• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Saturday, October 3, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home News Internasional

Dunia 'sangat tak siap' hadapi bencana

Qaid Arkana by Qaid Arkana
27/12/2011
in Internasional
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

London-Dunia ‘sangat tidak siap’ menghadapi berbagai bencana di masa depan karena negara-negara kaya enggan membantu, kata Menteri Pembangunan Internasional Inggris. Andrew Mitchell menyalahkan keengganan sejumlah negara untuk mendermakan dana dalam lembaga Dana Tanggap Bencana Darurat (CERF).

Pemerintah Inggris telah menjanjikan bantuan sebesar £20 juta (sekitar Rp283 miliar) untuk lembaga ini sebagai tambahan dari sumbangan terdahulu sebesar £40 juta (Rp 567 miliar).

READ ALSO

Independence Palace dan Jatuhnya Saigon

Patimat, Istri Khabib Nurmagomedov yang Misterius

Meski demikian lembaga itu masih kekurangan dana sebesar £45 juta (Rp 638 miliar) yang diharapkan bisa dicukupi tahun depan.

Masyarakat internasional harus “menyadari” tantangan ini, tegas Mitchell.

Lembaga untuk dana darurat bencana ini disiapkan oleh PBB, dan sepanjang satu tahun terakhir harus bekerja keras dengan gelombang bencana alam mulai dari tsunami di Jepang, gempa bumi di Selandia Baru, kelaparan di Tanduk Afrika, dan banjir di Pakistan serta Filipina.

Antara hidup mati

Mitchell juga menyebut bertambahnya angka penduduk yang hidup menetap di wilayah dengan risiko bencana atau kelaparan tinggi menjadikan skala tragedi di masa depan menjadi makin besar.

CREF dibangun setelah terjadi bencana dahsyat tsunami di negara-negara Samudra Hindia sehari setelah Natal tahun 2004.

Dan karena banyak negara, menurut Mitchell, yang menunggu bencana terjadi baru menyumbang dana bukan sebaliknya, maka respon terhadap situasi darurat menjadi lemah dan lambat.

Menurut Mitchell waktu beberapa jam setelah bencana terjadi, dimana korban selamat tengah terjebak reruntuhan akibat bencana atau tsunami, menjadi sangat krusial bagi keselamatan mereka dan respon yang lambat bisa menentukan situasi hidup-mati korban ini.

“Tahun ini dunia diguncang oleh rangkaian bencana dan bukti-bukti menunjukkan tren ini masih akan berlanjut.”

“Masa lalu menunjukkan respon dunia internasional bisa jauh lebih efektif kalau saja dirancang dengan layak dan terkoordinasi sebagai satu sistem bukan rancangan tambal sulam yang sudah kerap kita saksikan.”

Tapi tantangannya kini, tambah Mitchell adalah sistem yang sudah tersedia namun banyak negara dan lembaga yang enggan mendukung.

Akibatnya, menurut Mitchell, dunia menjadi ‘sangat tak siap’ menghadapi skala bencana dan jumlah korban yang mungkin jatuh.[bbc]

 

Donor untuk CERF tahun 2011

Inggris – £94m

Swedia – £74m

Norwegia – £67m

Belanda – £54m

AS – £6m

Jepang – £3m

Cina – £500.000

Sumber: Website CREF, PBB

 

Related Posts

Independence Palace dan Jatuhnya Saigon
Internasional

Independence Palace dan Jatuhnya Saigon

26/06/2020
Patimat istri Khabib
Internasional

Patimat, Istri Khabib Nurmagomedov yang Misterius

22/10/2019
Sarah Palin
Internasional

Suami Gugat Cerai Sarah Palin Setelah 31 Tahun Menikah

11/10/2019
Karina Roque
Internasional

Gadis 18 Tahun Potong Alat Vital Sang Adik dan Memakannya

08/04/2019
Sultan Muhammad V yang Menikahi Ratu Kecantikan 24 Tahun Turun Tahta
Internasional

Sultan Muhammad V yang Menikahi Ratu Kecantikan 24 Tahun Turun Tahta

07/01/2019
Ivanka Trump Gunakan Email Pribadi untuk Bisnis Resmi Gedung Putih
Internasional

Ivanka Trump Gunakan Email Pribadi untuk Bisnis Resmi Gedung Putih

21/11/2018
Next Post

Korban Konflik Demo BRA

POPULAR NEWS

ilustrasi ancaman keamanan kripto

Waspadai Serangan AI dan Eksploitasi Kontrak Cerdas di 2025

08/05/2026

iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

30/09/2026

Bill Gates: AI Cukup Kuat untuk Picu Kematian Satu Miliar Orang, Serukan Regulasi Pemerintah

28/09/2026
Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM

Meta Luncurkan Program Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

09/07/2026
Ilustrasi Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh - Medan

Jadwal dan Harga Tiket Bus Banda Aceh – Medan Terbaru

03/05/2026

EDITOR'S PICK

Tak Hanya di UN, Jawaban Soal di Alam Kubur juga Bocor

Tak Hanya di UN, Jawaban Soal di Alam Kubur juga Bocor

07/03/2026

KAVAN Gelar “Garamku Tak Asin Lagi”

25/01/2021
Game of Thrones: 15 Momen Terbaik dari Musim Terakhir

Game of Thrones: 15 Momen Terbaik dari Musim Terakhir

07/03/2026

FAKTA Rilis 9 Indikasi Korupsi Dispora Aceh

19/01/2012

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • WhatsApp Uji Tampilan Baru di Android, Tombol Meta AI Masuk Navigation Bar
  • iPhone 18 Pro Kantongi TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

Newsletter

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.