• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Friday, October 2, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Opini

Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis

Taufik Al Mubarak by Taufik Al Mubarak
07/03/2026
in Opini
0
Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis

Jenderal Charle De Gaulle sedang menginspeksi pasukan. Photo/Getty Images

31
SHARES
103
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum Jenderal Charles De Gaulle meninggal pada 9 November 1970, beliau menerima sepucuk surat berkop Acheh Sumatra National Liberation Front (ASNLF), dan Muhammad Hasan di Tiro tertera sebagai pengirim. Surat tersebut membuat presiden Perancis, itu tidak bisa tidur nyenyak.

Dalam surat itu, Tiro meminta dukungan De Gaulle untuk mendukung gerakan pembebasan Aceh. De Gaulle berjanji akan menggunakan pengaruhnya untuk membujuk penerusnya agar membantu Aceh dengan mengirimkan kapal perang.

READ ALSO

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

Dukungan itu pula yang membuat Hasan Tiro berani mendeklarasikan Aceh Merdeka di Gunong Halimon pada 4 Desember 1976. Namun, bertahun-tahun setelah De Gaulle mangkat, Perancis belum juga mengirimkan kapal perangnya, dan Hasan Tiro pun tak lagi berharap.

Puluhan tahun kemudian, ketika Emmanuel Macron mengunjungi Museum Louvre yang berada di pusat kota Paris, ia menemukan surat Hasan Tiro berikut balasan dari De Gaulle. Ia tertarik dengan dokumen bersejarah itu karena ada tulisan “Secret”, dan selesai membaca kedua surat itu, ia serta-merta memerintahkan militer Perancis agar segera terbang ke Aceh.

Dan, pada 18 Mei 2019, mendaratlah 7 pesawat tempur Perancis di Blang Bintang, Aceh Besar. Pesawat tempur dari Angkatan Laut Perancis berjenis Rafale itu, terpaksa mendarat di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM).

Alasan yang diberikan perihal pendaratan cukup masuk akal: karena kapal induk yang membawa pesawat tempur tersebut tengah mengalami cuaca buruk di Samudera Hindia, yang tidak memungkinkan mereka beristirahat di sana.

Sayangnya, setiba di Aceh, tentara Perancis itu tidak tahu harus melakukan apa. Perang sudah lama berhenti di Aceh, dan sosok yang dulu pernah meminta bantuan kepada de Gaulle dari Perancis pun sudah berpulang.

Setelah beberapa hari berada di Aceh, ketujuh pesawat tempur tersebut kembali ke kapal induk yang lempar sauh di Samudera Hindia, dan entah apa yang mereka lakukan di sana.

Macron sepertinya tidak enak hati. Surat dari Hasan Tiro ke de Gaulle yang dibacanya di museum Louvre selalu membuat tidurnya tidak nyenyak. Seakan ada hal di Aceh yang mengganjal pikirannya. Itu pula yang membuatnya kembali mengirim dua kapal perang ke Aceh pada 8 April 2021. Kedua kapal perang jenis fregat itu singgah di Dermaga CT3 Kota Sabang.

Kapal perang ini memilih Sabang sebagai tempat persinggahan dan beristirahat dalam perjalanan dari India menuju Vietnam. Konon, kapal ini akan ikut dalam latihan perang bersama militer Amerika, Jepang dan Korea.

Kedatangan kapal perang itu disambut langsung oleh Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Olivier Chambard. Di Sabang, sang Dubes berziarah ke makam pahlawan nasional Perancis, Lettu Laut Anumerta Jacques Carissan yang dimakamkan di pemakaman Eropa, Kerkhof, di Sabang.

Menurut informasi yang diberikan pihak Kedutaan Perancis, Jacques Carissan adalah seorang tentara dari Angkatan Laut Perancis yang gugur ketika kapal Perancis Mousquet dan kapal Jerman Emden terlibat baku hantam dalam pertempuran laut di Selat Malaka pada Oktober 1914. Saat itu, Perancis yang tergabung dalam blok sekutu sedang berperang dengan Jerman dari blok sentral.

Saya tidak tahu apakah keberadaan makam tentara Perancis itu yang mendorong Hasan Tiro mengirimkan surat kepada Jenderal de Gaulle atau karena alasan lain. Yang pasti, surat dari cucu pahlawan nasional Teungku Syik di Tiro itu sampai membuat de Gaulle (dan kemudian Macron) tidak bisa tidur nyenyak.[]

Note: kisah dongeng ini pernah tayang di Steemit.com

Tags: Headline

Related Posts

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?
Opini

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

07/03/2026
Ilustrasi tips sukses orang pidie di perantauan
Opini

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

07/03/2026
Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?
Opini

Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?

07/03/2026
5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini
Opini

5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini

07/03/2026
Dialog Politikus dengan Pelacur
Opini

Politikus dan Seorang Pelacur

07/03/2026
orang sedang makan
Opini

Kode di Balik Sebuah Piring

07/03/2026
Next Post
cara berhenti donasi unicef

Cara Berhenti Donasi UNICEF Indonesia dengan Cepat dan Mudah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM

Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

09/07/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

SK KIP Aceh Diskriminatif

16/11/2011
Mencari Fase Desentralisasi Ekonomi di Masa Lalu

Mencari Fase Desentralisasi Ekonomi di Masa Lalu

07/03/2026
Teknologi Sambel Terasi α Teknologi Nuklir

Teknologi Sambel Terasi α Teknologi Nuklir

07/03/2026

AJI Banda Aceh Kutuk Pembunuhan Wartawan Monitor Medan

06/02/2012

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar
  • iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.