Terbaru
Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan Terbaru Ketika Wonosobo Memilih Sunyi untuk Merayakan Diri Bagaimana Blockchain Mengubah Cara Kita Login di Tahun 2026? Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan Terbaru Ketika Wonosobo Memilih Sunyi untuk Merayakan Diri Bagaimana Blockchain Mengubah Cara Kita Login di Tahun 2026?
Teknologi

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

Pendiri Microsoft, Bill Gates, mengeluarkan peringatan keras soal potensi bahaya kecerdasan buatan (AI) dalam sebuah wawancara dengan pembawa acara “Meet the Press” NBC, Kristen Welker. Wawancara yang tayang penuh pada hari Minggu itu sebagian cuplikannya telah dirilis NBC sejak Jumat.

Dalam wawancara tersebut, Gates menyatakan bahwa AI sudah cukup kuat untuk memicu peristiwa yang bisa menyebabkan kematian satu miliar orang, dan menegaskan bahwa tidak pernah ada senjata sekuat kombinasi antara niat jahat manusia dengan perangkat AI terkini.

Peringatan ini muncul di tengah momen penting hubungan AS-Tiongkok. Komentar Gates ini bersamaan dengan kunjungan Presiden Xi Jinping ke Gedung Putih atas undangan Presiden Donald Trump, di mana AI, persaingan teknologi, dan kebijakan semikonduktor menjadi topik sentral pembicaraan kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia.

Gates juga secara tegas menolak gagasan bahwa perusahaan-perusahaan raksasa AI dapat mengatur diri mereka sendiri. “Tidak ada yang berpikir regulasi mandiri sudah cukup,” kata Gates kepada NBC News. Ketika Welker bertanya apakah diperlukan undang-undang yang disahkan di Washington untuk mengatur AI, Gates menjawab dengan tegas, “Tentu saja.”
Gates menekankan bahwa penegak hukum dan para politisi perlu dilibatkan dalam diskusi mengenai bentuk pengamanan dan pengawasan yang diperlukan, dan hal ini harus menjadi kewajiban.

Komentar Gates ini muncul tak lama setelah gerakan serupa dari sesama tokoh industri teknologi. Pernyataannya menyusul surat dari CEO Anthropic, Dario Amodei, yang menyerukan agar perusahaan-perusahaan AI memperlambat pengembangan model mereka guna memberi lebih banyak waktu untuk memitigasi risiko yang ada. Beberapa eksekutif teknologi lain, termasuk CEO OpenAI Sam Altman, turut mendukung seruan tersebut, sementara yang lain seperti CEO Meta Mark Zuckerberg menilai hal itu tidak diperlukan.

Ini bukan kali pertama Gates menyuarakan kekhawatirannya soal AI. Sebelumnya pada bulan Agustus, Gates merilis sebuah memo yang menyebut AI sebagai teknologi yang lebih konsekuensial dibanding hampir semua teknologi lain dalam sejarah manusia. Peringatan terbarunya ini semakin menegaskan pergeseran sikapnya, dari sosok yang dikenal optimis terhadap teknologi menjadi salah satu suara yang paling lantang memperingatkan risikonya.[]

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *