• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Wednesday, October 14, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result

Senjakala Steemit, Inikah Saatnya?

Taufik Al Mubarak Oleh Taufik Al Mubarak
14/07/2018
in Uncategorized
3
senjakala steemit
20
SHARES
91
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Memperhatikan grafik harga SBD dan Steem yang terjun bebas, aku tergelitik menulis soal senjakala steemit. Percayalah, ini hanya kesimpulan prematur, dan sebaiknya diabaikan saja.

Beberapa waktu yang lalu, aku membaca sebuah status Facebook milik seorang teman, Haekal Afifa. Dia mengomentari soal steemit di media sosial miliknya itu. “Aktivis steemit kiban ka. Pue ka gadoh reman?” Aku tahu, sang teman yang juga kolektor buku dan dokumen dari Hasan Tiro ini tidak bermaksud mencibir para pengguna Steemit. Boleh jadi, dia hanya bermaksud menyentil saja.

READ ALSO

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

Status tersebut tidak seluruhnya salah. Menurut cerita senior-senior yang sudah lama bergabung di Steemit.com (fyi, Steemit.com lahir pada Maret 2016), para kreator konten di media sosial berbasis blockchain ini memang sempat menikmati bulan madu, ketika harga Steem dan SBD mencapai angka yang sangat fantastik: 1 SBD setara dengan Rp170 ribu. Dengan harga uang kripto sedemikian tinggi itu, siapa pun akan terlihat reman! Bagaimana tidak reman (baca: berlagak gagah-gagahan), para kreator konten rata-rata bisa memperoleh penghasilan Rp600 ribu-1 juta untuk satu postingan saja. Itu belum termasuk para kreator konten yang memiliki reputasi tinggi di Steemit.

Penghasilan para steemian (demikian para kreator konten di steemit menyebut dirinya) sangat tergantung pada harga mata uang kripto yang sangat fluktuatif. Bayangkan saja, harga mata uang kripto utama, Bitcoin (BTC), pernah mencapai angka Rp290 juta per 1 BTC. Mata uang kripto lainnya selalu mengikuti harga BTC sebagai uang kripto standar. Kala harga BTC naik, harga mata uang kripto lainnya juga naik, begitu pula sebaliknya. Nah, siapa pun yang pernah menikmati uang kripto saat nilainya tinggi pasti dengan sendirinya menjadi reman. Tapi, untuk kalian ketahui, para steemian kerap menyimpan soal reman dan lebih ingin terlihat tidak reman.

Aku sering memperhatikan perilaku para steemian, terutama para steemian yang aku kenal, mereka kerap tampil low profile dan ingin terlihat biasa-biasa aja. Intinya seperti orang ‘som kaya peuleumah gasien’. Hal ini berbeda dengan para kontraktor atau pengusaha seusai perang, yang suka berlagak ‘som gasien peuleumah kaya.’ Dan, di steemit secara tidak langsung diajarkan agar tidak memandang seseorang dari tampilan luarnya saja. Soalnya, di luar steemit kalian bolah saja seorang yang hebat, tapi begitu bergabung dengan steemit kalian langsung jadi pemula dan diberi level 25. Sang pemula!

Tergerusnya harga Steem dan SBD serta harga mata uang kripto lainnya tentu saja berpengaruh pada semangat para steemian dalam menghasilkan konten. Ada yang tetap bersemangat memposting satu-dua tulisan setiap hari, satu tulisan per hari, atau satu tulisan per dua hari. Tak sedikit juga yang mulai jarang memposting tulisan dan bahkan tidak lagi mengakses steemit selama sebulan, dua bulan dan sebagainya. Bagi orang yang berorientasi menghasilkan uang dari steemit, kondisi tergerusnya harga steem dan sbd tentu saja membuat mereka shock. Atau dalam bahasa temanku, mereka sudah ‘gadoh reman.’

Lalu, apakah kondisi ini (harga steem dan sbd yang terjun bebas) menjadi pertanda senjakala steemit? Aku sendiri ragu menjawabnya. Steemit.com yang sejauh ini masih dalam versi beta, dan tampilan situsnya pun terlihat begitu amatiran, sebenarnya sangat menjanjikan. Para penulis, wartawan, blogger, photografer dan bahkan yang tidak memiliki background menulis sekali pun, begitu semangat bergabung di Steemit dan mencoba meraih sukses di media sosial berbasis blockchain ini. Kehadiran Steemit pun pernah diasumsikan bakal membunuh media sosial yang ada, meski hal itu tidak pernah benar-benar terbukti. Soalnya, banyak orang masih tetap menggunakan Facebook, Twitter, Instagram atau media sosial lain seperti biasa, sekali pun mereka aktif si Steemit. Bahkan, media-media sosial ini menjadi jembatan dalam mempromosikan konten-konten yang diposting di steemit.

Memang, orang selalu tergerak membuat asumsi macam-macam ketika sebuah platform baru lahir. Misalnya, ketika media online mulai menjadi yang terdepan menyebarkan berita, orang-orang segera berkesimpulan tentang senjakala media cetak. Akademisi seperti Philip Meyer pun sampai meramalkan bahwa masa media cetak atau koran akan berakhir pada 2043. Hal yang sama juga terdengar saat euphoria Steemit mencapai puncaknya pada medio Agustus 2017, orang-orang menyulai menyebut soal senjakala media sosial. Mereka lupa pada satu hal, bahwa orang kita sangat menggemari kagaduhan, dan soal begini sudah dengan sempurna ditawarkan oleh media sosial.

Steemit sejauh ini sudah banyak menguji para steemian bermental petarung, di mana mereka sama sekali tidak terganggu dengan harga Steem atau SBD yang terus melemah. Bagi steemian tipe ini, menganggap itu hanya sebuah ujian. Soalnya, mereka pernah merasakan kondisi yang jauh lebih buruk ketika awal mula memulai Steemit, di mana Steem dan SBD tidak berharga sama sekali. Mereka pun kerap menghibur diri bahwa mereka pernah menikmati kemewahan saat harga Steem dan SBD meroket, dan ketika kini harga uang kripto itu melemah sama sekali tidak membuat mereka menyerah. Buktinya, masih banyak yang setia memposting satu tulisan setiap hari, dan tidak peduli pada naik-turunnya harga Steem atau SBD.

Banyak steemian yang menyimpan perasaan cemas ketika CEO Steemit, @ned sejak dua bulan terakhir mulai melakukan power down. Tindakan ini tentu saja membuat para steemian pesimis, apakah tindakan itu sebagai isyarat bahwa inilah masa senjakala steemit meski banyak steemian tidak menyadarinya. Namun, ada juga yang mencoba menghibur diri bahwa @ned sedang melakukan sebuah terobosan besar terhadap bisnis yang digagas bersama dengan @dan itu. Ada satu obsesi yang ingin diwujudkan oleh @ned yaitu lahirnya generasi baru, yang ciri-cirinya hanya @ned dan Tuhan saja yang tahu! Tapi ada juga yang mencandai @ned bahwa aksi power-down yang dilakukannya semata-mata untuk membeli mobil baru!

Kalau boleh jujur, aku sendiri mulai terpengaruh dengan anjloknya nilai Steem dan SBD. Bagi seorang penulis freelance, kondisi begini jelas membuat gundah. Soalnya reward yang kita peroleh dari aktivitas menghasilkan konten di Steemit mulai tidak sebanding, dan kita perlu sesegera mungkin mencari jalan keluarnya. Orang-orang sukses selalu mengajarkan kepada kita agar memiliki exit strategy. Nah, sudahkah masing-masing kita mempersiapkan jalan keluar sekiranya inilah pertanda senjakala steemit? Ini penting dilakukan, minimal, biar kita tetap merasa ‘reman’. Buka begitu, @ned?

Image source: 1 (creation by canva.com), 2 (screeshot at facebook.com), 3 (steemit.com/@ned)

Related Posts

Ilustrasi Drone Swarm
Internasional

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

13/10/2026
Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
Teknologi

Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

05/10/2026
Teknologi

Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud

01/10/2026
News

Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?

01/10/2026
Teknologi

WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar

01/10/2026
Ilustrasi iPhone 18 Pro
Teknologi

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

29/09/2026
Next Post
kredit mobil

Jual Steem Demi Tutupi Kekurangan Kredit Mobil

Comments 3

  1. Pingback: Jual Steem Demi Tutupi Kekurangan Kredit Mobil – ACEHPUNGO.COM
  2. Pingback: Content Creator Berpenghasilan Jutaan Rupiah - ACEHPUNGO.COM
  3. Pingback: Mengapa Gelisah Saat Harga SBD dan Steem Anjlok? – ACEHPUNGO.COM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

14/07/2025
Ilustrasi iPhone 18 Pro

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

29/09/2026

Blog dan Steemit, Mana yang Lebih Menguntungkan?

30/04/2018
Panglima GAM Abdullah Syafie

Jejak Eks Panglima GAM Abdullah Syafie di Seuneubok Rawa

28/08/2019

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

27/09/2026

EDITOR'S PICK

orang sedang makan

Kode di Balik Sebuah Piring

22/09/2020
Aceh Pungo

Inggris Perintahkan Penutupan Kedubes Iran di London

01/12/2011

Kapal Italia Berlayar Terlalu Dekat Daratan

15/01/2012

Wenger Jawab Soal Pergantian Chamberlain

23/01/2012

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.