• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Wednesday, October 7, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Opini

Melawan Writer’s Block

Taufik Al Mubarak by Taufik Al Mubarak
07/03/2026
in Opini
0
Melawan Writer’s Block
20
SHARES
92
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Setiap penulis sering mengalami writer’s block, yaitu suatu kondisi di mana pikiran buntu dan kacau, otak kosong, dan sulit sekali menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan. Seakan-akan ada tembok setinggi Tembok Berlin yang menghalangi kita untuk menghasilkan sebuah tulisan.

Penulis yang sedang mengalami writer’s block kerap terlihat bengong ketika menghadapi layar notebook dan smartphone, dan seakan-akan tidak dapat melakukan apa-apa. Layar-layar itu akan tetap kosong untuk beberapa lama, tanpa sebuah kalimat pun berhasil dihadirkan. Dalam kondisi terburuk, hal itu bisa berlangsung beberapa hari, bulan dan bahkan tahunan. Karenanya perlu dilawan sesegera mungkin dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

READ ALSO

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

Banyak dari kita sangat mampu melawan kondisi tersebut, tapi tak sedikit juga yang gagal menghadapinya. Writer’s block itu sebuah halangan, dan kita harus menghilangkan halangan itu, bagaimana pun caranya. Namun, saya sendiri jarang melawan kondisi writer’s block ini, dan lebih memilih membiarkan begitu saja.

Pun begitu, saya bukan tidak berusaha melawannya. Saya tetap melakukan perlawanan, tapi saya lakukan dengan cara-cara yang paling elegan: menonton film sampai bosan atau saban hari melihat nelayan tarik pukat atau melakukan chatting dengan banyak akun di media sosial facebook. Biasanya ketika tiba di titik jenuh, saya akan kembali ke laptop dan menulis seperti biasanya.

Kali ini, saya akan membagikan empat kiat ampuh (untuk saya) dalam melawan writer’s block. Bagi yang tidak pernah mengalaminya, kalian tahu harus bertindak apa untuk tulisan ini: vote saja sudah cukup, dan saya tidak akan marah!

1. Ilham itu ada di mana-mana, carilah!
Penyakit kronis yang paling sulit untuk dicarikan obatnya oleh setiap penulis adalah sebuah keyakinan bahwa dirinya tidak memiliki sesuatu untuk ditulis, sementara orang terus saja memproduksi tulisan. Kondisi ini jelas sangat mengintimidasi dan menyiksa sekali untuk dijalani, lebih-lebih ketika membacanya kita disadarkan belum mampu menulis sesuatu.

Pikiran kita jelas terganggu, dan batin kita pasti sangat tersiksa. Apalagi jika kita memiliki rutinitas harian yang membuat kita hidup terasa dalam kotak. Kita seperti menjauh dari dunia luar, terasing dan jarang berhubungan dengan orang lain. Ketika mendapati kenyataan seperti itu, segeralah sadar bahwa kita tidak mungkin menulis dalam ruang hampa.

Baca juga: Bagaimana Menulis Esai yang Baik

Keluarlah sejenak dari hidup yang terasa laksana dalam kotak! Ilham itu ada di mana-mana. Yang perlu kita lakukan hanyalah mencari dan mencari. Inspirasi dan ide untuk menulis sebuah karya baru sering kali bermunculan dari sumber yang paling tidak disangka-sangka. Kita perlu mencari di luar diri sendiri untuk mendapatkan ide-ide baru.

2. Baca dan terus membaca
Dalam banyak tulisan soal tips menulis, saya sering membaca kalimat begini: jika ingin menulis, Anda harus banyak membaca. Meski terbilang klise, kita patut memberi tepuk tangan untuk orang yang pertama kali menciptakan kalimat magis ini. Benar sekali, bahwa untuk menjadi seorang penulis, kita harus banyak membaca. Membaca adalah terapi jiwa.

Entah di mana pernah saya baca, ada yang mengatakan bahwa untuk menjadi penulis yang baik, pertama-tama kita haruslah menjadi pembaca yang baik. Membaca bagi penulis ibarat smartphone yang perlu diisi daya agar terus bisa digunakan. Membaca tidak hanya berguna merawat kewarasan melainkan juga sangat bagus sebagai terapi melawan kepikunan.

Jadi, saat menghadapi writer’s block, jangan sekali-kali menyerah dan pasrah. Lawanlah dia dengan membiasakan membaca. Jangan kacaukan pikiran dengan perasaan dengan bermacam alasan bodong, seperti “saya ingin menulis tetapi saya bahkan tidak punya waktu untuk membaca.”

Bacalah apa saja, media online, blog, jurnal dan bahkan novel dewasa. Itu sangat bagus melawan writer’s block!

3. Bikin tulisan bebas
Trik ini sering saya coba. Ketika pikiran benar-benar kosong, tidak tahu harus menulis apa, saya akan menulis tulisan bebas. Biasanya saya akan menetapkan sebuah topik yang sangat umum dan mulailah mengurainya satu persatu, dan lebih sering hasilnya tidak karuan.

Saya akan membiarkan diri saya menjadi seperti orang gila, meluangkan waktu lima hingga sepuluh menit, dan mulailah menulis apa saja yang terlintas di pikiran ke dalam layar. Saya sama sekali tidak memperhatikan ejaan dan tanda baca. Yang saya tulis itu lebih mirip ide yang ditumpuk-tumpuk secara serampangan.

Selesai itu saya seperti kembali dari dunia lain, dan mulailah mengatur font, merapikan tanda baca. Sesekali saya menatap kosong ke layar seperti merenung dan tulisan di layar tampak kabur. Sebenarnya, mata saya tidak benar-benar menatap layar melainkan sedang merenungi apa yang sudah saya tulis di layar notebook. Pemilihan font tulisan sangat manjur untuk membuat pikiran saya bergairah, agar dapat menulis dengan lancar-jaya.

Yang penting dari latihan ini adalah Anda tidak membiarkan diri Anda punya waktu untuk menghapus apa yang sudah ditulis. Karena setiap pikiran adalah buah pemikiran yang bisa digunakan. Setelah selesai, Anda akan memiliki lebih dari sekadar halaman yang dipenuhi coretan dan fragmen. Anda akan memiliki pikiran yang sebenarnya tentang deskripsi, perasaan, frasa yang dapat membantu Anda memulai pada bagian tulisan berikutnya.

4. Ubah persepsi Anda tentang writer’s block
Writer’s block sebenarnya adalah masalah persepsi, dan kita merasa kondisi itu sulit diatasi karena lebih dulu membayangkannya sebagai dinding penghalang, dan kita tak akan mampu melawannya.

Ketika merasa menghadapi kondisi begini dan mulai tidak bersemangat, tanyakan pada diri sendiri mengapa. Tidak ada masalah apapun yang bisa menghalangi jalan kita, karena seorang penulis perlu tetap menulis.

Sangat penting untuk diingat bahwa menulis membutuhkan kerja, karena ide-ide baru sering tersembunyi di balik rintangan. Menulis adalah sebuah kerajinan sebelum menjadi seni, dan menjadi pengrajin yang kompeten adalah tujuan yang berharga!

Semoga tulisan bebas ini memberi pencerahan untuk kita dalam melawan hantu writer’s block. Dan saya yakin kita dapat membunuhnya! Buktinya, saya bisa menyelesaikan tulisan begini rupa.

Image: pixabay.com

Related Posts

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?
Opini

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

07/03/2026
Ilustrasi tips sukses orang pidie di perantauan
Opini

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

07/03/2026
Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?
Opini

Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?

07/03/2026
Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis
Opini

Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis

07/03/2026
5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini
Opini

5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini

07/03/2026
Dialog Politikus dengan Pelacur
Opini

Politikus dan Seorang Pelacur

07/03/2026
Next Post
Pasar

Pasar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

05/10/2026

WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar

01/10/2026

EDITOR'S PICK

Lima Paket Sabu Ditemukan di Rutan Blangkejeren

Lima Paket Sabu Ditemukan di Rutan Blangkejeren

14/10/2018

Partai SIRA Sambut Baik Keputusan MK

25/11/2011
Gita Handayani Raih Juara Umum di Internasional Marching Band

Gita Handayani Raih Juara Umum di Internasional Marching Band

27/10/2018

Jelang Milad GAM, Polisi Gelar Patroli

03/12/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.