• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Saturday, October 3, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Edukasi

Bagaimana Cara Mengajar yang Baik, dan Bagaimana Cara Mengajar yang Jahat

Rio Pauleta by Rio Pauleta
30/09/2018
in Edukasi
0
Bagaimana Cara Mengajar yang Baik, dan Bagaimana Cara Mengajar yang Jahat
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Sementara ini saya sudah mengajar dari tahun 2010 -dipotong micro teaching, PPL dan KKN). Maka saya merasa pantas menulis ini, karena juga  hamba Allah ini sudah mengajar di bebepara sekolah dan sudah melihat asam garam (kebetulan saat itu guru ngerujak)  guru dari yang terbaik sampai terparah. Aneh dan ajaib adalah walaupun sudah ditetapkan oleh pemerintah kalau guru mengajar itu harus merencanakan dan lengkap semua perangkat mengajar, guru tetap punya tabiat sendiri yang dibawa semenjak dia bagaimana pertama mengajar. Mau ikut berapa pelatihan pun, masih tetap berulang seperti itu dia ngajar.

READ ALSO

Kerkhof Petjut, Saksi Bisu Perang Aceh

Science Film Festival 2021 Digelar Secara Daring di 52 Kota

Baiklah daripada berbelit, berkelit sampai sembelit saya langsung saja kecontohnya. Pak Kemal misalnya, beliau adalah guru agama  senior, walaupun hanya tahu satu agama, yaitu Islam, dia ditetapkan sebagai guru agama. Pak Kemal selalu mengajar dengan metode ceramah. Saat pertama masuk beliau langsung menyuruh anak-anak duduk dan medengar ceramah beliau sampai dua jam. Beliau kemudian mengikuti pelatihan guru, lalu di pelatihan kata tutornya anak-anak supaya lebih aktif dan kreatif serta perilaku sosialnya lebih baik, maka anak-anak harus belajar berkelompok. Pak Kemal lalu setelah pelatihan kembali ke sekolah, anak-anak sekarang disuruh duduk berkelompok, lalu dia menyuruh anak-anak duduk di kelompoknya, dia tetap berceramah selama dua jam.

 

Ibu Vira lain lagi ceritanya, dia adalah guru masa lalu yang masih menganut sekte Catat Buku Sampai Abis (CBSA) tiada hari tanpa ibu ini masuk dengan tanpa catatan, musim berubah, tahun berganti, #gantipresiden masih saja mencatat. Beliau bahkan jarang masuk, tapi tetap anak-anak juga harus masuk dan mencatat sementara dia keluar kelas, memantau anak-anak supaya tak keluar kelas. Memang mencatat adalah cara mengikat ilmu, tapi guru yang baik adalah menyederhanakan tulisan yang panjang itu menjadi rangkuman, resensi, kesimpulan atau ibroh yang bisa diambil dari teks yang panjang itu.

 

Pak Diyus adalah guru melek teknologi kekinian. Selain guru dia juga aktif di dunia perfileman dalam bidang menonton film. Maka saat pembelajaran dia membawa proyektor dan anak-anak selalu senang saat pak Diyus masuk dan mereka belajar sambil menonton, kadang juga menonton sambil belajar dan acapkali menonton saja tidak belajar sampai dua jam.

Yang paling baik diantara mereka adalah Pak Rio, adalah guru baru di sekolah. Dia paham dan hafal kompetensi dasar, kompetensi inti, kriteria kelulusan minimal, kalender pendidikan, apa saja materi semester ini, apa saja materi 200 tahun kedepan, hafal nama anak-anak, nama kakak mereka, dimana rumahnya, makan apa siangnya dan hafal jam berapa labi-labi berhenti di depan sekolah, bagaimana strategi dan metodologimengajar, dan hafaltulisan-tulisan di bak truck.

Saat masuk ke kelas yang pertama kali beliau lakukan adalah mengecek kesiapan peserta didiknya, kemudian mengecek kelas apakah sudah bersih, kalau belum bersih beliau akan bersama anak-anak memungut dan membuang sampahketongnya. setelah itu     beliau   memulai kelas dengan menyapa dan menanya pada anak-anak bagaimana keadaan mereka. Kegiatan awal diiringi dengan mengecek papan tulis, alat-alat elektronik di kelas seperti projector dan speaker apakah berfungsi lalu anak-anak ditanya apakah mereka mengingat pelajaran sebelumnya? Kemudian biasanya Pak Rio memutar video inpiratif selama enam menit. Lalu anak-anak ditanya lagi apa pendapat mereka tentang video itu, kalau videonya berkaitan dengan pelajaran, maka bisa jadi video lebih panjang. Lalu beliau masuk pada kegiatan inti, masuk kepada materi anak-anak dipaksa mendengar.Yang penting dicatat dan Pak Rio menampilkan point-point penting pelajaran di layar proyektor.

Lalu anak-anak pada saat sudah mengerti mulailah kita bimbing mereka berkarya, mengkreasi sendiri dengan kreatifitasnya tentang materi hari ini, baik itu membuat teks, surat, kalimat ataupun membuat apa-apa saja yang disuruh buat di materi. Kelas lalu ditutup dengan doa, supaya apa-apa yang kita belajar diridhai Allah.

Related Posts

Kerkhof Petjut
Edukasi

Kerkhof Petjut, Saksi Bisu Perang Aceh

17/10/2024
Science Film Festival 2021_Eksperimen DNA_© Goethe-Institut Indonesien
Edukasi

Science Film Festival 2021 Digelar Secara Daring di 52 Kota

12/10/2021
EF Adults Kursus Bahasa Inggris Profesional
Edukasi

Serunya Belajar di EF Adults Kursus Bahasa Inggris Profesional

28/12/2020
anugerah media humas unsyiah
Edukasi

Unsyiah Raih Anugerah Media Humas dari Kominfo

28/10/2019
Beyond Expectation: Perpustakaan untuk Kaum Milenial
Edukasi

Beyond Expectation: Perpustakaan untuk Kaum Milenial

25/01/2021
Tips mengisi KRS online
Edukasi

Tips Mengisi KRS Online Unsyiah

21/01/2025
Next Post
Syeikh Dr. Said Thalal Aldahsyan dari Gaza, Palestina di Aceh, Apa Saja Kegiatannya?

Syeikh Dr. Said Thalal Aldahsyan dari Gaza, Palestina di Aceh, Apa Saja Kegiatannya?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM

Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

09/07/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

Pemberontak Sudan Tahan 29 Pekerja China

29/01/2012
Penggagas WSC di Bumi Serambi Mekkah

Penggagas WSC di Bumi Serambi Mekkah

11/07/2018
Kendaraan Niaga Terlaris di Tahun 2019

Kendaraan Niaga Terlaris di Tahun 2019

17/01/2020

Anggota DPRA Asal DP-4 Didesak Mundur

14/10/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar
  • iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.