• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Sunday, October 4, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News Nasional

44 Persen Tari Tradisional Jambi Punah

Harlan by Harlan
11/10/2011
in Nasional
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

READ ALSO

Bentrok TNI vs Polri di Papua, Tiga Personel Polisi Tewas

Harga Minyak Serai Wangi 2020

Jambi – Budayawan Jambi yang juga koreografer dan dan kurator tari tradisional Tom Ibnur mengungkapkan dari hasil penelitian yang dilakukannya diketahui 40 persen tarian tradisional Jambi sudah punah.

“Dari penelitian yang saya lakukan, ada kesimpulan yang sangat memiriskan hati, yaitu punahnya 40 persen khasanah tarian tradisional Jambi, artinya, dari 100 tari yang pernah ada, 40 di antaranya kini sudah punah,” katanya di Jambi, Selasa.

Ada sejumlah tarian kini sudah tidak ditemukan lagi keberadaanyna di tengah masyarakat, meskipun kelompok masyarakat mengakui dulu memiliki jenis tarian tersebut.

Selain 40 persen telah punah, 20 persen selebihnya dalam kondisi kritis atau nyaris punah, 20 persen lagi mulai terlihat gejala sakit, dan hanya sekitar 20 persen saja yang benar-benar masih eksis atau bertahan dan terus bisa berkembang.

Tom menegaskan, rangkuman kesimpulan tersebut hasil penelitian yang dilakukannya pada 1995 hingga 1998 lalu, saat ini tentu saja angka kepunahan itu sudah bertambah hingga lebih dari 40 persen.

“Angka 40 persen itu hasil penelitian tahun 1995, Mungkin saat ini angkanya sudah 50-60 persen, apalagi di tengah derasnya akulturasi dan ekspansi budaya barat di era globalisasi ini pasti sangat mempengaruhi keberadaan kebudayaan tradsional masyarakat moderen saat ini,” kata Tom yang juga dosen IKJ dan berbagai perguruan tinggi seni dalam dan luar negeri ini.

Tom mengaku dirinya bersama Langkan Budaya Taratak yang dipimpinnya telah bertahun-tahun berupaya merevitalisasi dan merekonstruksi kembali berbagai jenis tarian tradisional yang telah punah tersebut.

Namun perkembangan dan kontinyuitasnya tetap saja sulit dipertahankan keberadaannya di tengah masyarakat.

Sanggar-sanggar yang didirikan supaya dapat menjadi penopang bertahannya tarian khas kelompok masyarakat tersebut, akhirnya kembali hilang dan tenggelam.

Sebab para pelaku yang menjadi anggota dan pengurus sanggarnya merasa sia-sia menari karena tidak pernah ada wahana yang memediasi apalagi memfasilitasi upaya dan karya-karya mereka.

“Wajar mereka merasa sia-sia latihan menari, mati-matian menghidupkan atau mempertahankan tarian khas desanya yang sudah tidak diterima lagi oleh masyarakat moderen saat ini,.

Oleh karena itu, saat ini diperlukan upaya keras masyarkat dan pelaku budaya serta dukungan kebijakan yang berpihak dari pemerintah baik dukungan infrastruktur sarana prasarana, bantuan anggaran, program maupun motivasi, sehingga keberadaan tarian tradisional bisa kembali direvitalisasi dan dikembangkan. [Antara]

Related Posts

Bentrok TNI vs Polri di Papua, Tiga Personel Polisi Tewas
Nasional

Bentrok TNI vs Polri di Papua, Tiga Personel Polisi Tewas

13/04/2020
harga minyak serai wangi
Nasional

Harga Minyak Serai Wangi 2020

26/04/2020
donasi unicef
Nasional

Tsunami Aceh, Donasi Unicef dan Cara Berhenti Berdonasi

28/11/2019
9 Istri Soekarno dan Kisah-kisah Cinta Mereka
Nasional

9 Istri Soekarno dan Kisah-kisah Cinta Mereka

27/10/2018
Gita Handayani Raih Juara Umum di Internasional Marching Band
Nasional

Gita Handayani Raih Juara Umum di Internasional Marching Band

27/10/2018
Kapal Kemanusiaan Berlabuh di Palu untuk Kedua Kalinya
Nasional

Kapal Kemanusiaan Berlabuh di Palu untuk Kedua Kalinya

27/10/2018
Next Post

Tgk Saiful Datangi LPSK

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM

Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

09/07/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

Wuiih, FLP Aceh Kunjungi Panti Jompo

02/03/2012

Presiden Suarakan Kepentingan Negara Berkembang Di G20

10/04/2018

Sekjen Kemendagri Perkuat PNS Aceh Hadapi Pilkada

01/03/2012

Sekolah Remaja Aceh Bikin Video Diary

07/03/2026

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar
  • iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.