• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Friday, October 23, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News Internasional

PBB: Pelanggaran HAM di Libia Berlanjut

Harlan Oleh Harlan
03/03/2012
in Internasional
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

New York-Laporan PBB tentang Libia menyimpulkan kedua belah pihak melanggar hak asasi selama pemberontakan untuk menggulingkan Kolonel Gaddafi.

Panel PBB juga mengkritik NATO karena tidak melakukan penyelidikan atas penyerangan udara.

Dewan Hak Asasi PBB juga menyebutkan pelanggaran HAM masih terus terjadi di negara itu.

READ ALSO

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

Independence Palace dan Jatuhnya Saigon

Laporan itu menyebutkan pasukan Kolonel Gaddafi melakukan tindak pembunuhan, penyiksaan, pemerkosaan dan penculikan.

Namun pasukan pemberontak juga disebutkan melakukan pelanggaran yang sama dan bahwa praktek itu masih terus berlanjut.

Laporan itu juga mengkritik NATO karena tidak melakukan penyelidikan resmi terkait serangan udara yang menewaskan warga sipil selama serangan udara tahun lalu.

Panel PBB yang dipimpin oleh hakim asal Kanada, Philippe Kirsch ditunjuk oleh Dewan Hak Asasi PBB tanggal 25 Februari lalu untuk menyelidiki tuduhan pelanggaran HAM serius di Libia selama dan setelah konflik.

Laporan tersebut juga mengangkat kondisi di seputar kematian Gaddafi dan putranya Mutassim.

Namun panel mengatakan tidak dapat menyimpulkan isu di seputar kematian Gaddafi karena kurang bukti.

Jenazah Gaddafi dimakamkan di tempat rahasia di gurun pasir atas pemerintah Dewan Transisi Nasional, yang telah membentuk pemerintah baru Libia.

Dewan menekankan tempat pemakaman perlu dirahasiakan agar tidak dijadikan tempat keramat bagi sejumlah pihak.

Para pakar PBB mendesak penyelidikan lebih lanjut terjaut pelanggaran HAM ini dan menyatakan pemerintahan baru perlu dukungan dari pihak luar untuk melakukan penyelidikan yang dapat dipercaya.[bbc]

Related Posts

Ilustrasi Drone Swarm
Internasional

Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone

13/10/2026
Independence Palace dan Jatuhnya Saigon
Internasional

Independence Palace dan Jatuhnya Saigon

30/04/2020
Patimat istri Khabib
Internasional

Patimat, Istri Khabib Nurmagomedov yang Misterius

03/10/2019
Sarah Palin
Internasional

Suami Gugat Cerai Sarah Palin Setelah 31 Tahun Menikah

10/09/2019
Karina Roque
Internasional

Gadis 18 Tahun Potong Alat Vital Sang Adik dan Memakannya

08/04/2019
Sultan Muhammad V yang Menikahi Ratu Kecantikan 24 Tahun Turun Tahta
Internasional

Sultan Muhammad V yang Menikahi Ratu Kecantikan 24 Tahun Turun Tahta

07/01/2019
Next Post

WGAT: Tempat Penahanan Jangan Jadi "Kuburan"

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

Ferry: Pencabutan Surat Gugatan DPRA Harus Dihormati

16/12/2011

Ikhwanul Muslimin Melaju dalam Pemilu Mesir

01/12/2011

KPA Siap Bantu Polisi Ungkap Kekerasan Bersenjata

03/01/2012
Sungai Mane

Qanun Mukim yang Mengatur Cara Penangkapan Ikan

10/12/2019

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.