• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Friday, October 23, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Edukasi

Bagaimana Cara Mengajar yang Baik, dan Bagaimana Cara Mengajar yang Jahat

Rio Pauleta Oleh Rio Pauleta
30/09/2018
in Edukasi
0
Bagaimana Cara Mengajar yang Baik, dan Bagaimana Cara Mengajar yang Jahat
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Sementara ini saya sudah mengajar dari tahun 2010 -dipotong micro teaching, PPL dan KKN). Maka saya merasa pantas menulis ini, karena juga  hamba Allah ini sudah mengajar di bebepara sekolah dan sudah melihat asam garam (kebetulan saat itu guru ngerujak)  guru dari yang terbaik sampai terparah. Aneh dan ajaib adalah walaupun sudah ditetapkan oleh pemerintah kalau guru mengajar itu harus merencanakan dan lengkap semua perangkat mengajar, guru tetap punya tabiat sendiri yang dibawa semenjak dia bagaimana pertama mengajar. Mau ikut berapa pelatihan pun, masih tetap berulang seperti itu dia ngajar.

READ ALSO

Kerkhof Petjut, Saksi Bisu Perang Aceh

Science Film Festival 2021 Digelar Secara Daring di 52 Kota

Baiklah daripada berbelit, berkelit sampai sembelit saya langsung saja kecontohnya. Pak Kemal misalnya, beliau adalah guru agama  senior, walaupun hanya tahu satu agama, yaitu Islam, dia ditetapkan sebagai guru agama. Pak Kemal selalu mengajar dengan metode ceramah. Saat pertama masuk beliau langsung menyuruh anak-anak duduk dan medengar ceramah beliau sampai dua jam. Beliau kemudian mengikuti pelatihan guru, lalu di pelatihan kata tutornya anak-anak supaya lebih aktif dan kreatif serta perilaku sosialnya lebih baik, maka anak-anak harus belajar berkelompok. Pak Kemal lalu setelah pelatihan kembali ke sekolah, anak-anak sekarang disuruh duduk berkelompok, lalu dia menyuruh anak-anak duduk di kelompoknya, dia tetap berceramah selama dua jam.

 

Ibu Vira lain lagi ceritanya, dia adalah guru masa lalu yang masih menganut sekte Catat Buku Sampai Abis (CBSA) tiada hari tanpa ibu ini masuk dengan tanpa catatan, musim berubah, tahun berganti, #gantipresiden masih saja mencatat. Beliau bahkan jarang masuk, tapi tetap anak-anak juga harus masuk dan mencatat sementara dia keluar kelas, memantau anak-anak supaya tak keluar kelas. Memang mencatat adalah cara mengikat ilmu, tapi guru yang baik adalah menyederhanakan tulisan yang panjang itu menjadi rangkuman, resensi, kesimpulan atau ibroh yang bisa diambil dari teks yang panjang itu.

 

Pak Diyus adalah guru melek teknologi kekinian. Selain guru dia juga aktif di dunia perfileman dalam bidang menonton film. Maka saat pembelajaran dia membawa proyektor dan anak-anak selalu senang saat pak Diyus masuk dan mereka belajar sambil menonton, kadang juga menonton sambil belajar dan acapkali menonton saja tidak belajar sampai dua jam.

Yang paling baik diantara mereka adalah Pak Rio, adalah guru baru di sekolah. Dia paham dan hafal kompetensi dasar, kompetensi inti, kriteria kelulusan minimal, kalender pendidikan, apa saja materi semester ini, apa saja materi 200 tahun kedepan, hafal nama anak-anak, nama kakak mereka, dimana rumahnya, makan apa siangnya dan hafal jam berapa labi-labi berhenti di depan sekolah, bagaimana strategi dan metodologimengajar, dan hafaltulisan-tulisan di bak truck.

Saat masuk ke kelas yang pertama kali beliau lakukan adalah mengecek kesiapan peserta didiknya, kemudian mengecek kelas apakah sudah bersih, kalau belum bersih beliau akan bersama anak-anak memungut dan membuang sampahketongnya. setelah itu     beliau   memulai kelas dengan menyapa dan menanya pada anak-anak bagaimana keadaan mereka. Kegiatan awal diiringi dengan mengecek papan tulis, alat-alat elektronik di kelas seperti projector dan speaker apakah berfungsi lalu anak-anak ditanya apakah mereka mengingat pelajaran sebelumnya? Kemudian biasanya Pak Rio memutar video inpiratif selama enam menit. Lalu anak-anak ditanya lagi apa pendapat mereka tentang video itu, kalau videonya berkaitan dengan pelajaran, maka bisa jadi video lebih panjang. Lalu beliau masuk pada kegiatan inti, masuk kepada materi anak-anak dipaksa mendengar.Yang penting dicatat dan Pak Rio menampilkan point-point penting pelajaran di layar proyektor.

Lalu anak-anak pada saat sudah mengerti mulailah kita bimbing mereka berkarya, mengkreasi sendiri dengan kreatifitasnya tentang materi hari ini, baik itu membuat teks, surat, kalimat ataupun membuat apa-apa saja yang disuruh buat di materi. Kelas lalu ditutup dengan doa, supaya apa-apa yang kita belajar diridhai Allah.

Related Posts

Kerkhof Petjut
Edukasi

Kerkhof Petjut, Saksi Bisu Perang Aceh

16/10/2024
Science Film Festival 2021_Eksperimen DNA_© Goethe-Institut Indonesien
Edukasi

Science Film Festival 2021 Digelar Secara Daring di 52 Kota

12/10/2021
EF Adults Kursus Bahasa Inggris Profesional
Edukasi

Serunya Belajar di EF Adults Kursus Bahasa Inggris Profesional

27/12/2020
anugerah media humas unsyiah
Edukasi

Unsyiah Raih Anugerah Media Humas dari Kominfo

28/10/2019
Beyond Expectation: Perpustakaan untuk Kaum Milenial
Edukasi

Beyond Expectation: Perpustakaan untuk Kaum Milenial

09/03/2019
Tips mengisi KRS online
Edukasi

Tips Mengisi KRS Online Unsyiah

04/02/2019
Next Post
Syeikh Dr. Said Thalal Aldahsyan dari Gaza, Palestina di Aceh, Apa Saja Kegiatannya?

Syeikh Dr. Said Thalal Aldahsyan dari Gaza, Palestina di Aceh, Apa Saja Kegiatannya?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

Parlemen Iran Setuju Usir Dubes Inggris

27/11/2011

Kaisar Akihito, Penerang Hati Rakyat Jepang

31/12/2011
Referendum Aceh

Referendum Aceh 1999: Sebuah Kliping

08/11/2017
Penulis Pemula

Korban Film Serial

30/08/2018

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.