• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Thursday, October 8, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Opini

3 Hal

Lukman Emha by Lukman Emha
07/03/2026
in Opini
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

‘Mangat na meurasa tan’. Begitu komentar seorang tifosi Persiraja paska tim kesayangannya melumpuhkan perlawanan Persijap Jepara (2-1) di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh (22/01/).

‘Mangat’ barangkali karena Persiraja menang dan mendulang tripoin. ‘Hana rugo tiket,’ seperti komentar tifosi lainnya di sebelah kanan saya. ‘Meurasa tan’ pasti karena pertandingan itu dikotori korp baju hitam.

READ ALSO

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

Ada dua peristiwa yang membuat pertandingan hari itu hambar. Pertama, hakim garis mengibaskan benderanya sebagai pertanda Safri Umri (Persijap) terperangkap offside pada pertengahan babak kedua. Padahal, eks Persiraja itu onside. Tifosi yang duduk sejajar dengan hakim garis tahu benar soal itu.

Kedua, wasit telat meniup peluit tanda pelanggaran di kotak finalti Persiraja yang dilakukan pemain Persijap beberapa menit menjelang pertandingan berakhir. Seharusnya, wasit meniup peluit langsung setelah terjadi pelanggaran sebelum pemain Persijap mencocor bola ke jala Persiraja. Sebab, posisi wasit saat itu tidak berada jauh dari lokasi insiden.

Andai saja wasit bertindak cepat, pasti tidak akan ada protes dari pihak Persijap karena wasit menganulir gol yang dicetak penyerang asing mereka, Lopez.

Usai pertandingan, mantan pemain dan pelatih Persiraja yang menonton beberapa strip di bawah tempat duduk saya berujar, ‘Persiraja diselamatkan wasit’. Makanya pertandingan hari itu hana meurasa bagi sebagian orang.

Baiklah, ada benarnya. Tetapi itulah hasil sepakbola. Kadangkala sebuah tim bermain ciamik sepanjang pertandingan, tapi hasilnya nihil. Dalam kamus sepakbola, ada kosa kata ‘dewi fortuna’, yang kerap memengaruhi hasil akhir pertandingan.

Nah, barangkali hari itu dewi fortuna sedang memayungi Persiraja untuk mengamankan tiga angka. Dewi fortuna berbelaskasihan pada Persiraja yang sudah kehilangan enam angka di kandangnya. Apalagi dari segi permainan, Persiraja hari itu pantas menang.

Pertanyaan sekarang, bisa nggak Persiraja memuaskan tifosi-nya meski harus bertandang ke Stadion Gajayana Malang, kandang Persema Malang (30/2) sehingga memupus stigma dibela wasit di kandang? Jawabannya, sulit. Tapi, kenapa tidak.

Sulit karena mental pemain Persiraja masih standar saja saat bermain di kandang lawan. Moral bertanding sebuah tim biasanya lebih bagus dengan hadirnya pemain bintang yang disegani lawan dimanapun pertandingan berlangsung. Tapi Persiraja tidak pernah dibentuk dengan kehadiran pemain bintang.

Sulit bukan berarti tidak mungkin. Apalagi jika Persiraja punya kemauan kuat untuk menang. Sekuat kemauan yang pernah dimiliki Napoleon Bonaparte untuk menguasai daratan Eropa. Raja Perancis yang kesohor itu tidak memiliki kosa kata ‘tidak mungkin’ dalam kamus kehidupannya.

Selain kemauan kuat para pemain, strategi tepat dari pelatih untuk meladeni kebintangan tim Persema Malang amat menentukan. Formasi 4-5-1 layak kembali dipraktikkan di hadapan tifosi tuan rumah.

Dengan formasi ini, Persiraja dapat mengakomodir tiga gelandang terbaiknya sekaligus, Erik, Djibril, dan Ghigani, untuk menemani dua sayap Musawir dan Defri/mukhlis. Bukan mustahil target mencuri poin yang dipancang Herry Kiswanto bisa terkabul.

Jika coach Herkis kembali ke formasi kegemarannya, 4-4-2, salah satu di antara Erik, Djibril, dan Ghigani harus dikorbankan. Empat gelandang tidak cukup untuk memenangi pertarungan di sektor tengah. Target mencuri poin bisa runyam.

Untuk mencuri poin, setidaknya Persiraja harus punya tiga hal, kemauan keras pemain, strategi pelatih, dan satu lagi dewi fortuna.

Related Posts

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?
Opini

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

07/03/2026
Ilustrasi tips sukses orang pidie di perantauan
Opini

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

07/03/2026
Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?
Opini

Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?

07/03/2026
Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis
Opini

Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis

07/03/2026
5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini
Opini

5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini

07/03/2026
Dialog Politikus dengan Pelacur
Opini

Politikus dan Seorang Pelacur

07/03/2026
Next Post

Fotografer Aceh Belajar Kamera Lubang Jarum

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

05/10/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

AJI Banda Aceh Somasi TEMPO.co

22/02/2012

Kematangan El Pep's Team

07/03/2026
Beyond Expectation: Perpustakaan untuk Kaum Milenial

Beyond Expectation: Perpustakaan untuk Kaum Milenial

25/01/2021
Aceh Pungo

Putusan MK Sangat Politis dan Aneh

08/12/2018

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.