• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Tuesday, October 6, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News Nanggroe

Bendungan Raksasa di Jiem-jiem

Harlan by Harlan
11/07/2018
in Nanggroe
0
Bendungan Raksasa di Jiem-jiem
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SEBUAH bendungan raksasa dibangun di Kampung Jiem-jiem, Bandar Baru pada tahun 1989. Bendungan Cubo-Trienggadeng itu untuk mengairi lahan sawah seluas 2000 hektar di tiga Kecamatan di Pidie Jaya, yaitu Bandar Baru, Panteraja dan Trienggadeng. Pembagian air menggunakan sistem buka-tutup melalui tiga pintu di bendungan itu. Pun begitu, persoalan air selalu menjadi masalah utama bagi masyarakat, terutama di musim kemarau.

Sawah di Kayee Jatoe dan Blang Sukon rata-rata sawah tadah hujan. Masyarakat di sana bercocok tanam dua kali dalam setahun. Pada tanam musim gadu sering memunculkan persoalan, karena persediaan air di Krueng Cubo tidak mencukupi. Malah, sering kali terjadi sengketa pengelolaan air dan berbuntut munculnya masalah di masyarakat.

READ ALSO

5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan Calon Gubernur Aceh di Toilet

Qanun Mukim yang Mengatur Cara Penangkapan Ikan

“Bila musim kemarau, kami kesulitan air. Debit air Krueng Cubo tidak cukup untuk mengairi sawah-sawah,” kata M. Yunus, Keuchik Blang Sukon saat pelatihan Training of Trainer. Tapi, bila musim penghujan tiba, debit air melimpah. Airnya pun keruh.

Keuchik Kayee Jatoe, M. Yusuf, mengeluhkan praktik penebangan liar yang marak akhir-akhir ini. “Hutan terus ditebang di atas kampung kami,” katanya. Menurut dia, para pelaku merupakan orang berpangkat dan dilindungi oleh orang-orang kuat, salah satunya dilakukan oleh aparat keamanan dari Kompi Batalyon 113/Jaya Sakti. “Penebangan liar itu telah membuat kawasan hutan menjadi rusak parah,” lanjutnya.

Praktik penebangan liar itu mulai membawa dampak buruk bagi lingkungan. Di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Cubo sering terjadi longsor. Banyak lahan masyarakat tergerus air sungai, sementara upaya pemulihan tidak pernah dilakukan. Masyarakat menduga, krisis air dan cuaca panas terjadi karena penebangan liar. Gara-gara masalah air yang sering krisis itu, kohesi sosial masyarakat menjadi rusak. “Tidak pernah masyarakat kita bertengkar karena masalah air,” katanya.

Padahal, sejak dulu masyarakat memiliki prinsip yang hidup subur di antara mereka, bahwa dengon tajaga ie petani makmu. Menurut Mukim Kaoy, mantan Mukim Cubo, kegiatan pertanian sangat bergantung pada ketersediaan air. Sebelum mulai turun ke sawah, masyarakat bergotong-royong membersihkan krueng (sungai) untuk kelancaran air. Bagi mereka, menjaga hutan dan daerah aliran sungai sama pentingnya. “Itu langkah untuk menjaga ketersediaan air bagi kebelanjutan hidup manusia,” jelasnya.

Tidak ada masyarakat yang ribut-ribut soal uang. Dulu, mukim tidak bicara soal uang, tapi bagaimana menjaga agar tidak muncul konflik di antara masyarakat, sengketa antar kampung. Lembaga Mukim benar-benar sangat berwibawa. “Tak ada kegiatan yang berhenti karena masalah dana,” tandasnya. []

Image source: 1, 2

Related Posts

calon gubernur aceh mengambil nomor urut
Nanggroe

5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan Calon Gubernur Aceh di Toilet

23/09/2024
Sungai Mane
Nanggroe

Qanun Mukim yang Mengatur Cara Penangkapan Ikan

15/12/2019
Sulaiman imum mukim Mane
Nanggroe

Kesadaran Menjaga Hutan Desa di Mukim Mane

10/12/2019
SMG Aceh Serahkan Bibit Padi Unggul
Nanggroe

SMG Aceh Serahkan Bibit Padi Unggul

11/10/2019
fatwa ulama aceh
Nanggroe

Fatwa Ulama Aceh: Game PUBG dan Permainan Sejenis Haram!

27/08/2019
Protes dari Aceh Terkait Remisi untuk Pembunuh Jurnalis
News

Protes dari Aceh Terkait Remisi untuk Pembunuh Jurnalis

25/01/2019
Next Post
“Jangan Kubur Kebenaran, Bersuaralah! Meski Tak Jadi Kata”

“Jangan Kubur Kebenaran, Bersuaralah! Meski Tak Jadi Kata"

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM

Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

09/07/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

Puntung Rokok

Puntung Rokok

07/03/2026
Gaya Afrika

Menipu Gaya Afrika

07/03/2026

KPA Siap Bantu Polisi Ungkap Kekerasan Bersenjata

03/01/2012

KIP: Objek Gugatan Marzuki Kabur

06/12/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.