• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Saturday, October 3, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Opini

Irwandi dan Video Mesum Cut Tari

Harlan by Harlan
07/03/2026
in Opini
2
Irwandi dan Video Mesum Cut Tari
21
SHARES
96
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ah, Cut Tari lagi. Pramoedya pernah berucap melalui mulut seorang karakter dalam novelnya Bumi Manusia, “… kita harus adil sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan.”

Mengawali tulisan ini, saya pun dengan memodifikasi kata-kata Pram mencoba jujur sejak awal. Sebab, jujur sejak awal akan menghindarkan saya dari tudingan tidak jujur. Juga, agar tulisan ini tampak natural dan tidak terkesan dibuat-buat.

READ ALSO

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

cut tari
Cut Tari

Saya akui dengan jujur sejujurnya, bahwa saya sudah menonton video dewasa Ariel dan Cut Tari hingga tuntas hingga memelototi ke bagian paling detil, bahkan sempat memperbesar volume terutama pada adegan ketika Ariel berbisik ke telinga Cut Tari, “nembak dalam apa luar,” dan sialnya saya tidak dapat mendengar jawaban Cut Tari dengan jelas. Presenter infotainment itu lebih memilih menjawabnya lewat simbol: tertawa genit!

Dalam hal ini, saya tentu saja tidak sendirian, karena banyak teman saya juga mengaku pernah menonton video berdurasi 8.46 menit itu, bahkan mengulanginya hingga beberapa kali: saya curiga mereka sama penasarannya dengan saya, yaitu ingin mendengar lebih jelas jawaban Cut Tari soal permintaan nembak dalam dari Ariel.

Cut Tari

Meski judul tulisan ini membawa nama gubernur, saya tidak akan menyimpulkan bahwa gubernur kita, Irwandi Yusuf pernah menonton video Cut Tari dan Ariel ini. Ada banyak alasan kenapa video itu tak layak tonton: permainan mereka menoton sekali, gayanya tidak variatif dan cenderung membosankan.

Selain itu, kualitas video ini pun rendah, hanya nyaman ditonton menggunakan handphone. Kenapa? Ketika Ariel merekam adegan mereka, posisi handycam-nya terbalik sehingga hasil rekamannya juga terbalik. Menonton di komputer (desktop/PC) mengharuskan kita memutar kepala 90 derajat, dan hal ini akan lucu jika dilakukan di kantor, bukan?

Karenanya, saya berani bertaruh bahwa gubernur Irwandi Yusuf sama sekali tidak menonton video itu. Ini semata-mata saya lakukan agar tidak dituduh memfitnah. Namun, sebagai gubernur yang akrab dengan dunia IT dan internet, beliau mungkin saja pernah membaca berita soal video tersebut secara selintas. Apalagi, saat video itu heboh pada 2010, beliau sedang menjabat sebagai gubernur.

Kasus video Cut Tari dan Ariel (juga Luna Maya) itu sudah 18 tahun berlalu, namun jejak digitalnya tidak pernah terhapus dan hilang. Adegan utuh atau cuplikan dari video itu masih banyak berseliweran di dunia maya, hanya dengan mengetik beberapa kata kunci. Artinya, selama internet masih ada, kapan dan di mana saja kita masih bisa menonton video mereka. Anak-anak mereka pun bisa melihat bagian sensitif dari tubuh orang tuanya. Oh Tuhan, dosa apa yang dilakukan oleh sang anak sehingga harus menanggung malu seumur masa!

Jadi, terkait Pergub Nomor 5 Tahun 2018 tentang pemindahan lokasi hukuman untuk pelaku pelanggar syariat ke lingkungan penjara, hanya masalah sederhana saja: pemindahan tempat dan pelaku masih tetap dihukum! Itu yang lebih penting. Sementara soal efektif tidaknya memberi efek jera kepada si terhukum itu terpulang pada pribadi masing-masing.

Lalu, kenapa soal Pergub itu begitu heboh? “Ada orang yang butuh panggung, apalagi kita sudah memasuki tahun politik,” kata teman saya.

Dalam hal Pergub ini, meski gubernur tidak menonton video Cut Tari, tapi sedikit banyak Gubernur sudah belajar dari efek video mesum Cut Tari-Ariel Noah itu, terutama soal beban yang ditanggung keturunan mereka. Hal ini, misalnya, saya baca dari komentar beliau yang dimuat pada laman beritagar.id, Senin (16/4/2018).

“Modifikasi ini juga agar hukuman tidak menimbulkan ria, euforia dan malu berlebihan bagi yang terhukum dan keluarganya. Apa lagi ditonton banyak anak kecil. Sehingga jalan satu-satunya adalah memindahkan pelaksanaannya ke dalam lapangan penjara,” kata gubernur yang disapa Tgk Agam itu.

Irwandi Yusuf
Irwandi Yusuf dan Darwati A Gani

Ada dua kata kunci yang saya tangkap dari komentar gubernur: hukum (apalagi hukum syariat) tak boleh dilakukan secara ria, dan hukuman tidak mempermalukan terhukum dan keluarga (keturunannya) secara berlebihan. Hal ini saya rasa sejalan dengan apa yang ditulis dalam qanun, tentang batasan pemberian hukuman.

Gubernur dan siapa pun pastilah tidak ingin gara-gara hukuman cambuk yang dilakukan dengan riya itu membuat malu keluarga dan keturunan mereka. Bayangkan, ketika hukuman itu dibikin dalam bentuk video pastilah akan bernasib sama seperti video Cut Tari: awet di dunia maya. Dengan begitu kita sebenarnya telah melipatgandakan hukum untuk si terhukum dan juga keluarganya.

Selain itu, saya yakin sekali, gubernur kita tidak enak telinga mendengar lakab Aceh sebagai daerah wisata cambuk, bahkan label itu kadang-kadang disertai dengan ulok-ulok: destinasi cambuk! Seolah-olah tidak ada hal lain dari Aceh yang layak diapresiasi dan didengar pihak luar selain soal hukuman cambuk. Padahal, anak muda Aceh begitu gencarnya me-rebranding Aceh di dunia maya melalui hashtag #PositifkanAceh.

Mereka akan gagal karenanya.

Oh ya, sebelum lupa. Tulisan ini seyogyanya berjudul “Belajar dari Video Cut Tari” namun demi efek kejut dan supaya marketable, saya ganti seperti judul di atas. Dan satu lagi, tulisan ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk membela kebijakan suami dari Darwati A. Gani ini, belum lagi (memang) saya tak melihat bahwa kebijakannya itu salah. []

Sumber gambar: 1, 2, 3, 4

Related Posts

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?
Opini

Kami Tidak Sekolah, Memangnya Kenapa?

07/03/2026
Ilustrasi tips sukses orang pidie di perantauan
Opini

Tips Sukses Orang Pidie di Perantauan

07/03/2026
Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?
Opini

Siapa Perempuan di Samping Muzakir Manaf?

07/03/2026
Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis
Opini

Surat Hasan Tiro kepada Jenderal De Gaulle yang Menggemparkan Perancis

07/03/2026
5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini
Opini

5 Pejuang Perempuan Aceh yang Tak Mirip Kartini

07/03/2026
Dialog Politikus dengan Pelacur
Opini

Politikus dan Seorang Pelacur

07/03/2026
Next Post
novel game of thrones

Tak Ada Novel Game of Thrones Tahun Ini

Comments 2

  1. Ariadi Bj says:
    8 years ago

    Hebat! Pesannya sampai dan mencerahkan

  2. Pingback: Terekam Kamera di Lokasi Kejadian, Rumah Cut Mini Diberitakan Terbakar – ACEHPUNGO.COM

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM

Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

09/07/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

Steemian PKB dan Budaya Makan Besar

Steemian PKB dan Budaya Makan Besar

06/06/2018

Ronaldo ‘Ingin Kembali’ ke Liga Primer

07/03/2026

Pertamina: BBM Langka karena Permintaan Meningkat

05/12/2011

Delapan Lembaga Mendaftar Pemantau Pemilukada Aceh

27/12/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar
  • iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.