• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Sunday, October 4, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Budaya

Rh Fitriadi Luncurkan Novel Lagi

Muhadzdzier M Salda by Muhadzdzier M Salda
09/01/2012
in Budaya
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Suasana Diskusi Novel Marwah di Ujung Bara, Gedung AAC Dayan Dawood, Minggu (8/1) | Muhadzdzier M Salda

Banda Aceh – Forum Lingkar Pena (FLP) Aceh meluncurkan novel Marwah di Ujung Bara di Gedung AAC Dayan Dawood kampus Unsyiah, Minggu, (8/1). Peluncuran novel tersebut ke publik ditandai dengan pemukulan rapa’i oleh Wakil Gubernur Muhammad Nazar, Rh Fitriadi dan Illiza Sa’aduddin Djamal secara bersamaan.

Selain penulis, hadir sebagai pembicara dalam diskusi yang menandai peluncuran novel dengan background gerakan mahasiswa tersebut Muhammad Nazar (Wagub Aceh) dan Tere Liye (Pengarang Nasional). Peluncuran novel ini dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai kalangan, tokoh politik, wartawan, budyawan, sastrawan dan kalangan mahasiswa di Banda Aceh.

READ ALSO

Halloween: Sejarah dan Asal-usul yang Kusut dari Hari Libur 31 Oktober

Pagelaran Tari Kreasi Baru 2019 di Indoor Taman Budaya

Novel Marwah di Ujung Bara merupakan novel ke-3 dari buah tangan  novelis Aceh, Rh Fitriadi, sebelumnya telah menuliskan Novel The Gate of Heaven (2010) dan The Messiah Project (2011). Kedua novel terakhir menceritakan kondisi konflik di Palestina. Novel Marwah di Ujung Bara sendiri mengambil setting sejarah konflik Aceh, Marwah di Ujung Bara.

Novelis Rh Fitriadi kepada AcehCorner.Com, Minggu, (8/1) di Gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah,  di sela-sela kesibukannnya menandatangani ribuan buku yang dibagikan kepada pembaca secara gratis menceritakan proses lahirnya novel sejarah konflik Aceh ini.

“Ketika ingin diberlakukan status Darurat Militer di Aceh, saya menceritakan tentang perasaan tokoh-tokoh aktifis mahasiswa, novel ini tentang sekelumit peristiwa yang dilakukan oleh aktifis waktu itu,” tambah Rh Fitriadi yang di kalangan FLP Aceh di kenal dengan panggilan Pak Guru.

Proses penulisan novel ini ternyata tidak gampang, Rh Fitriadi melakukan riset selama setahun dan menemui berbagai tokoh yang berperan dan jadi aktifis kampus kala itu.

“Untuk buat novel sekitar 4 bulan. Sedangkan untuk riset saya membutuhkah waktu sampai 8 bulan. Karena yang tersulit adalah masalah riset, saya bertanggung jawab secara pribadi karena saya putra Aceh, jadi jangan salah dalam menuangkan data sejarah itu ke dalam novel nantinya,” ujar Pak Guru penuh semangat. Rh Fitriadi melakukan riset hingga sampe ke Jakarta.

“Yang paling jauh itu saya sampai ke Jakarta, mewawancarai tokoh-tokoh Aceh, saya sampai bertemu dengan Bapak Alm. Hasballah M. Saad, Mantan Menkumham era Presiden Gusdur,” katanya seraya mengaku masih menyimpan data rekaman dengan Alm Hasballah.

“Novel ini untuk melihat semua sudut pandang dari konflik, berceritakan tentang perasaan aktifis mahasiswa saat itu,” sebut putra Aceh kelahiran 28 Agustus 1981 ini.

Rh Fitriadi Mendatangani Novel Marwah di Ujung Bara | Muhadzdzier M Salda

Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar memuji ketekunan Rh Fitriadi dalam melakukan riset dan merekonstruksi ulang sejarah Aceh kontemporer. “Rh Fitriadi mampu menggabungkan alur-alur kisah konflik yang selama ini dianggap tabu untuk dikisahkan dan diangkat ke permukaan–bahkan oleh masyarakat Aceh sendiri-ke ranah sastra epik diselimuti drama hati yang mengaduk emosi,” tulis Muhammad Nazar di halaman depan buku ini.

Menurut Muhammad Nazar yang hadir sebagai pembicara, novel Fitriadi dapat menjelaskan banyak hal, khususnya tentang kesedihan yang mewakili setiap hati masyarakat yang terlibat konflik. “Semoga Marwah di Ujung Bara dapat mengirimkan pesan kepada seluruh dunia, bahwa damai tidak pernah dapat dicapai melalui peperangan, sedahsyat apapun perang tersebut,” ujar tokoh SIRA ini.

Tere Liye, novelis nasional mengaku kagum dengan novel Marwah di Ujung Bara ini. “Yang terpenting novel ini tidak diisi dengan kebencian. Dan  novel ini sangat layak untuk difilmkan,” kata Novelis Nasional yang baru baru ini Novel karangannya Hafalan Shalat Delisa di filmkan.[]

Related Posts

Halloween: Sejarah dan Asal-usul yang Kusut dari Hari Libur 31 Oktober
Budaya

Halloween: Sejarah dan Asal-usul yang Kusut dari Hari Libur 31 Oktober

28/10/2020
Tari Kreasi Baru
Budaya

Pagelaran Tari Kreasi Baru 2019 di Indoor Taman Budaya

29/10/2019
Tari Likok Pulo
Budaya

Cakra 19 Latih 84 Remaja Tari Likok Pulo

25/03/2019
Arisan Buku Rak Baca T36 Menggebrak Meja Literasi Aceh
Budaya

Arisan Buku Rak Baca T36 Menggebrak Meja Literasi Aceh

07/03/2026
Tangan Bercincin Giok yang Terpotong
Budaya

Tangan Bercincin Giok yang Terpotong

07/03/2026
‘Pukes’ Dipuji Seniman Muda, Dikritik Seniman Tua
Budaya

‘Pukes’ Dipuji Seniman Muda, Dikritik Seniman Tua

09/11/2018
Next Post

Pertemuan Sahabat Lama

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM

Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

09/07/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

game of thrones

Game of Thrones 8 Spoiler: Daenerys Targaryen ‘Nikahi’ Jorah Mormont, Bukan Jon Snow

07/05/2019

Jurnalistik untuk Sekolah

07/03/2026
Beyond Expectation: Perpustakaan untuk Kaum Milenial

Beyond Expectation: Perpustakaan untuk Kaum Milenial

25/01/2021

Iran Akan Pamerkan Pesawat Mata-Mata AS dan Zionis

14/12/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar
  • iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.