• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Thursday, October 1, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Jaring Laba-Laba Untuk Senar Biola

Harlan by Harlan
05/03/2012
in Ekonomi
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tokyo-Seorang ilmuwan Jepang berhasil memintal ribuan lembar jaring sarang laba-laba untuk digunakan sebagai senar biola.

Jaring laba-laba ternyata bisa digunakan untuk membuat senar biola.

Bukan hanya bisa digunakan, senar biola dari jaring laba-laba ini memiliki timbre atau warna suara yang lebih lembut ketimbang senar konvensional.

READ ALSO

Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

Warna suara yang lembut itu diperoleh karena cara senar itu dipintal yang menghasilkan sebuah struktur yang tidak menghasilkan celah sekecil apapun.

Senar biola unik ini akan dijelaskan kembali dalam edisi jurnal ilmiah Physical Review Letters mendatang.

Sang ilmuwan, Shigeyoshi Osaki dari Universitas Kedokteran Nara telah lama tertarik dengan struktur jaring sutra sarang laba-laba.

Secara khusus, Osaki telah mempelajari kekuatan jaring sutra yang biasa diguanakan laba-laba untuk bergantung. Hasil penelitiannya dimuat dalam Jurnal Polymer 2007.

Osaki telah menyempurnakan metode untuk memperoleh jaring sutra ini dalam jumlah besar dari laba-laba yang dibiakkan secara khusus.

Dan kini perhatian Osaki dicurahkan untuk meneliti penggunaan jaring-jaring sutra yang luar biasa itu.

“Instrumen seperti senar biola telah menjadi subyek banyak penelitian,” kata Osaki.

“Namun, tidak semua rincian penelitian bisa dijelaskan, apalagi sebagian besar pemain biola lebih tertarik pada tubuh biola ketimbang senarnya,” tambah Osaki.

Disukai Musisi

Dalam penelitiannya Osaki menggunakan 300 ekor laba-laba betina jenis Nephila maculata – salah satu jenis laba-laba yang dikenal dengan sistem pembangunan sarang yang rumit- untuk menghasilkan jaring-jaring sutra.

Untuk menghasilkan seuntai senar biola, Osaki memintal antara 3.000 hingga 5.000 lembar jaring sutra laba-laba.

Selanjutnya, senar yang sudah selesai diuntai dengan senar-senar lain dengan arah yang berlawanan.

Langkah selanjutnya, Osaki menghitung kekuatan senar. Pengukuran ini sangat penting karena seorang pemain biola tentunya tak ingin senar biolanya putus di tengah sebuah konser.

Senar dari jaring laba-laba ini lebih tidak tahan gesekan dibanding senar tradisional namun jarang digunakan yang dibuat dari usus hewan.

Namun senar jaring laba-laba ini lebih tahan gesekan ketimbang senar alumunium atau senar nilon.

Osaki sendiri mengaku senar hasil ciptaannya ini mendapat sambutan positif dari para musisi profesional.

“Beberapa musisi profesional melaporkan bahwa senar jaring laba-laba ini menghasilkan timbre yang berbeda dan bisa digunakan untuk menciptakan musik baru,” papar Osaki.[bbc]

Related Posts

Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM
Ekonomi

Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

09/07/2026
ilustrasi ancaman keamanan kripto
Ekonomi

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026
Ilustrasi Evolusi Memecoin Menuju 'CultureFi
Ekonomi

Evolusi Memecoin Menuju ‘CultureFi’: Bagaimana Aset Digital Membentuk Tren Budaya di 2025?

11/07/2025
Ilustrasi Masa Depan Skalabilitas Blockchain
Ekonomi

Masa Depan Skalabilitas Blockchain: Layer 3 (L3) Sebagai Solusi Utama di 2025

10/07/2025
Ilustrasi Exchange-Traded Fund
Ekonomi

Di Luar Bitcoin dan Ethereum: Proyek Kripto Mana yang Berpotensi Mendapatkan ETF Selanjutnya?

09/07/2025
Ilustrasi Real World Assets (RWA)
Ekonomi

Mengapa RWA Menjadi Narasi Investasi Triliunan Dolar di Tahun 2025?

07/07/2025
Next Post

Dampak Kenaikan BBM Terus Digodok

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM

Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

09/07/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

Pj. Gub Sesalkan Insiden Pengusiran Wartawan

20/10/2016

Pasangan Cagub Jalani Tes Baca Alquran

24/01/2012
Perempuan Pimpin Salat Jumat

Imam Perempuan Pimpin Salat Jumat di Denmark

29/08/2016

KIP Terima Berkas Muhammad Nazar-Nova Iriansyah

07/10/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar
  • iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.