• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Thursday, October 8, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Opini

Aku dan Cak Nur (Bagian Pertama dari Dua Tulisan)

Muhammad Alkaf by Muhammad Alkaf
07/03/2026
in Opini
0
20
SHARES
92
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kuliah di Fakultas Dakwah IAIN Ar Raniry telah membentuk aku menjadi pribadi yang ingin terus bertanya kepada sesuatu yang sudah dirasa taken of granted. Yang mendorong hal pertama itu adalah mata kuliah Ilmu Kalam yang diasuh oleh Prof Farid Wadjidi, rektor IAIN Ar Raniry sekarang. Dalam mata kuliah itu aku disadarkan bahwa ternyata Islam itu tumbuh dan berkembang dalam ranah sejarah.

READ ALSO

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

Bahkan tafsir tentang ketuhanan, rupanya juga berdialektika dalam sejarah. Bahwa apakah Tuhan berkehendak atau tidak, apakah manusia bebas atau tidak dan seterusnya. Lalu bagaimana perpecahan kalam diawali oleh pertikaian politik. Ini kemudian yang membuat aku kembali mempertanyakan doktrin agama yang saya sebelumnya terima tanpa pertanyaan kritis.

Satu hal yang paling berbekas mengenai pertanyaan-pertanyaan itu adalah mengenai kehendak Tuhan di atas kehendak manusia. Satu diktum yang sering kita dengar dalam hal ketuhanan adalah ‘Manusia berusaha Tuhan menghendaki’ . Lalu kemudian itu menghantarkan saya kepada pertanyaan yang meresahkan; ‘bila Tuhan menghendaki hambanya masuk neraka bagaimana ya? Walau pun itu kehendak Tuhan, namun yang dibakar tetap saja sakit’. Begitu pikir ku kala itu.

Walau kemudian ada pikiran yang sampai saat ini belum juga dapat jawabannya ‘Tuhan Maha Mengetahui, berarti Tuhan tahu bahwa manusia yang diciptakannya nanti akan berbuat dosa dan akan disiksa di dalam neraka, bila tahu, lalu mengapa pula Tuhan menciptakan manusia itu? Apakah ini bisa disebut Tuhan melakukan kezhaliman?’Saya kira pertanyaan-pertanyaan esensial demikian pastilah ada dalam setiap benak manusia beriman, terlepas dia mempublikasikannya atau tidak.

Di IAIN pula aku kemudian berkenalan dengan berbagai organisasi, diantaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Aku mengikuti LK 1 HMI awal tahun 2001, tepatnya semester dua masa perkuliahanku, melalui training yang fasilitasi oleh Komisariat Fakultas Dakwah IAIN Ar Raniry.

Mengikuti training seperti HMI tidak lah asing, sebab ketika aku masih SMA, sudah mengikuti beberapa training, seperti ISKADA dan PII. Jadi bila nanti harus bergadang, berdiskusi, ikut mendengarkan materi, makan ramai-ramai maka hal tersebut bukanlah masalah berarti. Apa lagi di HMI ada sebuah ‘doktrin training’ bahwa makan bukan program.

LK 1 itu saya mengingat beberapa nama yang membidani traning kami, ada Muslim Hasan Birga, Muhammad Dayyan, yang kini sedang studi di Malaysia, Said Muniruddin, yang kini menjadi dosen di FE Unsyiah. Lalu pemateri yang berkesan bagi saya kala itu adalah Syarifuddin yang membawa materi Nilai Dasar Perjuangan.

Cara penyampaian materinya sangat baik. Islam diajarkan bagi kami sangat rasional dan menjawab persoalan-persoalan kontemporer. Intinya, kami diminta untuk percaya diri bersama Islam.

Hal kemudian yang membuat aku bertanya, dan kemudian hari membentuk cara berfikir dan beragama saya adalah dengan seringnya Nurcholish Madjid atau Cak Nur ‘dihadirkan’ dalam ruang training. Baik pemateri maupun mentor sering mengutip pendapat Cak Nur dalam melihat banyak masalah.

Ini kemudian yang menghadirkan keheranan saya, sebab di luar sana, nama Cak Nur seperti penjahat pemikiran. Pemikirannya dianggap sebagai sesuatu yang berbahaya dan menghancurkan Islam dari dalam, namun di HMI Cak Nur malah diposisikan sebagai pemberi jasa kepada bangsa.

Keheranan ini ternyata membekas sekali. Memang aku kemudian tidak aktif di HMI sebagai pengurus, hanya sebentar di Komisariat Fakultas Dakwah dan di Cabang Banda Aceh pada masa kepemimpinan Makmun. Namun demikian, bagi-ku itu sudah cukup, sebab yang penting bagi, HMI telah mengenalkan kepada Cak Nur, yang bila aku mengutip perkataan Gunawan Muhammad dalam pengantar buku Pintu Pintu Menuju Tuhan ‘Setiap kali mendengar nama Nurcholish Madjid, setiap kali saya merasa ada yang terselamatkan dalam iman saya’. Setelah itu maka pemikiran Cak Nur terus menghiasi dalam kepala ini. Dalam ruang kuliah saja misalnya, memberi pendapat pastilah akan mengutip Cak Nur. Bahkan bila ada dosen yang mengutip Cak Nur, maka senyumku lah yang paling mengembang di dalam kelas.

Aku juga ingat bagaimana ‘bergetarnya jantung ini’ ketika mengadakan diskusi oleh HMI Komisariat Fakultas Dakwah dengang mengundang pemateri Mahyiddin Daud. Nama Mahyiddin Daud kala itu begitu terkenal karena pemikirannya yang liberal dalam training-training HMI.

Dalam diskusi tersebut, Mahyiddin Daud membawa buku Cak Nur ‘Islam doktrin dan Peradaban’ aku ingat betul dengan peristiwa itu. Setelah itu berturut aku membaca buku-buku Cak Nur yang kala memang tersebar luas di pustaka IAIN Ar Raniry. Walau pada masa itu aku sama sekali tidak mengerti apa yang ditulis oleh Cak Nur .


Muhammad Alkaf adalah Peneliti di Aceh Institute dan Pegiat di Kelompok Studi Darussalam

Related Posts

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?
Opini

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

07/03/2026
Ilustrasi tips sukses orang pidie di perantauan
Opini

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

07/03/2026
Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?
Opini

Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?

07/03/2026
Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis
Opini

Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis

07/03/2026
5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini
Opini

5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini

07/03/2026
Dialog Politikus dengan Pelacur
Opini

Politikus dan Seorang Pelacur

07/03/2026
Next Post

Benahi Pertahanan

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?

05/10/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

GNCI Aceh Minta KIP Tidak Diskriminatif Terhadap Darni

14/12/2011
Produk Souvenir Tumbler Murah Beli Aja di Souvenirku.id

Souvenir Tumbler Murah, Beli Aja di Souvenirku.id

20/04/2020
Heineken Gandeng Dua Merek Apparel Lokal Luncurkan Ekslusif Sneakers dan T-Shirt

Heineken Gandeng Dua Merek Apparel Lokal Luncurkan Ekslusif Sneakers dan T-Shirt

10/11/2018
ending game of thrones 8

Ending Game of Thrones 8: Tahta Besi Hancur?

31/12/2018

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.