• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Friday, October 9, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News Nanggroe

Proyek Tanggul APBN Terancam Gagal

Iskandar Usman by Iskandar Usman
15/11/2011
in Nanggroe
0
20
SHARES
91
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Simpang Ulim – Proyek pembangunan tanggul sepanjang 1,5 kilometer di Desa Teupin Breuh dan Desa Bantayan, Simpang Ulim, Aceh Timur, yang didanai APBN 2011 dengan nilai total sekitar Rp15 miliar terancam gagal. Pasalnya seorang pemilik tanah yang terkena proyek tersebut dalam wilayah Desa Bantayan mematok harga kompensasi tanah hingga Rp20 ribu per meter plus biaya ganti rugi tanaman.

Sementara pemerintah dan pihak kontraktor hanya menyediakan dana kompensasi tanah seharga Rp12 ribu per meternya. Akibatnya, puluhan warga perwakilan sebelas desa di sekitar lokasi proyek, Selasa (15/11) siang, mendatangi kantor camat Simpang Ulim. Mereka mendesak Muspika setempat mencari solusi terbaik, yang intinya meminta proyek itu tidak dibatalkan atau dipindahkan ke daerah lain.

READ ALSO

5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan Calon Gubernur Aceh di Toilet

Qanun Mukim yang Mengatur Cara Penangkapan Ikan

“Menurut kabar, kalau persoalan ganti rugi tidak selesai, proyek ini akan dibatalkan. Jika ini dilakukan, masyarakat banyak akan dirugikan. Jika tanggul ini tidak jadi dibangun, 11 desa di sekitarnya akan terus berlangganan banjir setiap tahunnya,”kata Muzakkir, Keuchik Bantayan, saat dijumpai di kantor Camat Simpang Ulim.

Dia menilai, kompensasi tanah senilai Rp12 ribu yang disediakan pemerintah dan kontraktor sudah sangat sesuai. Tapi herannya pemilik tanah yang bukan warga Bantayan itu tetap enggan melepaskan tanahnya. “Ini sangat kita sesalkan,” tambahnya.

Seorang warga, M. Jamil merincikan, sebelas desa yang selama ini langganan banjir adalah Desa Blang Nie, Matang Rayeuk, Teupin Breuh, Alue Buloh Sa, Alue Buloh Dua, Bantayan, Lampoh Rayeuk, Peulalu, Titi Barueh, Arakundo dan Desa Matang Seupeng.

Menanggapi desakan perwakilan 11 desa, Camat Simpang Ulim Lukman SP didampingi Kapolsek Simpang Ulim AKP M Djamin menyatakan, pihaknya sudah berulang kali melakukan negosiasi dengan pihak pemilik tanah. Namun salah seorang pemilik tanah tetap bersikukuh harga tanahnya harus diganti rugi Rp20 ribu per meter.

“Awalnya pemilik tanah mematok harga Rp25 ribu per meter. Setelah proses negosiasi beberapa kali, dia setuju menurunkan menjadi Rp20 ribu per meter,” kata Lukman.

Kesepakatan harga itu, menurut dia, sudah disampaikan ke pihak rekanan dan mereka menyatakan tidak sanggup membayar sebanyak itu. Bahkan, kata mereka, jika memang tidak ada titik temu soal ganti rugi tanah, proyek itu terpaksa dibatalkan atau dipindahkan ke daerah lain.

Masih menurut Camat, volume tanah yang terkena proyek tanggul di Desa Bantayan sekitar 800X9 meter. Tanah ini milik ibu dan anak asal Desa Pucok Alue Dua, Kecamatan Simpang Ulim. []

Related Posts

calon gubernur aceh mengambil nomor urut
Nanggroe

5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan Calon Gubernur Aceh di Toilet

23/09/2024
Sungai Mane
Nanggroe

Qanun Mukim yang Mengatur Cara Penangkapan Ikan

15/12/2019
Sulaiman imum mukim Mane
Nanggroe

Kesadaran Menjaga Hutan Desa di Mukim Mane

10/12/2019
SMG Aceh Serahkan Bibit Padi Unggul
Nanggroe

SMG Aceh Serahkan Bibit Padi Unggul

11/10/2019
fatwa ulama aceh
Nanggroe

Fatwa Ulama Aceh: Game PUBG dan Permainan Sejenis Haram!

27/08/2019
Protes dari Aceh Terkait Remisi untuk Pembunuh Jurnalis
News

Protes dari Aceh Terkait Remisi untuk Pembunuh Jurnalis

25/01/2019
Next Post

Muallaf di Aceh Harus Dibimbing

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

05/10/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

15 Orang Tewas Dalam Pemboman Di Irak

26/11/2011

Aceh Timur Dikepung Banjir, Satu Rumah Ambruk

17/12/2011

Hari Ini, Presiden ke Istana

26/03/2018

Roberto Mancini Terlibat Sengketa ‘Kartu Merah’

07/03/2026

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.