• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Thursday, October 22, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News

Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?

Harlan Oleh Harlan
01/10/2026
in News
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ACEHPUNGO.COM – NorthPoint Development menawarkan US$10.000 (sekitar Rp180 juta) per rumah tangga di Hazle Township, Pennsylvania, untuk meredam penolakan data center.

Ledakan AI membuat kebutuhan data center melonjak, tetapi warga di sekitar lokasi proyek tidak selalu menyambutnya. Di Amerika Serikat, pengembang **NorthPoint Development** menawarkan US$10.000, atau sekitar Rp180 juta, kepada setiap rumah tangga yang memenuhi syarat di Hazle Township, Pennsylvania. Tawaran itu muncul di tengah penolakan terhadap rencana kompleks data center raksasa bernama Project Hazelnut.

READ ALSO

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

AI dan Kripto: Fondasi Ekonomi Digital Berikutnya yang Siap Mendominasi 2025-2026

Uang tersebut tidak langsung dibagikan. Menurut situs resmi proyek, pembayaran baru dilakukan setelah gedung data center pertama memperoleh sertifikat layak huni (certificate of occupancy), yang diperkirakan tercapai akhir 2027. Total bantuan langsung kepada warga mencapai US$45 juta, ditambah investasi US$120 juta bagi komunitas setempat.

Sejumlah warga disebut siap menolak uang itu. Kekhawatiran utama mereka adalah kebisingan yang akan berlangsung bertahun-tahun dan potensi turunnya nilai properti. Seorang pensiunan guru, dalam kutipan The Wall Street Journal, menilai US$10.000 tidak sebanding dengan kerugian nilai rumahnya. Pada Juni, pemerintah setempat menyetujui moratorium pembangunan data center selama 180 hari untuk membuka waktu pembaruan aturan zonasi.

Data center membutuhkan lahan luas, listrik besar, dan sistem pendingin yang dalam beberapa fasilitas juga memakan air. Di sisi lain, layanan AI generatif dan agen AI terus mendorong kebutuhan komputasi, sehingga pembangunan pusat data makin masif. Laporan CNBC Indonesia pada Agustus 2026 menyebut isu ini bahkan menjadi bahan politik di AS menjelang pemilu sela, dengan sejumlah negara bagian mengetatkan aturan, termasuk Pennsylvania yang mewajibkan persetujuan pemerintah daerah lebih dulu.

Indonesia juga sedang menarik investasi pusat data. Menurut IDPRO, asosiasi industri pusat data, membangun 1 MW kapasitas kini membutuhkan sekitar US$10 juta, sehingga fasilitas 100 MW bernilai sekitar US$1 miliar (sekitar Rp18 triliun), belum termasuk lahan dan biaya operasional. Dengan skala seperti itu, transparansi soal kebutuhan listrik dan air serta komunikasi dengan warga sekitar patut dipikirkan sejak awal.

Kasus Hazle Township menunjukkan bahwa infrastruktur AI tidak hanya butuh modal dan listrik, tetapi juga penerimaan masyarakat. Kompensasi besar belum tentu cukup jika warga merasa hidupnya terganggu.

Sumber: CNN Indonesia, CNBC Indonesia, Kontan

Related Posts

Ilustrasi Drone Swarm
Internasional

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

13/10/2026
ilustrasi AI dan Kripto
News

AI dan Kripto: Fondasi Ekonomi Digital Berikutnya yang Siap Mendominasi 2025-2026

08/07/2025
Ilustrasi Prediksi Siklus Kripto 2025
News

Prediksi Siklus Kripto 2025: Belajar dari Pola Pasca-Halving untuk Menavigasi Bull Run Berikutnya

06/07/2025
Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos November 2024
News

Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos November 2024

08/11/2024
calon gubernur aceh mengambil nomor urut
Nanggroe

5 Hal Ini Tak Boleh Dilakukan Calon Gubernur Aceh di Toilet

22/09/2024
Interpals, Situs Kencan dengan Wanita Rusia
News

Interpals, Situs Kencan dengan Wanita Rusia

03/03/2022
Next Post

Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

Gubernur Aceh Didesak Tertibkan HGU Terlantar

28/12/2011
Yuk, Ajak Masyarakat Menulis di Steemit!

Yuk, Ajak Masyarakat Menulis di Steemit!

02/07/2018

Tevez Akan Tampil Bersama Boca Juniors

02/02/2012

Kakwarda: Pramuka Berperan Minimal di Level Gampong

21/11/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.