• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Friday, October 23, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News Hukum

Insiden Meureu, Keluarga Kecewa Pemberitaan Media

Harlan Oleh Harlan
26/02/2012
in Hukum
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

# MPR: Sikap Polisi Merampas Keamanan Rakyat

Banda Aceh- Lia kakak kandung Iksan, korban penembakan di Meureu, Aceh Besar, mengaku kecewa dengan pemberitaan di media yang menyebutkan adiknya, terkena peluru nyasar dalam insiden di Indrapuri, Sabtu (25/2) kemarin.

READ ALSO

Tampar Petugas Imigrasi Indonesia, Wanita Inggris Dipenjara 6 Bulan

Ketua Komnas HAM Kunjungan Kerja ke Unsyiah

“Tembakan langsung di arahkan ke tanah di bawah kaki korban untuk menakut-nakuti masyarakat. Ikhsan langsung ditembak di perutnya, bukan ke udara,” katanya, Minggu (26/2).

Menurutnya, bekas tembakan itu masih bisa dilihat di dinding Sekolah Dasar Negeri Meureu yang tembus dari tubuh Ikhsan.

Lia mengatakan, usai insiden tertembaknya Muhammad Ikhsan, polisi yang berjumlah 6 orang itu lalu meninggalkan Gampoeng Meureu, setelah Kapolsek Indrapuri dan beberapa Komandan Polisi dari Polres Aceh Besar turun ke lokasi.

“Beberapa komandan polisi itu bertemu dengan pakcek (paman) di rumahnya,” ujarnya.

Jangan Tembak Saya

Sementara itu, Muhammad Ikhsan salah seorang anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) yang menjadi korban penembakan di Meureu, Aceh Besar mengatakan dirinya memang langsung ditembak oleh polisi.

Saat kejadian, Muhammad Ikhsan lagi tidur di sebuah kedai kopi. Kemudian ia terbangun karena mendengar suara tembakan.

“Sewaktu saya keluar langsung berpapasan dengan seorang polisi yang menggunakan senjata laras panjang, entah kenapa tiba-tiba dia langsung menembak saya, padahal saya sudah bilang jangan tembak saya pak, jangan tembak saya,” cerita Ikhsan

Polisi itu, kata Ikhsan, hanya berjarak tiga meter darinya dan langsung melepaskan tembakan yang mengarah kepada dirinya. Setelah ditembak, lanjut Ikhsan, dirinya terjatuh dan mencoba untuk bangun lagi. Dirinya mengaku tidak merasakan dan mengetahui bahwa dirinya sudah tertembak.

“Sewaktu bangun saya diminta tembak lagi, saya bilang jangan tembak pak, jangan tembak pak, baru dia tidak tembak lagi dan pergi ke mobil double cabin bewarna hitam menemui temannya yang lain,” lanjut Ikhsan.

Selang beberapa saat Iksan merasakan sakit di bagian perutnya dan melihat badannya sudah berlumuran darah. Teman korban yang bernama Ikram langsung menelepon ke rumah sakit. Selang 15 menit ambulan datang dan Iksan dilarikan ke RSUZA Banda Aceh.

Selain itu, Ikhsan mengaku beberapa temannya yang lain seperti Ikram, Marhaban, serta lainnya juga dipukuli oleh personil polisi lainnya.

“Ada juga yang dipukul pakai gagang senjata sampai lembam,” ujarnya.

Setelah dilarikan ke rumah sakit, Iksan mengaku tidak mengetahui lagi bagaimana kejadian di kampungnya.

MPR: Sikap Polisi Merampas Keamanan Rakyat

Ketua Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR), Fakhrurrazi, menilai sikap polisi saat ini tidak lagi  bersemboyankan pada Melayani Masyarakat. Peristiwa penembakkan yang terjadi Sabtu (26/2) malam adalah sikap dari perilaku polisi yang bersemboyan pada merampas dan juga memperkosa keamanan.

“Saya menilai perilaku polisi saat ini tidak lagi bersemboyan pada melayani masyarakat tetapi memperkosa keamanan. Ihksan adalah salah satu korban dari kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian,” ujar Fakhrurrazi, Minggu (26/2) seperti yang ditulis dalam siaran persnya pada Aceh Corner.

Fakhrurrazi yang telah menemui korban di RSUZA menyatakan prihatin dan mengungkapkan sikap polisi yang seharusnya berperan menjaga keamanan rakyat.

“Saat ini citra kepolisian semakin buruk dan mengalami krisis kepercayaan dan saat ini hal tersebut mulai tertanam dalam masyarakat.”[rahmat nutihar]

Related Posts

Tampar Petugas Imigrasi Indonesia, Wanita Inggris Dipenjara 6 Bulan
Hukum

Tampar Petugas Imigrasi Indonesia, Wanita Inggris Dipenjara 6 Bulan

07/02/2019
Ketua Komnas HAM Kunjungan Kerja ke Unsyiah
Hukum

Ketua Komnas HAM Kunjungan Kerja ke Unsyiah

09/11/2018
Hakim Tolak Praperadilan Irwandi Yusuf
Hukum

Hakim Tolak Praperadilan Irwandi Yusuf

24/10/2018
Tangisan Si Agam, Sang Kurir Sabu
News

Tangisan Si Agam, Sang Kurir Sabu

05/08/2018
Nanda Feriana
Hukum

Nanda Feriana Dipolisikan dengan UU ITE

21/10/2016
Kurir Ganja Terjun ke Jurang
Hukum

Kurir Ganja Terjun ke Jurang

08/10/2016
Next Post

Jalan Menuju Tangse Sudah Mulai Dilintasi

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

MK Kembali Buka Pendaftaran Calon Pilkada Aceh

17/01/2012
anugerah media humas unsyiah

Unsyiah Raih Anugerah Media Humas dari Kominfo

28/10/2019

Bupati Minta Panwaslu dan KIP Serahkan LPJ

05/02/2012
Mesut Oezil, Raja Assist Rajin Bikin Gol

Mesut Oezil, Raja Assist Rajin Bikin Gol

20/10/2016

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.