OkeZone.com] – Lima Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Demak, Jawa Tengah kabur dari asrama karena merasa diperbudak selama bekerja di perusahaan elektronik di Malaysia. Menurut mereka gaji yang diterima dan waktu bekerja berbeda jauh dengan kontrak kerja.

Anisah, seorang TKI asal Desa Pilangsari Kecamatan Sayung, Demak ini merupakan satu dari lima TKI yang sempat melarikan diri dan berhasil pulang ke Indonesia. Dia kabur bersama empat temannya yakni Nikmatul Maula, Amirotul Khasanah, Sundari dan Dian.

Mereka memanfaatkan waktu setelah pulang kerja untuk langsung pergi dan tidak kembali ke asrama. Namun Sundari dan Dian tidak dapat pulang ke tanah air karena tidak memiliki cukup uang untuk biaya pulang ke kampung halaman. Sementara keluarga Anisah pun harus mengeluarkan biaya hingga Rp8,5 juta.

Anisah, Selasa (4/10/2011) menuturkan, pengalamannya ketika bekerja di negeri jiran Malaysia. Berdasarkan pengakuannya, seperti layaknya seorang budak, mereka dipekerjakan pada perusahaan yang berbeda dari surat kontrak di awal. Semula mereka dijanjikan bekerja ke perusahaan elektronik Western Digital dengan gaji sekitar Rp5 Juta per bulan.

Namun ternyata mereka dimasukan kerja di PT Carsem dengan gaji bersih 91 ringgit Malaysia per Bulan. Selain itu, mereka juga harus bekerja hingga 12 jam padahal pada kontrak hanya 8 jam per hari. Akibatnya para TKI yang baru saja lulus dari SMK ini sempat hidup terlantar karena gajinya tidak cukup untuk biaya hidup.

Anisah menambahkan dari 34 TKI yang diberangkatkan oleh SMKN 1 Demak tiga orang diantaranya sudah kembali ke Indonesia, dua orang lagi kabur ke Johor dan 14 orang TKI lain bersembunyi atau bekerja di tempat lain.

Keluarga pun menuntut pihak sekolah bertanggungjawab atas penipuan tersebut dan segera mengembalikan hak-hak yang dijadikan jaminan oleh PJTKI.

Mereka berharap pemerintah memperhatikan sungguh- sungguh nasib para TKI yang kini masih tertahan di Malaysia. Para TKI yang sebagian besar adalah Alumni SMKN 1 Demak diberangkatkan ke Ipoh Perak oleh PT Sukses Mandiri Utama pada 1 Juli 2011.
(www.okezone.com/Taufik Budi/SUN TV/ugo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here