• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Wednesday, October 14, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Opini

Abaikan Kerja, Bersenggamalah!

Diyus Oleh Diyus
12/09/2018
in Opini
0
Abaikan Kerja, Bersenggamalah!
20
SHARES
91
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Letnan Jendral Mikhail Timofeyevich Kalashnikov dengan Senapan AK47-nya, Dragunov Sniper Rifle, Leo Tolstoy dengan Hadji Murad-nya, Garry Kimovich Kasparov, Anatoly Yevgenyevich Karpov, Pyotr Ilyich Tchaikovsky, Balet, Beladiri Systema hingga panggung yang mereka berikan untuk Ronaldinho sebelum laga puncak pagelaran Piala Dunia FIFA, 15 Juli silam; Termasuk kekuatan alamnya yang mampu menaklukkan agresi NAZI. Itulah sederet kekagumanku pada bangsa yang menyebut pertiwinya sebagai Mother Russia.

Catatan masa silam menuliskan kedigdayaan mereka menguasai pasar serat ganja di Bumi, di masa dunia pelayaran masih mengandalkan angin, sebelum James Watt menemukan mesin uap. Menurut buku Hikayat Pohon Ganja, 60% biaya untuk membangun sebuah kapal dihabiskan untuk membeli material berbasis tanaman ganja. Saat itu Russia mampu memproduksi 32.000 ton serat ganja selain resinnya yang dimanfaatkan untuk kebutuhan medis dan tentu saja… aktivitas rekreasional!

READ ALSO

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

Belum lagi keberadaan Makam Imam Bukhari di Samarkand (Uzbekistan) yang dahulu masuk dalam wilayah Uni-Sovyet, sebelum berganti nama menjadi Russia. Catatan ini akan menjadi terlalu panjang jika kuluangkan waktu untuk mengabsensi daftar kekerenan Russia. Apalagi aku bakal menghadirkan kesan komunis bagi diri sendiri. Maka lebih elok kulanjutkan dengan catatan minusnya saja.

Meski bergelimang membangkitkan kekagumanku, deret keagungan Russia tersebut mesti minder dengan Indonesia soal jumlah penduduk. Meski luas wilayah negaranya 8,5 kali lipat dari bentang archipelago Indonesia, Jumlah penduduk Russia cuma lebih sedikit dari setengah penduduk Indonesia. Kondisi yang sungguh kontras mengingat peran krusial Russia sebagai bekas negara adidaya yang masih menjadi momok Amerika hingga besok.

Bentang wilayahnya menjadikan Russia berbatasan dengan 14 Negara, menjadikannya negara dengan jumlah perbatasan terbanyak dengan bentang kawasan perbatasan nomor 2 terpanjang di muka Bumi. Masih karena luasnya, negara yang juga tersohor dengan Vodka ini dilintasi 9 zona waktu, jaringan rel kereta api terpanjang di dunia (Trans-Siberia) dan menguasai 20% air tawar dunia (di danau Baikal).

Ternyata perkara hasil olahranjang ini sungguh menggelisahkan para pemimpin di sana. Setidaknya di Provinsi Ulyanovsk, kampung Mbah Lennin. Tercetuslah gagasan brilian dalam kadar mesum yang sungguh proporsional dari sang gubernur negara bagian, Sergey Ivanovich Morozov. Lelaki yang terpilih 2004 silam tersebut memulai masa jabatannya pada tahun 2005. Di awal masa kepemimpinannya, ia mencanangkan 12 September sebagai hari libur kerja khusus untuk melakukan aktivitas pembuahan bagi para pasangan yang telah berkeluarga.

Media berbahasa Inggris menyebutnya Procreatin Day atau Conception Day. Terma terakhir adalah oposit dari kontrasepsi. Perkara kependudukan bukan barang sepele di Russia. Vladimir Putin menyebutnya sebagai permasalahan paling serius yang dihadapi Negeri Beruang Merah. Kekhawatiran Putin sungguh beralasan mengingat 1 dekade terakhir, Russia mengalami penurunan 700.000 penduduk setiap tahun. BBCNews menyebutnya bencana kependudukan. Perancis dan Jepang pernah mengalami gejala serupa. Penduduk Jepang lebih memilih mengasuh hewan peliharaan ketimbang memiliki anak. Sementara penduduk Perancis lebih suka mengadopsi anak dari Vietnam.

Terobosan Sergey Morozov mulanya tak mendapat perhatian serius dari rakyat di yurisdiksinya. Tercatat 311 perempuan saja yang bersedia mendaftarkan diri sebagai peserta kontes Hari Pembuahan atau Hari Reproduksi. Hasilnya, Juni 2006 lahirlah 46 bayi, 28 di antaranya lahir pada tanggal 12 Juni, hari lepasnya Russia dari Uni Sovyet 1991 silam.

Program Morozov bukanlah tanpa kompensasi. Selain dorongan untuk melakukan aktivitas produksi yang menyenangkan, jika berhasil membuktikannya pada 12 Juni tahun berikutnya berupa kelahiran seorang anak, para partisipan mendapat hadiah dari Negara Bagian Ulyanovsk. Mesin, cuci, kulkas, televisi, sampai grand-prize berupa apartemen dan mobil SUV UAZ-Patriot. Pasangan yang memiliki anak lebih dari seorang akan mendapat tunjangan untuk biaya pendidikan hingga universitas.

***

Sekelopak bunga rampai tentang Russia ini telah membuktikan kesadaran sebagian manusia tentang begitu sibuknya kehidupan dengan segala aksesorisnya. Terlampau sibuknya rutinitas hingga melupakan kegiatan paling menyenangkan yang membuat dirinya hadir ke semesta; Senggama!

Image Source:

  1. Image1
  2. Image2
  3. Image3
  4. Image4

Related Posts

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?
Opini

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

22/11/2024
Ilustrasi tips sukses orang pidie di perantauan
Opini

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

30/10/2024
Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?
Opini

Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?

05/10/2024
Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis
Opini

Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis

25/09/2023
5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini
Opini

5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini

21/04/2022
Dialog Politikus dengan Pelacur
Opini

Politikus dan Seorang Pelacur

31/05/2021
Next Post
Museum Prostitusi di Benakku dan Para Penghuninya

Museum Prostitusi di Benakku dan Para Penghuninya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

14/07/2025
Ilustrasi iPhone 18 Pro

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

29/09/2026

Blog dan Steemit, Mana yang Lebih Menguntungkan?

30/04/2018
Panglima GAM Abdullah Syafie

Jejak Eks Panglima GAM Abdullah Syafie di Seuneubok Rawa

28/08/2019

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

27/09/2026

EDITOR'S PICK

Lembar Kosong

Lembar Kosong

04/09/2018

Pembangunan Jalan Pantai Barat Aceh Tuntas 2012

18/10/2011

"Sudah Meninggal" Pria Inggris Ditangkap di Australia

04/11/2011

Ensiklopedia Britanica Beralih ke Online

15/03/2012

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.