• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Friday, October 23, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Budaya

Puisi-Puisi Sabtu

Qaid Arkana Oleh Qaid Arkana
10/12/2011
in Budaya
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Cinta Aneuk Nanggroe

Oleh Setia Budi M. Hasan

READ ALSO

Halloween: Sejarah dan Asal-usul yang Kusut dari Hari Libur 31 Oktober

Pagelaran Tari Kreasi Baru 2019 di Indoor Taman Budaya

Hari ini …
kita mulai lepas menguji diri
di samudera hidup ini untuk mengayuh
menuju samudera harapan

Patok-patok telah kita pancangkan kokoh
disekitar darmaga
tempat bertenggernya camar-camar harapan
yang berikrar setia

Ya…. itu janji manifestasi sebuah cita
dan cinta aneuk nanggroe

Uloen hanya camar
menanti dan berdoa ditiang pedoman

Bogor-Ujung Senja, 8 Desember 2011

 

Senja di Batas Kota

Oleh Mawaidi D. Mas

seperti juga air

jalanan beriak melantunkan kematian

tibalah kita akan mengakhiri perjumpaan

yang tanggung diperbincangkan

 

aku sudah pulang, bunda

berkali-kali berjalan di bawah senja

bersama mobil-mobil histeris

melantunkan kematian

 

kaki langit juga kakiku

biarkan aku berjalan sendiri

(23.01;2011/Yogyakarta)

 

 

Dekrit Bulan

(obsession of bugenvil)

bulan semalam berdarah

bulan yang kau mau; bulan di hatiku

tak usah mengantar jarak untuk memanahku

sampai di lubang tanah pun, bulan akan tahu

bulan rebah semalam

duh, mengapa mesti bulan

mengapa tidak siang yang dipasang

mengapa mesti bulan semalam

mengapa semalam yang dipasang

Tuhan sungguh kejam

;mengapa bulan mencintaimu?

bulan meradang

tiba-tiba bulan ingin mengintai

darah yang dibawanya berceceran sepanjang jalan

tanah-tanah usang, angin melintang, laut surut kemelut

lindu datang, bulan menangis

;histeris

sebab skala richter membawa bulan menuju Tuhan

(03.25;2011/Yogyakarta)

 

*Mawaidi D. Mas, kelahiran Sumenep 14 Oktober 1993. Mahasiswa  Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta.

Tags: Puisi

Related Posts

Halloween: Sejarah dan Asal-usul yang Kusut dari Hari Libur 31 Oktober
Budaya

Halloween: Sejarah dan Asal-usul yang Kusut dari Hari Libur 31 Oktober

28/10/2020
Tari Kreasi Baru
Budaya

Pagelaran Tari Kreasi Baru 2019 di Indoor Taman Budaya

29/10/2019
Tari Likok Pulo
Budaya

Cakra 19 Latih 84 Remaja Tari Likok Pulo

25/03/2019
Arisan Buku Rak Baca T36 Menggebrak Meja Literasi Aceh
Budaya

Arisan Buku Rak Baca T36 Menggebrak Meja Literasi Aceh

05/11/2018
Tangan Bercincin Giok yang Terpotong
Budaya

Tangan Bercincin Giok yang Terpotong

18/10/2018
‘Pukes’ Dipuji Seniman Muda, Dikritik Seniman Tua
Budaya

‘Pukes’ Dipuji Seniman Muda, Dikritik Seniman Tua

07/10/2018
Next Post

Korban Pelanggaran HAM Belum Ditanggapi Serius

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

Regulasi Tak Jelas, PA Enggan Ikut Pilkada

07/10/2011

PA Diminta Hargai Sastra Putra Daerah

14/11/2011
Tyrion Lannister dan Game of Thrones Season 8

Tyrion Lannister dan Game of Thrones Season 8

28/03/2019

Hasil Tes DNA Korban Tsunami Diterima Keluarga

13/01/2012

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.