• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Tuesday, October 6, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News

Berlibur ke Hainan: Mimpi yang Tak Jadi Kenyataan

Taufik Al Mubarak by Taufik Al Mubarak
22/10/2019
in News
0
Berlibur ke Hainan: Mimpi yang Tak Jadi Kenyataan

Dewi Kwn Im di Pulau Hainan (Foto: goldenrama.com)

21
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di penghujung Maret, saya datang seorang diri ke Stasiun Barat Beijing. Saya memilih stasiun ini karena melayani rute untuk perjalanan domestik. Sebuah brosur berbahasa Cina sudah saya lipat kembali. Tidak satu pun kata yang ditulis di brosur itu saya pahami. Lalu, saya bergegas mencari tempat duduk. Kursi besi panjang di bagian sudut menjadi tujuan saya. Selain mudah memantau pergerakan orang-orang yang lalu-lalang, saya butuh tempat istirahat yang tidak bising.

Ini merupakan perjalanan perdana saya ke Cina. Jelas, saya sedikit bingung. Saya sengaja tidak menggunakan jasa biro perjalanan. Bagi saya, berlibur sendirian jauh lebih menantang. Dan, saya sudah mantap memilih liburan ke Hainan, sebuah provinsi terkecil dan berada di bagian selatan dari Republik Rakyat Tiongkok. Sembari menunggu jadwal keberangkatan ke Haikou, ibukota Hainan, saya berusaha mencari informasi apa pun tentang Haikou yang katanya sangat ramai itu.

READ ALSO

Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?

AI dan Kripto: Fondasi Ekonomi Digital Berikutnya yang Siap Mendominasi 2025-2026

Awalnya saya ingin berangkat menggunakan pesawat China Eastern Airlines, dan mendarat di Meiling International Airport, bandara tua tapi keren itu. Namun, saya urungkan meskipun perjalanan dengan pesawat dari Shanghai ke Haikou hanya tiga jam saja. Naik pesawat itu sudah maintream sekali. Sangat tidak menarik. Saya ingin menjajal perjalanan dengan kereta api. Kata teman-teman yang sudah berkunjung ke sana, perjalanan ke pulau Hainan menggunakan kereta api jauh lebih seru daripada naik pesawat.

Di Stasiun Barat Beijing, saya mencari kereta bernomor Z201. Sebenarnya, ada banyak kereta api yang bisa kita pilih, seperti Z385, K511, K1167 atau Z111. Namun, saya sudah memesan tiket kereta Z201. Saya booking tempat duduk di kelas soft sleepers. Setidaknya selama dalam perjalanan, saya bisa beristirahat dan bersantai. Apalagi, harga tiket untuk kelas ini masih terjangkau oleh kocek saya.

Saya bergegas naik ke dalam kereta pada panggilan pertama. Rupanya, di Stasiun Barat Beijing banyak sekali orang yang memilih paket tour ke Hainan dan berangkat bareng satu kereta dengan saya. Itu saya perhatikan saat petugas melakukan panggilan untuk kedua kalinya. Orang-orang yang sebelumnya bersantai di ruang tunggu segera bergegas masuk ke dalam kereta, dan mencari kursi tempat duduk.

Di dalam kereta, saya membuka Baidu Maps yang saya download offline dan sudah saya tandai rute-rutenya. Ini saya lakukan lebih untuk berjaga-jaga. Soalnya, saya tidak yakin koneksi internet ponsel saya akan selamanya stabil. Salah satu kota yang saya tandai di Baidu Maps selain Haikou adalah Sanya.

Ya, Sanya termasuk salah satu destinasi yang akan saya kunjungi selama berlibur ke Pulau Hainan. Menurut cerita teman-teman, Sanya adalah pantai tercantik di Pulau Hainan, yang pasirnya berwarna putih. Pantai ini langsung menghadap ke Laut Cina Selatan. Saya segera membayangkan Pantai Lhok Me di Aceh Besar yang juga berpasir putih.

Selama di dalam kereta, saya beberapa kali melihat daftar destinasi dari brosur Hainan Tour yang saya ambil sewaktu berada di Stasiun Barat Beijing. Beberapa lokasi yang menarik perhatian saya adalah patung Dewi Kwan Im di candi Budha Nanshan, kampung asli suku Li dan suku Miao di Yetian Minority Nationality Village, dan Desa Bali. Saya sengaja memilih desa ini, karena ingin bertemu dengan orang Indonesia yang ada di situ. Tak lama kemudian, saya pun memejamkan mata. Beristirahat di dalam kereta sudah menjadi kebiasaan saya.

Saya terbangun ketika kereta api tiba di Provinsi Guangdong. Berarti, tidak lama lagi saya akan menginjakkan kaki di Haikou. Soalnya, kota Haikou berhadapan langsung dengan Guangdong. Saya sempat kaget ketika tiba di Guangdong. Kereta api yang sebelumnya melaju dengan kencang tiba-tiba melambat, dan kereta itu dengan nyaman masuk ke dalam Yuehai Ferry. Rupanya, semua kereta yang menuju ke Pulau Hainan harus masuk ke dalam Ferry yang di dalamnya sudah dibangun jaringan rel kereta api.

Momen ini mengingatkan saya pada sebuah video di YouTube. Layanan kereta api dengan Ferry seperti ke Pulau Hainan ini mirip dengan rute dari Pulau Sicilia di Messina, di Italia atau perjalanan dari Hamburg, Jerman menuju Puttgarten di ujung dataran di Skandinavia, Denmark. Saya pun senang bukan main, soalnya kini bisa menikmati langsung pengalaman naik kereta api dengan Ferry.

Asyiknya lagi, begitu tiba di seberang, kita akan merasakan sensasi saat kereta keluar perlahan-lahan dari dalam perut Ferry. Pun begitu, kita tidak harus keluar dari kereta. Setelah semua rangkaian kereta keluar dari badan Ferry, kita pun kembali dapat menikmati perjalanan ke stasiun tujuan. Dan, begitu tiba di kota Haikou, saya berteriak dengan lantang: Inilah saya, yang berani berlibur ke Pulau Hainan! Saya sempat melihat kalender di stasiun di kota Haikou, tercetak tanggal 28 Maret 2019.

Semua itu bukan mimpi atau hayalan semata, tapi akan menjadi kenyataan seandainya saya memenangkan lomba Berani Berlibur ke Hainan yang digelar HIS Travel ini.

Update: saya tidak menang dan gagal berangkat ke Hainan, []

Related Posts

News

Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?

01/10/2026
ilustrasi AI dan Kripto
News

AI dan Kripto: Fondasi Ekonomi Digital Berikutnya yang Siap Mendominasi 2025-2026

08/07/2025
Ilustrasi Prediksi Siklus Kripto 2025
News

Prediksi Siklus Kripto 2025: Belajar dari Pola Pasca-Halving untuk Menavigasi Bull Run Berikutnya

06/07/2025
Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos November 2024
News

Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos November 2024

08/11/2024
calon gubernur aceh mengambil nomor urut
Nanggroe

5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan Calon Gubernur Aceh di Toilet

23/09/2024
Interpals, Situs Kencan dengan Wanita Rusia
News

Interpals, Situs Kencan dengan Wanita Rusia

23/08/2023
Next Post
Pantai Grenen

Travel With Me #8: Uniknya Pantai Grenen di Skagen

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM

Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

09/07/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

Misteri 20 Persen Mahasiswa Prof Farid

Misteri 20 Persen Mahasiswa Prof Farid

07/03/2026

KPTA : Mari Dukung Timnas Aceh

07/03/2026

Irwandi Konsolidasi dengan Ex-TNA di Pidie

22/02/2012

Sultan: HAM Sering Dijadikan Komoditas Politik

27/12/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.