• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership
Friday, October 23, 2026
ACEHPUNGO.COM
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok
  • Opini
No Result
View All Result
Acehpungo.Com
No Result
View All Result
Home Edukasi

Serbuan “Makhluk Asing” Ancam Ekosistem Antartika

Harlan Oleh Harlan
07/03/2012
in Edukasi
0
20
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sydney– Di benua beku alamiah Kutub Selatan, para ilmuwan khawatir terhadap serbuan “makhluk asing” __bukan dari antariksa, tetapi dari yang terbawa dalam tas dan kantung manusia.

READ ALSO

Kerkhof Petjut, Saksi Bisu Perang Aceh

Science Film Festival 2021 Digelar Secara Daring di 52 Kota

Antartica

Benih dan tanaman yang secara tak sengaja terbawa ke Antartika oleh wisatawan dan ilmuwan mungkin menghadirkan spesies tanaman asing yang dapat mengancam kelangsungan hidup tanaman asli di ekosistem yang sangat seimbang tersebut.

Tanaman asing yang menyerbu itu termasuk di antara ancaman paling besar terhadap kelestarian Kutub Selatan, terutama saat perubahan iklim yang membuat hangat benua es tersebut, kata satu laporan di Proceedings of the National Academy of Sciences Journal, yang disiarkan Selasa (6/3).

Lebih dari 33.000 wisatawan dan 7.000 ilmuwan mengunjungi Antartika setiap tahun dengan naik kapal dan pesawat, dan jajak pendapat dua bulan mengenai pelancong ke sana telah mendapati banyak dari mereka membawa benih tanaman yang berasal dari negara lain yang sudah mereka kunjungi.

Studi itu mengosongkan isi kantung, baju, celana dan lipatan lengan baju, sepatu serta bagian dalam tas pelancong, serta menggunakan jepitan untuk mengambil benih yang tersembunyi secara tak sengaja.

“Orang paling banyak membawa benih. Semuanya benar-benar ancaman besar,” kata Dana Bergstrom, dari Australian Antartic Division.

“Ketika kita mengambil sesuatu saat melakukan pendakian, maka kita membawa spesies yang bersaing. Tanaman dan hewan di sana tak perlu bersaing, jadi ada kemungkinan besar … kita mulai kehilangan bermacam keragaman hayati yang sangat berharga di benua (Kutub Selatan) itu,” kata Bergstrom kepada Reuters –yang dipantau antara di Jakarta, Selasa siang.

Di antara spesies asing yang ditemukan adalah Iceland Poppy, rumput Tall Fescue Velvet –semuanya berasal dari iklim dingin dan mampu tumbuh di Kutub Selatan.

Semenanjung Antartika, tempat yang didatangi kebanyakan wisatawan, sekarang dipandang sebagai “titik panas” di benua beku dan iklim yang lebih hangat, sehingga lebih mudah bagi benih untuk tersebar.

“Semenanjung tersebut sekarang lebih hangat dengan tingkat yang paling besar di planet ini,” kata Bergstrom.

Studi tersebut, penilaian pertama di seluruh benua itu mengenai serbuan spesies asing ke Kutub Selatan, menanyai sebanyak 1.000 penumpang selama 2007-2008, tahun pertama International Polar Year, upaya internasional untuk meneliti wilayah kutub.

Diperlukan waktu tiga tahun untuk mengidentifikasi spesies benih dan dampaknya terhadap benua yang diselimuti es itu.

Bergstrom mengatakan satu benih asing yang telah memiliki pijakan adalah Annual Winter Grass.

Itu adalah rumput penting di sub-Antartika dan sekarang berada di pulau King George, Kutub Selatan.

Tanaman tersebut juga telah meninggalkan jejak di bagian ekor benua Kutub Selatan.

“Itu cuma satu contoh rumput liar yang kami ambil dan populasi yang baru saja ditemukan dalam dua musim belakangan,” katanya.

Annual Winter Grass tumbuh sangat baik di daerah terganggu seperti daerah penguin dan anjing laut, dan dapat menyebar di antara lumut yang tumbuh lambat di seluruh koloni itu.

“Jika rumput liar tersebut memasuki daerah di semenanjung itu, rumput tersebut akan memiliki potensi untuk menguasai tanaman lain,” kata Bergstrom.[Ant/reuters]

Related Posts

Kerkhof Petjut
Edukasi

Kerkhof Petjut, Saksi Bisu Perang Aceh

16/10/2024
Science Film Festival 2021_Eksperimen DNA_© Goethe-Institut Indonesien
Edukasi

Science Film Festival 2021 Digelar Secara Daring di 52 Kota

12/10/2021
EF Adults Kursus Bahasa Inggris Profesional
Edukasi

Serunya Belajar di EF Adults Kursus Bahasa Inggris Profesional

27/12/2020
anugerah media humas unsyiah
Edukasi

Unsyiah Raih Anugerah Media Humas dari Kominfo

28/10/2019
Beyond Expectation: Perpustakaan untuk Kaum Milenial
Edukasi

Beyond Expectation: Perpustakaan untuk Kaum Milenial

09/03/2019
Tips mengisi KRS online
Edukasi

Tips Mengisi KRS Online Unsyiah

04/02/2019
Next Post

PERSADA Selenggarakan Sosialisasi Beasiswa Ke Jepang

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

Gempa Bali juga Dirasa Warga di Surabaya

13/10/2011
Stan Lee, Tokoh Komik dan Veteran Perang Amerika Tutup Usia

Stan Lee, Tokoh Komik dan Veteran Perang Amerika Tutup Usia

13/11/2018
Kalau Penyesalan Datang di Awal #penggalauanmassal

Kalau Penyesalan Datang di Awal #penggalauanmassal

06/10/2018

Beru Simeutuah yang Malang

04/10/2011

About

ACEHPUNGO.COM dengan motto Galak-galak Kutak Sigo adalah situs berita gaya hidup untuk milenial Indonesia

Follow us

Categories

  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Inforial
  • Internasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nanggroe
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Sosok
  • Teknologi

Recent Posts

  • Drone Swarm dan Perang Ukraina: Inggris Buka Akses Data Tempur untuk AI Kawanan Drone
  • Xiaomi 18 Pro Dipastikan Rilis Global, Apakah Indonesia Kebagian?
  • Malware MacSync Mengincar Pengguna Mac: Aplikasi Palsu, Backdoor, dan Trik Kalender iCloud
  • Pengembang Data Center Tawarkan Rp180 Juta per Rumah di Pennsylvania, Mengapa Warga Tetap Menolak?
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • ToU
  • Partnership

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Hukum
    • Nanggroe
    • Nasional
    • Internasional
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Budaya
  • Sosok

© 2026 AP.com - All Rights Reserved.